Peran Ekonomi Syariah dalam Pengelolaan UMKM Berbasis Media Sosial

Authors

  • Selviani STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.3188

Keywords:

Islamic Economics, MSMEs, Social Media, Business Ethics, Mudharabah

Abstract

Penelitian library research kualitatif ini menganalisis peran esensial Ekonomi Syariah dalam pengelolaan UMKM yang beroperasi melalui media sosial. Fokusnya adalah mengkaji literatur untuk mengidentifikasi kontribusi prinsip Syariah pada pembiayaan, operasional, dan etika digital UMKM. Hasilnya menunjukkan bahwa Ekonomi Syariah berperan krusial dalam tiga dimensi. Pertama, menyediakan alternatif pembiayaan halal (seperti mudharabah) yang bebas riba. Kedua, menegakkan etika bisnis dan transparansi (siddiq dan menghindari gharar) dalam pemasaran digital dan content creation, yang vital untuk membangun kepercayaan konsumen di media sosial. Ketiga, mendorong keberlanjutan dan tanggung jawab sosial (falah) melalui integrasi ZIS. Integrasi prinsip Syariah tidak hanya menawarkan solusi keuangan, tetapi juga kerangka etika komprehensif untuk memastikan UMKM digital memiliki reputasi yang kuat dan pertumbuhan yang berkelanjutan

References

Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.

Chapra, M. U. (2000). The future of economics: An Islamic perspective. Leicester: The Islamic Foundation.

Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2024). Maqasid al-Shari`ah, Maslahah, and Corporate Social Responsibility (2007)*. American Journal of Islam and Society, 41(1), 10–35. https://doi.org/10.35632/ajis.v41i1.3417

El-Gamal, M. A. (2006). Islamic finance: Law, economics, and practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Haneef, M. A. (2011). Contemporary Islamic finance: From theory to practice. Kuala Lumpur: Pearson Malaysia.

Iqbal, M., & Llewellyn, D. T. (2002). Islamic banking and finance: New perspectives on profit-sharing and risk. Cheltenham: Edward Elgar.

Kahf, M. (2004). Islamic economics: What it is and how it developed. Jeddah: Islamic Research and Training Institute.

Levina, N., Arriaga, M., & Kane, G. C. (2016). Digital platforms and the rise of transformative marketing. Journal of Marketing Research, 53(4), 567–583. https://doi.org/10.1287/isre.2016.0623

Obaidullah, M. (2005). Islamic financial services. Jeddah: Islamic Development Bank.

Rahman, A. R. (2010). Islamic microfinance: An emerging market niche. Kuala Lumpur: International Shari’ah Research Academy.

Sakai, M. (2014). Community-based Islamic microfinance: Balancing social and financial sustainability. Asian Journal of Social Science, 42(3–4), 487–508.http://dx.doi.org/10.5539/ibr.v8n6p196

Sukarno, S., & Dewi, R. (2023). ZIS sebagai instrumen keberlanjutan UMKM digital. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Digital, 7(1), 33–49.

Usmani, M. T. (2002). An introduction to Islamic finance. Karachi: Idaratul Ma’arif.

Wulandari, R. Penerapan Prinsip Bagi Hasil Pada Pembiayaan DI Bank Syariah Menurut Undang-Undang Perbankan Syariah. Khatulistiwa Law Review. https://doi.org/10.24260/KLR.V1I1.31

Wilson, R. (2009). Islamic economics: A short history. Leiden: Brill.

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Selviani. (2025). Peran Ekonomi Syariah dalam Pengelolaan UMKM Berbasis Media Sosial. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 10290–10297. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.3188

Issue

Section

Articles