Supervisi Kolaboratif Di Era Digital: Strategi Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Administrasi
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3090Keywords:
Supervisi kolaboratif, Era Digital, Peningkatan Layanan Administrasi.Abstract
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong perubahan mendasar dalam sistem manajemen pendidikan, khususnya pada penyelenggaraan layanan administrasi yang dituntut semakin efisien, transparan, dan akuntabel. Meskipun demikian, pelaksanaan supervisi administrasi di berbagai lembaga pendidikan masih cenderung mengandalkan pendekatan konvensional yang bersifat hierarkis dan belum sepenuhnya responsif terhadap perkembangan digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, permasalahan, serta strategi implementasi supervisi kolaboratif berbasis digital sebagai pendekatan alternatif yang menekankan kemitraan profesional, komunikasi dua arah, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian, kerangka teoretis, dan praktik implementatif terkait supervisi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas supervisi kolaboratif digital dipengaruhi oleh tingkat kompetensi digital sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur teknologi, budaya kerja yang partisipatif, serta dukungan kebijakan kelembagaan. Kajian ini menawarkan kontribusi konseptual dengan memposisikan supervisi kolaboratif digital sebagai model integratif yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kapasitas dan inovasi dalam tata kelola administrasi pendidikan. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi budaya organisasi dan penguatan kapasitas digital pengawas guna mewujudkan manajemen administrasi pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
References
Abdussyukur, A., Mursyidi, M., Nicolas, D. G., Syarfuni, S., & Muflihah, S. (2023). Learning process for Islamic religious education based on minimum service standards for education. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 4(3), 458–472. https://doi.org/10.31538/tijie.v4i3.536
Aldi, M. P., Prima, M., & rekan-rekan. (2024). Kepala tata usaha dalam pengelolaan layanan administrasi (arsip) di lembaga pendidikan. Al-Ihda’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 19(2), 1530–1543.
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2018). Supervision and instructional leadership: A developmental approach (10th ed.). Pearson Education.
Rahmadhea, S. (2024). Pengembangan program bimbingan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. JBK: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 46–53.
Rahman, M., & Fitri, N. (2022). Efektivitas e-supervision dalam pengawasan sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Modern, 5(2), 114–123.
Rohiyatun, B. (2019). Standar sarana dan prasarana pendidikan. Jurnal Visionary: Penelitian dan Pengembangan di Bidang Administrasi Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.33394/vis.v4i1.1974
Sari, D. (2021). Supervisi digital di masa pandemi: Tantangan dan peluang. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 9(1), 33–42.
Supriyono. (2022). Supervisi manajerial [Bahan ajar]. Balitar Islamic University. http://dx.doi.org/10.13140/RG.2.2.28542.66887
Suryana, A. (2022). Transformasi digital dalam manajemen pendidikan. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 14(2), 101–112.
Hallinger, P., & Murphy, J. (2019). Educational leadership and supervision in the digital era. Journal of Educational Administration, 57(1), 1–17.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muli Prima Aldi M, Leni Fitrianti, Muhammad Khoirul Imam, Juli Resdianto, Husni Waskito, Endrizal, Peri Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a