Psikologi Positif dalam Pendidikan Agama Islam: Penguatan Kepribadian dan Potensi Diri
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3030Keywords:
Psikologi positif; pendidikan Islam; pengembangan kepribadian; potensi diri; pembentukan karakterAbstract
Psikologi positif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) menawarkan perspektif baru tentang bagaimana pembelajaran agama dapat memperkuat kepribadian dan mengoptimalkan potensi diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai psikologi positif seperti rasa syukur, optimisme, dan efikasi diri dalam proses pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka dan analisis isi terhadap berbagai studi terkini yang berkaitan dengan pedagogi dan psikologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan psikologi positif dalam PAI dapat meningkatkan keseimbangan emosional, motivasi intrinsik, kesadaran moral, serta ketahanan diri peserta didik. Selain itu, pendekatan ini membantu peserta didik mengembangkan sikap reflektif dan pengendalian diri yang memperkuat identitas spiritualnya. Kesimpulannya, integrasi psikologi positif dalam pendidikan Islam mendukung terbentuknya individu holistik yang matang secara spiritual, cerdas emosional, dan bertanggung jawab sosial
References
Amelia, N. (2024). Self-regulated learning and personal growth initiative in Generation Z students. UIN Malang Repository.
Azmi, F., & Hasanah, N. (2023). Integrating positive psychology in Islamic education: A character-based model. Journal of Islamic Educational Studies, 11(2), 145–160.
Baharun, H. (2018). Pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan psikologi positif dalam pendidikan. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 23–39.
Cooperrider, D. L., & Whitney, D. (2020). Appreciative inquiry: A positive revolution in change. San Francisco: Berrett-Koehler Publishers.
Fadhilah, N., & Rahman, M. (2021). Positive psychology and Islamic moral education: A conceptual synthesis. Journal of Positive Psychology Studies, 6(3), 188–201.
Hakim, L. (2021). Integrasi psikologi positif dalam pendidikan Islam: Upaya membangun kesejahteraan spiritual siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 412–426.
Hamdan, A., & Abdullah, N. (2020). The concept of happiness and well-being in Islamic and positive psychology perspectives. Al-Ta’dib: Journal of Islamic Education, 15(2), 107–119.
Hasanah, R., & Mulyani, F. (2022). Spiritual resilience in Islamic education: A positive psychology approach. Journal of Islamic Psychology, 8(1), 65–80.
Hidayat, R., & Bahri, S. (2023). Penguatan nilai-nilai karakter peserta didik melalui pendekatan psikologi positif di sekolah Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 11(2), 177–192.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmawati, D., & Yusof, N. (2022). The role of gratitude and faith in developing student well-being in Islamic schools. International Journal of Islamic Psychology, 4(1), 22–35.
Seligman, M. E. P. (2019). Positive education: New directions for 21st century schools. Oxford: Oxford University Press.
Sulistyarini, E., & Mulyono, H. (2020). Positive education and Islamic values integration in character building of Indonesian students. Journal of Moral and Civic Education, 9(2), 97–108.
Yusuf, I. A., & Ismail, S. (2021). Character strengths and moral formation in Islamic education. Journal of Moral Education, 50(5), 681–694.
Zainuddin, M. (2023). Penguatan potensi diri dan spiritualitas siswa melalui pendekatan psikologi positif dalam pembelajaran PAI. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 201–215.
Zubaidah, N., & Mahmud, M. (2024). The role of positive emotions in developing spiritual intelligence of Muslim students. Asian Journal of Islamic Education, 12(1), 33–49.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cita Suci, Salmaini Yeli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a