Integrasi Akal, Qalb, dan Nafs dalam Psikologi Kognitif Islam: Kerangka Konseptual dan Relevansinya bagi Kesehatan Mental Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3027Keywords:
akal, qalb, nafs, psikologi kognitif Islam, kesehatan mentalAbstract
Psikologi kognitif Islam memandang manusia sebagai kesatuan integratif antara akal, qalb, dan nafs, yang berbeda dari pendekatan kognitif modern yang cenderung menekankan rasionalitas semata. Namun, kerangka konseptual mengenai hubungan ketiga unsur ini dan relevansinya terhadap kesehatan mental masih memerlukan penegasan akademik. Penelitian ini bertujuan merumuskan model konseptual integrasi akal, qalb, dan nafs dalam psikologi kognitif Islam serta menjelaskan kontribusinya bagi pemahaman kesehatan mental kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis konseptual terhadap sumber-sumber Al-Qur’an, hadis, dan literatur psikologi Islam klasik maupun modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa akal berfungsi sebagai instrumen berpikir dan penilai logis, qalb sebagai pusat kesadaran moral-spiritual dan kepekaan makna, sedangkan nafs merepresentasikan dorongan, emosi, dan dinamika diri yang dapat bergerak menuju kebaikan atau penyimpangan. Integrasi ketiganya membentuk proses kognitif holistik yang memengaruhi persepsi, pengambilan keputusan, dan regulasi emosi. Model ini menegaskan bahwa gangguan mental dapat dipahami sebagai ketidakseimbangan relasi akal-qalb-nafs, sehingga pemulihan perlu mencakup intervensi kognitif sekaligus psikospiritual. Dengan demikian, psikologi kognitif Islam menawarkan fondasi teoritik bagi pengembangan pendekatan kesehatan mental yang lebih utuh dan kontekstual bagi masyarakat Muslim.
References
Abdul Rahman. (2024). Human self structure in Islamic psychology. Indonesian Journal of Islamic Psychology.
Ariff, S. N. b. S. Z. (2025). Integrating cognitive behavioral therapy with Islamic principles to foster psychological and spiritual well-being. Jurnal Psikologi, 52(2), 118–125.
Ridwanda, M. L. (2025). Qalbun management in the perspective of the Qur’an: Islam psychology review on mental health. Aqwal: Journal of Qur'an and Hadis Studies, 6(1).
Keshavarzi, H., & Haque, A. (2019). Islamic psychology and mental health: Theory, research, and clinical applications. Routledge.
Rassool, G. H. (2016). Islamic counselling: An introduction to theory and practice. Routledge.
Sheikh, M., & Ali, S. (2020). The concept of nafs in Islamic psychology and its implications for self-regulation. Al-Misykat: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan.
Zulkipli, S. (2023). The development theory of al-ʿaql, al-qalb and al-nafs in Islamic psychotherapy. Journal of Islamic Psychotherapy Studies.
Haque, A., Khan, F., & Abdel-Khalek, A. (2020). Islamic epistemology and the integration of spiritual values in psychotherapy. Journal of Religion and Health.
Levina, T., Rassool, G. H., & Coyle, A. (2018). Islamic spiritual-cognitive perspectives on psychological well-being: A conceptual review. Mental Health, Religion & Culture.
Rahman, M., & Hidayat, N. (2022). Cognitive psychology of Islamic perspective: Critique of modern psychology studies. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Asyaifuddin Akbar, Ibrahim, Siti Halimatussa’adah, Salmaini Yeli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a