Puzzle-Based Intervention untuk Meningkatkan Daya Fokus Anak dengan Hambatan Konsentrasi: Studi A-B-A
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2990Keywords:
konsentrasi belajar, permainan puzzle, fokus anak, intervensi edukatifAbstract
Kemampuan konsentrasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan belajar. Salah satu strategi untuk meningkatkan konsentrasi dapat dilakukan dengan permainan edukatif seperti puzzle untuk melatih fokus, ketelitian, logika, dan koordinasi visual-motorik. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar melalui aktivitas bermain puzzle yang dilakukan secara terstruktur. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu subjek dengan asesmen psikologis. Desain intervensi menggunakan A-B-A yang melibatkan tiga tahapan yaitu pengamatan awal sebelum intervensi (baseline A1), pelaksanaan intervensi (B), dan pengamatan setelah intervensi (baseline A2). Hasil penelitian berdasarkan analisis kasus menunjukkan kemampuan akademik Ananda belum optimal karena konsentrasi belajar. Setelah Ananda melakukan permainan puzzle, Anak mampu menyelesaikan puzzle dengan jumlah keping yang lebih banyak dalam durasi yang lebih lama, serta memperlihatkan perhatian kepada pelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan permainan puzzle efektif dalam meningkatkan fokus, koordinasi, dan keterlibatan belajar Ananda di kelas.
References
Adila, A., & Sucipto. (2020). Konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 157–163.
Aprilia, D., et al., (2014). Penerapan konseling kognitif dengan teknik pembuatan kontrak (contingency contracting) untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas X TKR I SMK Negeri 3 Singaraja. Jurnal Pendidikan Jurusan Bimbingan Konseling Undika, 2(1). Undika.
Bela, J. (2019). Pengaruh media puzzle terhadap fokus perhatian anak autis kelas IV di SLB Citra Mulia Mandiri Yogyakarta. Jurnal Widia Ortodidaktika, 8(8).
Cahyani, F.F., Yulianti, Y., Purwito, D. (2024). Penerapan Median Fun Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Pancasila Kelas 2 SDN mulyorejo 2 Malang. Seminal Nasional PPG UNIKAMA, 1(2), 533-540.
Kartiwa., & Aggarasari, N. H. (2023). Game HEBAT Untuk Meningkatkan Fokus Belajar Anak Usia Dini. Khazanah Pendidikan-Jurnal Ilmiah Kependidikan (JIK), 17 (2), 45-49.
Marinda, L. (2020). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget dan Problematikanya Pada Anak Usia Sekolah Dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman, 13(1), 116-152.
Mu’min, S. A. & Yultas, N. S. (2019). Efektifitas Penerapan Metode Bermain dengan Media Puzzle dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak. Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 12(2), 226-239.
Slameto. (2020). Belajar & faktor-faktor yang mempengaruhinya. PT Rineka Cipta.
Warapsari, D. A., & Saptorini. (2015). Pengembangan contextual puzzle dalam pembelajaran IPA berbasis proyek tema pencemaran dan dampaknya bagi makhluk hidup. Unnes Science Education Journal, 4(1), 807–814.
Yuriastien, E., K.D, A. B. F., & Prawitasari, D. (2009). Games therapy untuk kecerdasan bayi dan balita: Cara nyata meningkatkan kecerdasan bayi dan balita melalui terapi permainan. Wahyu Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Wahyuni, Akta Ririn Aristawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a