Psikoedukasi Risiko Rendahnya Dukungan Psikososial Bagi Lansia Latar Layanan Komunitas Pada Komunitas Lansia Di Kabupaten Gresik

Authors

  • Fahrizal Muhammad Kohar Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Amherstia Pasca Rina Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2968

Keywords:

dukungan sosial, lansia, psikoedukasi

Abstract

Lansia di komunitas “Sehat Selalu” menunjukkan berbagai tantangan psikososial yang berkaitan dengan perubahan peran, keterbatasan fisik, dan minimnya dukungan emosional dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis lansia serta merancang intervensi psikoedukasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Metode yang digunakan meliputi FGD, wawancara, dan home visit yang kemudian dianalisis untuk menyusun intervensi psikoedukasi berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kepercayaan diri rendah, merasa kesepian, dan kurang mendapat dukungan emosional, meskipun tetap aktif dalam kegiatan komunitas. Observasi lingkungan juga mengungkap risiko keselamatan seperti pencahayaan kurang optimal dan struktur rumah yang tidak ramah lansia. Pelaksanaan psikoedukasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai komunikasi suportif, regulasi emosi, serta pencegahan risiko jatuh sekaligus memperkuat kohesi kelompok dan rasa percaya diri. Intervensi yang diberikan berdampak positif terhadap kesejahteraan psikososial lansia dan menunjukkan bahwa komunitas dapat menjadi sistem dukungan penting dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W. H. Freeman and Company.

Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. New York: Basic Books.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Carstensen, L. L. (1992). Social and emotional patterns in adulthood: Support for socioemotional selectivity theory. Psychology and Aging, 7(3), 331–338.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.

Costa, P. T., & McCrae, R. R. (1992). Revised NEO personality inventory (NEO-PI- R) and NEO five-factor inventory (NEO-FFI): Professional manual. Odessa, FL: Psychological Assessment Resources.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.

Erikson, E. H. (1982). The life cycle completed. New York: Norton.

Frankl, V. E. (1963). Man's search for meaning: An introduction to logotherapy. New York: Washington Square Press.

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26.

Homans, G. C. (1961). Social behavior: Its elementary forms. New York: Harcourt, Brace & World.

Santrock, J. W. (2012). Life-span development: Perkembangan masa hidup (13th ed.). Jakarta: Erlangga.

Sarason, I. G., & Sarason, B. R. (2009). Social support: Mapping the construct. In S. Cohen, L. Underwood, & B. Gottlieb (Eds.), Social support measurement and intervention: A guide for health and social scientists (pp. 1–25). New York: Oxford University Press.

Tuckman, B. W. (1965). Developmental sequence in small groups. Psychological Bulletin, 63(6), 384–399.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Fahrizal Muhammad Kohar, & Amherstia Pasca Rina. (2025). Psikoedukasi Risiko Rendahnya Dukungan Psikososial Bagi Lansia Latar Layanan Komunitas Pada Komunitas Lansia Di Kabupaten Gresik. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 11373–11389. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2968

Issue

Section

Articles