Membentuk Sumber Daya Manusia Unggul Melalui Motivasi Berprestasi
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2935Keywords:
Motivasi Berprestasi, Sumber Daya Manusia, Budaya Organisasi, Kepemimpinan, Lingkungan KerjaAbstract
Motivasi berprestasi ialah aspek krusial untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan profesional. Studi ini bermaksud menganalisis aspek-aspek psikologis dan organisasional yang memengaruhi motivasi berprestasi, serta bagaimana motivasi tersebut berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui penelaahan teori-teori motivasi semacam Teori Dua Faktor Herzberg, Expectancy Theory Vroom, serta Teori Motivasi Berprestasi McClelland. Hasil pembahasan memperlihatkan bahwasanya motivasi berprestasi dipengaruhi oleh aspek psikologis berupa kebutuhan dasar, harapan, self-efficacy, dukungan sosial, dan emosi positif, sementara faktor organisasional meliputi budaya organisasi, sistem penghargaan, kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, serta desain pekerjaan yang bermakna. Sinergi kedua faktor tersebut mendorong terbentuknya SDM unggul yang memiliki orientasi mutu, disiplin tinggi, serta kemampuan untuk terus berkembang. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan SDM yang komprehensif untuk menciptakan ekosistem kerja yang memfasilitasi motivasi berprestasi secara berkelanjutan.
References
Bandura, A. (1977). Self-Efficacy: Toward a Unifying Theory of Behavioral Change.
Psychological Review, 84(2), 191-215.
Darusman Taufik. (2010). Pengaruh budaya organisasi dan motivasi berprestasi terhadap kinerja kepala sekolah: Studi kausal pada kepala SMP di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang. Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2), 1–10.
El Habibie, M. A., Indrayani, S., Satriawan, B., & Dewi, N. P. (2024). The influence of transformational leadership, competence, work motivation and organizational culture on employee performance through job satisfaction. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 8(2), 250–265.
Hackman, J. R., & Oldham, G. R. (1976). Motivation through the design of work: Test of a theory. Organizational Behavior and Human Performance, 16(2), 250–279.
Hardianto, L. (2018). Pengaruh budaya organisasi, penghargaan, dan kepercayaan terhadap motivasi berprestasi pegawai. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(2), 193–203.
Hasbi, M., & Atiza, A. N. (2024). Kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan insentif terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(2), 1–9.
Lestari, S. S., & Budiana, I. M. (2025). Pengaruh budaya organisasi dan
kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan: Peran mediator
motivasi berprestasi. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 5(3), 1–12.
Mangkunegara, A. P. (2009). Motivasi dan Kinerja Karyawan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mastura, M., Heikal, M., & Dharma, Y. (2024). Budaya organisasi, motivasi kerja, gaya kepemimpinan, dan kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Indonesia, 8(2), 100–115.
Muhammad Ridho. (2020). “Teori Morivasi McClelland dan Implikasinya dalam Pembelajaran PAI.” Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Volume 8, Nomor 1; p-ISSN 2338-2325; e-ISSN 2540-9697; 1-16.
Nuriyah. (2025). Manajemen Mutu Terpadu dan Kinerja Karyawan. Depok: PT Rajawali Buana Pustaka.
Slamet, S. (2015). Teori Motivasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Tri Andjarwati. (2015). “Motivasi dari Sudut Pandang Teori Hirarki Kebutuhan Maslow, Teori Dua Faktor Herzberg, Teori X Y Mc Gregor, dan Teori Motivasi Prestasi Mc Clelland.” Jurnal Ilmu Ekonomi & Manajemen Vol. 1 No.1, 45-54.
Uno, Hamzah. (2008). Teori Motivasi & Pengukurannya: Kajian & Analisis Di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Usmara, A. 2006. Motivasi Kerja: Proses, Teori, Dan Praktik. Yogyakarta: Amara Books.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sa’idahtul Akmala Yusuf, Siti Hayati Nufus, Syf. Miftahul Rahmah, Nuriyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a