Optimalisasi Kewenangan Ex-Officio Hakim Pengadilan Agama Untuk Perlindungan Perempuan Dan Anak

Authors

  • Hasrinda Rizqi Pramassari Universitas Tidar
  • Vanesa Alexandra Caniago Universitas Tidar
  • Rajwa Al Imtiyaz Universitas Tidar
  • Adinda Berliana Rizkita Anjani Universitas Tidar
  • Tedy Irawan Universitas Tidar
  • Rafli Akbar Rafsanjani Universitas Tidar
  • Muhammad Razaq Firdaus Universitas Tidar
  • Diah Ajeng Pangestu Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2912

Keywords:

Kewenangan Ex-Officio, Pengadilan Agama, Hukum Keluarga, Hak Perempuan, Hak Anak

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan kewenangan ex-officio oleh hakim di Pengadilan Agama Indonesia dalam perkara hukum keluarga dengan fokus pada perlindungan hak perempuan dan anak. Studi ini menyoroti tantangan dalam penerapan kewenangan tersebut secara konsisten akibat perbedaan penafsiran prinsip hukum acara, khususnya asas ultra petita, yang sering membatasi tindakan hakim di luar permohonan formal para pihak. Selain itu, penelitian menyingkap kesenjangan antara keadilan prosedural formal dan keadilan substantif, dengan menekankan pentingnya judicial activism untuk melindungi kelompok rentan pasca perceraian. Penelitian ini mengusulkan penerapan konsep Family Court sebagai model holistik yang mengintegrasikan dukungan hukum, sosial, dan psikologis untuk meningkatkan penegakan dan monitoring putusan pengadilan. Pendekatan terpadu ini, didukung oleh reformasi kelembagaan dan tenaga profesional, berpotensi meningkatkan perlindungan perempuan dan anak serta mengubah Peradilan Agama menjadi sistem peradilan keluarga yang responsif.

References

Azizah, Hisyam, M. A., & Bakr, O. A. (2025). Application of Ex Officio Rights Based on Gender Justice in Divorce Lawsuit in Surabaya Religious Court, Indonesia. Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam, 8(2), 187-202. https://doi.org/10.25217/jm.v8i2.4075

BPHN. (2025, 16 Oktober). 399 Ribu Kasus Perceraian di 2024, BPHN Dorong Budaya Diaalog dan Mediasi Keluarga. https://bphn.go.id/berita-utama/399-ribu-kasus-perceraian-di-2024-bphn-dorong-budaya-dialog-dan-mediasi-keluarga

Kania, D., Fatoni, S. N., Kusmayanti, H., & Rahmanillah, V. (2025). Gender Equality Implementation in Women’s Legal Cases in Religious Courts. Kosmik Hukum, 25(2), 205-220. https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v25i2.25472

Mahkamah Syar’iyah Aceh. (2019, 11 Desember). Family Court of Australia Sangat Perduli Terhadap Kepentingan Anak Akibat Percraian Orang Tua. https://www.ms-aceh.go.id/publikasi/berita%E2%80%8B/item/7627-family-court-of-australia-sangat-perduli-terhadap-anak-akibat-perceraian-orang-tua.html

Musaddad, E., Ishom, M., Hussin, M. N. M., & Jambunanda, A. J. (2025). Guaranteeing the Rights of Children and Women Post-Divorce: A Comparative Study Between Indonesia and Malaysia. Volkgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi, 8(1), 1-14. https://doi.org/10.24090/volkgeist.v8i1.12214

Musawwamah, S. (2020). The Implementation of PERMA Number 3 of 2017 Concerning the Guildelines for Dealing with Women’s Cases on Laws as an Effort of Women Empowerment in The Judiciary in Madura. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 15(1), 67-92.https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v15i1.2883

Pamungkas, G. (2025, 02 Oktober). Belajar dari FCFCOA: Inspirasi Reformasi Peradilan Keluarga di Indonesia. https://dandapala.com/article/detail/belajar-dari-fcfcoa-inspirasi-reformasi-peradilan-keluarga-di-indonesia

Pani, M. A., Sholehuddin, M., & Niaz, S. N. (2023). Implementation of Ex Officio Rights of Judges of the Kediri District Religious Court: An Analysis of Non-Cumulation of Divorce and Child Custody Rights. Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 8(2), 163-174. https://doi.org/10.25217/jm.v8i2.4119

Saleh, T., Hayatuddin, K., & Wardhana, A. W. (2023). Factors of Unfulfilled Rights of Wife and Children as Consequences of Divorce in Religious Court Decisions. Nurani: Jurnal Kajian Syrai’ah dan Masyarakat, 23(1), 85-96. https://doi.org/10.19109/nurani.v23i1.16644

Saudi, A. (2022). Protection of Women’s and Children’s Rights Based on System Interconnection: A New Paradigm of Execution of Women and Children’s Rights after Divorce. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(3), 499-522. https://doi.org/10.25216/jhp.1.3.2022.499-522

Uni, A. N. R., Sugeng, S., & Widyaningrum, H. (2023). Instrumentation of Ex-Officio Rights of Religious Courts Judge Related to Fulfilling Children and Wife’s Rights due to Divorce. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(2), Article 6, 361-378. https://scholarhub.ui.ac.id/jhp/vol50/iss2/6

Yusdian, D., Ikhlas, A. A. I.,, & Firdaus, F. (2024). Analysis of Legal Protection for Ex-Wives in The Decisions of The Judges of The Religious Court of Padang City. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosal Islam, 12(2), 179-204. https://doi.org/10.30868/am.v12i02.7453

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

Hasrinda Rizqi Pramassari, Vanesa Alexandra Caniago, Rajwa Al Imtiyaz, Adinda Berliana Rizkita Anjani, Tedy Irawan, Rafli Akbar Rafsanjani, Muhammad Razaq Firdaus, & Diah Ajeng Pangestu. (2025). Optimalisasi Kewenangan Ex-Officio Hakim Pengadilan Agama Untuk Perlindungan Perempuan Dan Anak. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 11168–11176. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2912

Issue

Section

Articles