Analisis Hukum Islam dan Dampak Sosial terhadap Praktik Nikah Siri

Authors

  • Della Anggi Pratiwi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Zarkasi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Pauzi Muhammad Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Ayub Mursalin Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2838

Keywords:

Hukum Islam, Nikah Siri, Dampak Sosial, Pernikahan, Hak Keluarga.

Abstract

Praktik nikah siri merupakan fenomena yang terus berkembang dalam masyarakat Indonesia, terutama di kalangan pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama namun tidak mengikuti prosedur pencatatan negara. Kondisi ini menimbulkan berbagai persoalan, baik dari aspek hukum Islam maupun dari dampak sosial yang muncul di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan nikah siri dalam perspektif hukum Islam serta mengkaji implikasi sosial yang ditimbulkannya, terutama terkait status hukum istri, anak, dan perlindungan hak-hak keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif-sosiologis, melalui studi literatur, analisis fatwa ulama, dan telaah terhadap regulasi pernikahan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara hukum Islam, nikah siri dapat dianggap sah apabila terpenuhi rukun dan syarat pernikahan, namun tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan mudarat, terutama terkait perlindungan hukum dan sosial. Secara sosial, nikah siri berdampak pada rentannya posisi perempuan dan anak, ketidakjelasan status keluarga, serta konflik dalam relasi sosial. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun nikah siri sah secara agama, praktik ini tidak ideal untuk dilakukan karena bertentangan dengan prinsip kemaslahatan dan perlindungan hak-hak keluarga dalam konteks masyarakat modern.

References

Abdullah, M. A. (2017). Islam sebagai ilmu. Pustaka Pelajar.

Ali, Z. (2016). Hukum keluarga Islam di Indonesia. Sinar Grafika.

Al-Bahiy, M. (2004). Pemikiran Islam modern. Pustaka Azzam.

Al-Ghazali. (1993). Ihya’ Ulumuddin (Vol. 2). Dar al-Fikr.

Al-Qaradawi, Y. (1995). Fiqh al-Usrah. Dar al-Syuruq.

Al-Syirazi, A. (2010). Fiqh keluarga dalam perspektif Islam. Darul Ilmi.

Azizy, A. Q. (2003). Hukum Islam: Paradigma integratif-interkonektif. Pustaka Pelajar.

Bahri, S. (2019). Pernikahan tidak tercatat dalam perspektif hukum Islam dan negara. Kencana.

Djalil, F. (2012). Hukum perkawinan Islam di Indonesia. Rajawali Pers.

Esposito, J. (2010). Women in Muslim family law (2nd ed.). Syracuse University Press.

Fathoni, A. (2015). Sosiologi hukum. Kencana.

Friedman, L. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.

Giddens, A. (2009). Sociology (6th ed.). Polity Press.

Hidayat, R. (2014). Sosiologi keluarga modern. Pustaka Setia.

Idris, A. (2018). Praktik nikah siri di Indonesia: Analisis sosial dan hukum. Pustaka Alvabet.

Mahfud MD. (2011). Politik hukum di Indonesia. LP3ES.

Manan, A. (2006). Aneka masalah hukum perdata Islam di Indonesia. Kencana.

Marzuki, P. M. (2016). Pengantar ilmu hukum. Kencana.

Mastuki & El-Saha, M. (2015). Hukum keluarga Islam di Indonesia. Balitbang Kemenag RI.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nasution, H. (2012). Hukum perkawinan Islam: Tinjauan historis dan normatif. Rajagrafindo Persada.

Nonet, P., & Selznick, P. (2001). Law and society in transition. Harper & Row.

Nuruddin, A., & Azhari, A. (2010). Hukum perdata Islam di Indonesia. Kencana.

Nugroho, R. (2014). Public policy. Elex Media Komputindo.

Parsons, T. (1999). The social system. Routledge.

Qamar, N. (2017). Hukum keluarga dalam dinamika masyarakat modern. UII Press.

Rawls, J. (2001). Justice as fairness: A restatement. Harvard University Press.

Ritzer, G. (2011). Sociological theory (8th ed.). McGraw-Hill.

Rofiq, A. (2015). Pembaharuan hukum keluarga Islam. UIN Press.

Saebani, B. A. (2013). Sosiologi hukum Islam. Pustaka Setia.

Shihab, M. Q. (2007). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir tematik atas pelbagai persoalan umat. Mizan.

Soekanto, S. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Rajawali Pers.

Soemitro, R. H. (2014). Metodologi penelitian dan statistik. Remaja Rosdakarya.

Subekti, R. (2011). Pokok-pokok hukum perdata. Intermasa.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suhendi, H. (2012). Hukum keluarga. Pustaka Media.

Wahid Foundation. (2019). Laporan perlindungan perempuan dalam hukum keluarga. Wahid Foundation.

World Bank. (2018). Marriage policies and social protection. World Bank Publications.

Yafie, A. (2014). Hukum Islam dalam konteks sosial kemasyarakatan. Prenada Media.

Zubaedi. (2015). Isu-isu kontemporer hukum keluarga Islam. Kencana.

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Della Anggi Pratiwi, Zarkasi, Pauzi Muhammad, & Ayub Mursalin. (2025). Analisis Hukum Islam dan Dampak Sosial terhadap Praktik Nikah Siri. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 10685–10698. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2838

Issue

Section

Articles