Rekontekstualisasi Islam Wasathiyyah melalui Pancasila: Pengembangan Kurikulum Kewarganegaraan Digital bagi Sekolah untuk Menangkal Ekstremisme Daring

Authors

  • Zamsiswaya Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru
  • Sawaluddin Sawaluddin Institut Agama Islam Rokan
  • Deddy Yusuf Yudhyarta STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2829

Keywords:

Wasathiyyah, Pancasila, Teaching Module Development, Digital Citizenship, Online Extremism, R&D

Abstract

Penetrasi ekstremisme daring di kalangan pelajar menuntut kesiapan calon guru dalam memiliki literasi digital kritis dan ketahanan ideologis. Namun, kurikulum PTKI belum menyediakan modul kewarganegaraan digital yang secara sistematis mengintegrasikan nilai-nilai Wasathiyyah dan Pancasila. Penelitian ini mengembangkan prototipe awal Modul Kewarganegaraan Digital melalui pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE. Data penelitian dikumpulkan melalui survei kebutuhan mahasiswa (N=30), wawancara satu orang dosen pengampu mata kuliah, serta validasi oleh tiga ahli (materi, kurikulum, dan praktisi). Rekontekstualisasi nilai dilakukan dengan memetakan prinsip Wasathiyyah (tawassuṭ, tasāmuḥ, i‘tidāl) dan nilai-nilai Pancasila ke dalam kompetensi pedagogis digital. Hasil validasi menunjukkan skor agregat V-Aiken sebesar 0,78, yang berada di bawah ambang batas ≥0,80 sehingga memerlukan revisi formatif. Meski demikian, para ahli menilai prototipe ini relevan dan berpotensi digunakan untuk melatih calon guru dalam menganalisis narasi daring, melakukan verifikasi informasi, dan mengenali ujaran kebencian. Studi ini menghasilkan kerangka kompetensi dan rancangan modul berbasis nilai sebagai pijakan bagi pengembangan dan pengujian lanjutan sebelum implementasi yang lebih luas

References

Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131–142.

Aristin, R., Hasbullah, H., & Kasanova, R. (2023). Efforts to build moral resilience by reactualizing Pancasila education in Generation Z in the age of the 4.0 industrial revolution. Journal on Education, 5(4), 13201–13208. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2320

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The systematic design of instruction (8th ed.). Pearson

Fatimah, & Nugroho, D. A. (2023). Strengthening digital citizenship values in Pancasila dan civics learning in the 21st century. In Proceedings of the 4th Annual Civic Education Conference (ACEC 2022). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-096-1_99

Hidayatulloh, M. M., Sari, D. I., & Winarno, W. (2025). Digital transformation of civic education learning to strengthen national values and character. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(4),

Izuddin, A., Hayumuti, H., & Bakhruddin, M. (2025). Integration of Pancasila student profile values and religious moderation in multicultural education at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(4)

Jannah, S. M., Triastuti, R., & Nuryadi, M. H. (2025). Pancasila education teachers’ perspectives on utilization of AI in building information resilience in the post-truth era. Proceedings of International Conference on Social Sciences and Education.

Musain, A. M. N., Maimunah, K., & Muniiroh, A. (2024). Penguatan civic resilience mahasiswa melalui pendidikan kewarganegaraan pasca pandemi COVID-19. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1196

Nasoha, A. M. M., Putri, N. R., & Andyne, Y. R. (2025). Analisis kritis peran pendidikan kewarganegaraan dalam mencegah cyber radicalism di kalangan Gen Z. LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Nisa, N. H., Kusumawati, I., & Purnama, K. G. (2025). Refleksi kritis terhadap relevansi Pancasila di era disrupsi digital. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 5(1), 35–42. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v5i1.3064

Nurfitriyanti, M., & Damayanti, N. (2025). Pendidikan Pancasila di era digital: Mengembangkan kewarganegaraan digital dalam membangun keadaban pada siswa. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 4(2), https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v4i2.3688

Nuryadi, M. H., & Widiatmaka, P. (2023). Strengthening civic literacy among students through digital literacy in Society 5.0. Journal of Education and Learning (EduLearn), 17(2), 215–220. https://doi.org/10.11591/edulearn.v17i2.20746

Ramadhania, S. O. L., Sulistyawati, D., & Rohmawatun, M. A. (2025). Revitalisasi pendidikan Pancasila untuk generasi Z: Antara literasi digital dan identitas kebangsaan. LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Rumiati. (2022). Model pengembangan digital citizenship pada pembelajaran PPKn. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

UNESCO. (2021). Addressing hate speech through education: A guide for policymakers. UNESCO Publishing

Yudhyarta, D. Y., Zamsiswaya, Z., & May, A. (2025). Integrating Pancasila values in Islamic education: A learning model based on Azyumardi Azra’s perspective. Al Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(3), 1–18. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i3.7318

Downloads

Published

2025-12-09

How to Cite

Zamsiswaya, Sawaluddin, S., & Deddy Yusuf Yudhyarta. (2025). Rekontekstualisasi Islam Wasathiyyah melalui Pancasila: Pengembangan Kurikulum Kewarganegaraan Digital bagi Sekolah untuk Menangkal Ekstremisme Daring. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9994–10003. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2829

Issue

Section

Articles