Kewenangan Partai Politik Dalam Pemberhentian Antarwaktu Anggota DPR: Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 199/PUU-XXIII/2025

Authors

  • Sahvana Putri Universitas YARSI
  • Lusy Liany Universitas YARSI
  • Novia Irdawati Universitas YARSI
  • Keysha A. Zuhri Fakultas Hukum, Universitas YARSI
  • Difa Harmafira Universitas YARSI
  • Nandini A. Basor Universitas YARSI
  • Dhea A. Fadillah Univeristas YARSI
  • Arif Afriyadi Universitas YARSI
  • Muhammad A. Rifaldi Universitas YARSI
  • Aldigan M. Kahfi Universitas YARSI
  • Dio Davithree Universitas YARSI
  • Muhammad N. P. Aryan Universitas YARSI
  • Fadhil M. Siregar Universitas YARSI

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7406

Keywords:

Partai Politik, Hak Recall, Antar Waktu, Pemberhentian, DPR

Abstract

Penelitian ini membahas kewenangan partai politik dalam mekanisme pencahayaan antarwaktu anggota DPR melalui analisis terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 199/PUU-XXIII/2025. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan kedudukan partai politik dalam sistem demokrasi perwakilan serta penerapan hak recall terhadap prinsip kedaulatan rakyat. Penelitian dilakukan dengan mengkaji proses pengukuhan antarwaktu, pertimbangan Mahkamah Konstitusi, dan hubungan antara partai politik dengan anggota legislatif dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan-undangan dan pendekatan kasus melalui analisis putusan Mahkamah Konstitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan penarikan kembali oleh partai politik masih diakui dalam sistem hukum Indonesia sebagai bagian dari hubungan organisatoris antara partai politik dan anggota DPR. Namun, pelaksanaannya berpotensi menimbulkan keributan antara kepentingan partai politik dan aspirasi rakyat jika tidak disertai pengawasan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan pelaksanaan hak recall yang tetap memperhatikan prinsip demokrasi, kedaulatan rakyat, partisipasi publik, serta perlindungan terhadap fungsi representasi anggota DPR dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusi dan sistem demokrasi Indonesia.

References

Agus Dedi. (2021). Implementasi Prinsip- Prinsip Demokrasi Di Indonesia. Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 7 (1), 1–9. Https://Ojs.Unigal.Ac.Id/Index.Php/Modrat/Article/View/2392

Al Hakim, A. R., Fortuna, B. D., Garini, M. R., Shabrina, N. Q. N., Mahdi, W. L., & Arrsa, R. C. (2023). Studi Komparatif Mekanisme Pergantian Anggota Lembaga Legislatif Di Indonesia Dan Kanada: A Comparative Study Of The Mechanism For Replacing Members Of The Legislature In Indonesia And Canada. JAPHTN-HAN, 2(2), 233-256. Https://Doi.Org/10.55292/Japhtnhan.V2i2.138

Ama, JT, & Kadir, SA (2024). Indonesia Negara Hukum Dan Politik Yang Berbasis Demokrasi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial , 1 (11). Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.11471276

Andriyanto. (2025). Partai Politik Sebagai Entitas Non-Konstitusional: Analisis Hukum Tata Negara Terhadap Urgensi Regulasi Internal Partai Untuk Menjamin Demokrasi Internal. Lex Mandiri: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum. Https://Doi.Org/10.65369/Vs4g3t75

Antara News. (2025). KPK Sebut Waka Komisi XI DPR RI Tak Hadir Jadi Saksi Karena Kunker. Https://M.Antaranews.Com/Berita/4805953/Kpk-Sebut-Waka-Komisi-Xi-Dpr-Ri-Tak-Hadir-Jadi-Saksi-Karena-Kunker%E2%81%A0

Bima Rico Pambudi, Moch. Marsa Taufiqurrohman, & Mohammad Ircham Maulana. (2023). Recall Election Melalui Peradilan Sebagai Mekanisme Demokratisasi Pasca Pemilu. Mimbar Hukum, 35 (2), 48-83. Https://Doi.Org/10.22146/Mh.V35i2.5256

Eduard Awang Maha Putra, Lalu Aria Nata Kusuma, Fahrurrozi Iman Jayadi Syahid, & Novia Salfat Anggraini. (2024). Penguatan Ideologi Partai Politik Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Demokrasi Indonesia. Lex Renaisans, 9 (2), 423–449. Https://Doi.Org/10.20885/JLR.Vol9.Iss2.Art8

FRANS, SJB, & IRWAN, T. (2024). Implementasi Prinsip Demokrasi Dalam Sistem Hukum Tata Negara. BIROKRASI Surat : Politeknik Pratama Purwokerto , 2 (3), 264-273. Https://Doi.Org/10.55606/Birokrasi.V2i3.1336

Gema Hari Akbar Salim, Liany, L., & Amir Mahmud. (2025). Analisis Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Memutus Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (Studi Putusan Nomor 03-03/Phpu Dpd-Xxii/2024). Adil: Jurnal Hukum, 16 (2), 192-220. Https://Doi.Org/10.33476/Ajl.V16i2.5798

Gulo, Lestari Purnama Intan, Hak Untuk Bersuara, Kewajiban Untuk Berpartisipasi: Makna Demokrasi Sesungguhnya. (2025). Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, Dan Hukum , 2 (2), 120-126. Https://Doi.Org/10.70134/Pakehum.V2i2.641

Haryani, A. T., Iswati, R., & Wijaya, M. C. (2022). Analisis Yuridis Pelaksanaan Penggantian Antar Waktu (Paw) Anggota Dprd Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. YUSTISIA MERDEKA : Jurnal Ilmiah Hukum, 8(1), 10–20. Https://Doi.Org/10.33319/Yume.V8i1.140

Hastuti, Mei, PENGARUH PERGANTIAN ANTAR WAKTU TERHADAP REPRESENTASI KONSTITUEN DI PARLEMEN: Pergantian Antar Waktu. (2024). Republik : Jurnal Hukum Tata Negara , 2 (2), 113-121. Https://Doi.Org/10.55352/Htn.V2i2.1171

Huda, N. M. (2023). Relasi Pemilih, Wakil Rakyat Dan Partai Politik Dalam Membangun Demokrasi. In Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia(Pp. 230-242). Https://Journal.Uii.Ac.Id/Psha/Article/Download/32511/16360

Inews. (2025). MKD Hukum Ahmad Sahroni, Nafa Urbach: Ini Daftar Lengkap Putusan Etik DPR RI 2025. Https://Bojonegoro.Inews.Id/Read/649978/Mkd-Hukum-Ahmad-Sahroni-Nafa-Urbach-Ini-Daftar-Lengkap-Putusan-Etik-Dpr-Ri-2025

Jelly, G. Y., & Prihana, E. (2025). Peran Dan Tantangan DPR-RI Dalam Mewujudkan Demokrasi Di Indonesia. Imperium: Jurnal Kajian Pemerintahan Dan Kebijakan Publik, 1(2), 53-63. Https://Jurnal-Pasca.Unla.Ac.Id/Imperium/Article/View/162

Kurniawan, F., & Handayani, R. S. (2022). Masalah Pelaksanaan Fungsi Partai Politik Dan Dampaknya Terhadap Konsolidasi Demokrasi Di Indonesia. Jurnal Demokrasi Dan Politik Lokal, 4(2), 128-145. Https://Doi.Org/10.25077/Jdpl.4.2.128-145.2022

Kurniawati, I., & Liany, L. (2019). Kewenangan Mahkamah Konstitusi Sebagai Negative Legislator Dalam Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar 1945. Adil: Jurnal Hukum, 10 (1). Https://Doi.Org/10.33476/Ajl.V10i1.1068

Liany, L. (2020). Hapusnya Wewenang Tinjauan Eksekutif Pemerintah Terhadap Peraturan Daerah: Studi Pasca-Adanya Putusan MK Nomor 137/PUU-XIII/2015 Dan Nomor 56/PUU XIV/2016. ADIL: Jurnal Hukum, 10 (2). Https://Doi.Org/10.33476/Ajl.V10i2.1222

Liany, L. (2023). Problematικα Executive Preview Terhadap Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota Di Sumatera Barat. Adil: Jurnal Hukum, 13 (2), 94-118. Https://Doi.Org/10.33476/Ajl.V13i2.3091

Marhamah, I., Wijayanti, A. S., Ristyawati, M. S., Bardana, S. A., & Sari, D. P. (2024). Analisis Prinsip Demokrasi Dalam Konstitusi Indonesia: Tinjauan Terhadap Implementasi Dan Tantangannya. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(6), 132-143. Https://Doi.Org/10.59841/Intellektika.V2i6.2020

Marriansah, A. (2022). Tinjauan Yuridis Pergantian Antar Waktu Anggota Legislatif (Doctoral Dissertation, Ilmu Hukum). Https://Repository.Unja.Ac.Id/Id/Eprint/38651

Meuthiara Azzahra, Liany, L., & Amir Mahmud. (2025). Disparitas Putusan Манкамаh Agung Dan Putusan Манкамаh Konstitusi Terkait Syarat Minimal Usia Calon Kepala Daerah (Studi Putusan Манкамаh Agung Nomor 23 P/Hum/2024 Dan Putusan Mahkaман Konstitusi Nomor 70/Puu-Xxii/2024). ADIL: Jurnal Hukum, 16 (1), 85-109. Https://Doi.Org/10.33476/Ajl.V16i1.5515

Mokodompit, R., Abdussamad, Z., & Ahmad, A. (2025). Mengonseptualisasi Prinsip Meaningful Participation Melalui Kerangka Demokrasi Deliberatif Jürgen Habermas: Analisis Terhadap Putusan MK. Journal Of Contemporary Law Studies, 3(1), 113-136. Https://Doi.Org/10.47134/Lawstudies.V3i1.5097

Muhammad Daffa Bayanaka Yusuf, Lusy Liany, & Amir Mahmud. (2026). Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias Selatan Tahun 2024 (Studi Putusan MK Nomor 184-01-04-02/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024). Majalah Sainstekes, 12 (2), 097-111. Https://Doi.Org/10.33476/Ms.V1212.5783

Nabela, R., Soetoprawiro, K., & Susilowati, H. (2025). Keberadaan Partai Politik Dalam Mekanisme Pemberhentian Antar Waktu Terhadap Anggota DPR Di Tinjau Dari Prinsip Demokrasi Perwakilan. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 4(7), 4198-4220. Https://Doi.Org/10.58344/Locus.V4i7.4157

Navisa, FD (2025). Perlindungan Hukum Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Dan Pertanggung Jawab Jawaban Hukum Terhadap Risiko Jual Beli Jabatan. Jurnal Panorama Hukum, 10 (1), 1-16. Diambil Dari Https://Ejournal.Unikama.Ac.Id/Index.Php/Jph/Article/View/10566

Nurhalim, N., & Fitri, IC (2023). Mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Jurnal Hukum Dan Keadilan Indonesia, 1 (3), 1-11. Https://Doi.Org/10.47134/Ijlj.V1i3.2045

Nurhalimah, E. (2026). Peran Partai Politik Dalam Memberikan Pendidikan Politik Berdasarkan Undang-Undang Politik. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(1), 1561-1576. Https://Doi.Org/10.56338/Jks.V9i1.10321

Pancasilawan, MRF. (2025). Penyelesaian Sengketa Penggantian Antar Waktu Anggota DPRD Provinsi Melalui Pengadilan Tata Usaha Negara. Ilmu Hukum Prima (IHP), 7 (2), 265–275. Diambil Dari Https://Jurnal.Unprimdn.Ac.Id/Index.Php/IHP/Article/View/5673

Pascal Wilmar Yehezkiel Toloh. (2023). Politik Hukum Penguatan Partai Politik Untuk Mewujudkan Produk Hukum Yang Demokratis. JAPHTN-HAN , 2 (1), 141–168. Https://Doi.Org/10.55292/Japhtnhan.V2i1.60

Permatasari, A., Liany, L., & Mahmud, A. (2020). Disharmonisasi Antara Mahkamah Konstitusi Dan Mahkamah Agung Dihubungkan Dengan Asas Kepastian Hukum (Studi Putusan Nomor 30/Puu-Xvi/ 2018 Dan Putusan Nomor 65 P/Hum/ 2018 Dengan Pemohon Oesman Sapta Odang). Juris (Jurnal Ilmiah Syariah),19 (1), 97-112. Https://Doi.Org/10.31958/Juris.V19i1.2043

Pralampita, T. (2024). Negara Hukum Dan Demokrasi Terkait Implementasinya Di Indonesia. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(2), 18. Https://Doi.Org/10.53697/Iso.V4i2.1987

Putra, N. P. (2025, August 15). 128 Anggota DPR Tak Hadir Sidang Tahunan MPR 2025. Liputan6. Https://Www.Liputan6.Com/News/Read/6133352/128-Anggota-Dpr-Tak-Hadir-Sidang-Tahunan-Mpr-2025

Sahputra, RP., Sanusi, & Faryadha, R. (2024). Aktualisasi Peran Demokrasi Modern Dalam Eksistensi Pemilu Dan Partai Politik. PH: Jurnal Pembaharu Hukum , 4 (2), 1–24. Https://Doi.Org/10.24905/Jph.V4i2.72

Suara Surabaya. (2025). MKD DPR Beri Sanksi Ahmad Dhani Atas Dua Pelanggaran Kode Etik. Https://Www.Suarasurabaya.Net/Kelanakota/2025/Mkd-Dpr-Beri-Sanksi-Ahmad-Dhani-Atas-Dua-Pelanggaran-Kode-Etik/

Supriatno, E., & Rozi, A. (2025). Peran Partai Politik Dalam Membangun Demokrasi Di Banten: Studi Kasus Pada Pemilu 2024. Desanta (Jurnal Interdisipliner Bahasa Indonesia), 5 (2), 180–190.Diperoleh Dari Https://Jurnal.Desantapublisher.Com/Index.Php/Desanta/Article/View/379

Syahrin, M. A. (2020). Peran Partai Politik Dalam Demokrasi Perwakilan. Eksekusi, 2(2), 146-165. Http://Dx.Doi.Org/10.24014/Je.V2i2.10767

Tantangan Dan Prospek Implementasi Prinsip-Prinsip Demokrasi Dalam Hukum Tata Negara Indonesia . (2023). JOSH: Jurnal Syariah, 2 (02), 90-100. https://doi.org/10.55352/josh.v2i2.540

Vinanda, O. R., Rido Saputra, A., Ramadhan, L. R., & Asiffa, M. (2025). Fungsi Partai Politik Dalam Sosialisasi Politik Di Era Digital. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2 (5), 10303-10311. Https://Jicnusantara.Com/Index.Php/Jiic/Article/View/3598

Yansen, A. (2025, Juni). Fungsi Dan Tantangan Partai Politik Dalam Mewujudkan Pemilu Yang Demokratis Dan Inklusif. Dalam Prosiding Seminar Nasional Indonesia (Vol. 3, No. 2, Pp. 240-251). Https://Sociohum.Net/Index.Php/Prosidingnasioanal/Article/View/124

Yunus, R. (2025). Analisis Hak Recall Partai Politik Terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Jurnal Hukum Caraka Justitia , 5 (1), 43–54. Https://Doi.Org/10.30588/Jhcj.V5i1.2192

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Sahvana Putri, Lusy Liany, Novia Irdawati, Keysha A. Zuhri, Difa Harmafira, Nandini A. Basor, Dhea A. Fadillah, Arif Afriyadi, Muhammad A. Rifaldi, Aldigan M. Kahfi, Dio Davithree, Muhammad N. P. Aryan, & Fadhil M. Siregar. (2026). Kewenangan Partai Politik Dalam Pemberhentian Antarwaktu Anggota DPR: Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 199/PUU-XXIII/2025. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 1930–1945. https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7406

Issue

Section

Articles