Dinamika Konflik Politik Ruang Digital
Strategi Resolusi Dan Penguatan Demokrasi
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7343Keywords:
Demokrasi Deliberatif, Konflik Politik Digital, Literasi Digital, Mobilisasi Politik, Ruang Publik DigitalAbstract
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara komunikasi politik di Indonesia, membuat media sosial menjadi tempat utama untuk berinteraksi, menggerakkan massa, dan juga sebagai arena konflik politik. Tingginya tingkat keterlibatan publik di platform digital mendorong terjadinya polarisasi, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, serta perdebatan emosional yang dapat merusak kualitas demokrasi. Studi ini bertujuan untuk menelaah dinamika konflik politik dalam dunia digital, mengidentifikasi pola mobilisasi yang bisa memicu peningkatan ketegangan, serta merumuskan langkah-langkah penyelesaian konflik yang mendukung penguatan demokrasi deliberatif. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan cara melakukan studi literatur melalui analisis tematik terhadap beragam referensi ilmiah yang berkaitan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konflik politik di ranah digital memiliki karakter yang terstruktur, komunikatif, dan deliberatif yang saling terhubung. Mobilisasi yang cepat dan berbasis emosi dalam dunia digital dapat memperkuat solidaritas kelompok, tetapi juga memiliki risiko untuk memperparah polarisasi jika tidak disertai dengan peningkatan literasi digital dan wadah dialog yang rasional. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital, pengelolaan komunikasi politik yang bertanggung jawab, serta dukungan dari lembaga untuk menciptakan ruang publik digital yang inklusif dan deliberatif, sehingga konflik yang timbul dapat dikelola secara konstruktif guna memperkuat demokrasi di Indonesia.
References
Alim, A., Olivia, D., Moonti, R. M. (2025). Pengaruh Media Sosial dalam Penyelesaian Sengketa Ketatanegaraan Terkait Tantangan dan Peluang di Era Demokrasi Digital. Aktivisme : Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(1), 201-212.
Ardiyanto, E., & Melisa, R. S. (2025). Analisis strategi komunikasi politik mahasiswa dalam aksi Indonesia Gelap 2025. Jurnal Heritage, 13(1), 17-33.
Chambers, S. (2023). Deliberative democracy and the digital public sphere: Asymmetrical fragmentation as a political not a technological problem. Constellation, 30(1), 61-68
Coser, L. A. (1956). The functions of social conflic. Free Press.
Dahrendorf, R. (1959). Class and class conflict in industrial societ. Stanford University Press.
Fatimah, S. (2024). Transformasi ruang publik digital: Tantangan sosial dan konstitusional dalam demokrasi era media baru. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 19(1), 67-86.
Fuchs, C. (2020).Digital democracy and the digital public spher. Routledge.
Hanafiah Alby, J. D. A., Setiawan, A. P., & Azhar, S. R. A. (2024). Mitigasi ekosistem politik destruktif: Upaya generasi muda dalam mengatasi polarisasi politik berbasis media digital. Indonesian Journal of Political Studies, 4(2), 117-132.
Habermas, J. (1962).The structural transformation of the public sphere: An inquiry into a category of bourgeois society. MIT Press.
Habermas, J. (1996). Between facts and norms: Contributions to a discourse theory of law and democrac. MIT Press.
Laksuria, A., Risnandar, G. N., Aqila, R. Q., & Wijaya, R. (2025). Tantangan dan peluang pemilu di era digital: Menjawab isu media sosial dan keamanan demokrasi bagi mahasiswa ITB. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 6(1), 544-549.
Nuraliah, D., Rahmawati, R., Hendrawan, H., Nasiruddin, N., & Razak, F. S. H. (2025). Dinamika digitalisasi dalam kampanye politik: Fenomena media sosial dalam Pilkada Sulawesi Barat 2024. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi, dan Budaya): Jurnal Ilmu Pemerintahan & Ilmu Komunikasi, 10(1), 25-31.
Papacharissi, Z. (2015). Affective publics: Sentiment, technology, and politic. Oxford University Press.
Suta Wirawan, I. G. M. A., Mudana, I. W., Sitompul, L. O., Nur, I., & Purnawibawa, A. G. (2021). Dinamika konflik politik di ruang digital pada pilkada tahun 2020 di Kabupaten Jembrana. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 6(1), 62-80.
Wahyudi, R. F., et al. (2024). Ruang publik, media sosial, demokrasi, dan pendekatan kritis. Retorika: Jurnal Ilmu Komunikas, 6(2), 17-32.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilham Ubaidillah, Hikmah Auliya, Siti Wardatunnisa, Najlaa Ayu Febrianti, Ratna Sari Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










This work is licensed under a