Peran Konseling Keluarga dalam Mengurangi Dampak Toxic parenting Terhadap Kesehatan Mental Anak

Authors

  • Ananda Salsabila Yorasaki Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • M. Fahli Zatrahadi Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Miftahuddin Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7336

Keywords:

Pola asuh beracun, kesehatan mental anak, konseling keluarga

Abstract

Kesehatan mental anak sering terabaikan akibat pola asuh yang tidak sehat, seperti toxic parenting yang mencakup tekanan emosional, kekerasan fisik dan verbal, serta pengabaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran konseling keluarga sebagai intervensi untuk mengurangi dampak negatif toxic parenting terhadap kesehatan mental anak dan memperbaiki hubungan keluarga. Metode penelitian berupa studi literatur dengan pengumpulan data sekunder dari jurnal dan artikel ilmiah terkait. Hasil menunjukkan bahwa toxic parenting secara signifikan merusak stabilitas psikologis anak, menyebabkan stres, kecemasan, dan rendahnya kepercayaan diri, serta menghambat perkembangan sosial-emosional. Konseling keluarga, khususnya melalui pendekatan Structural Family Therapy (SFT), terbukti efektif dalam meningkatkan komunikasi, memperkuat ikatan emosional, dan membangun dinamika keluarga yang lebih sehat. Kesimpulannya, konseling keluarga merupakan intervensi penting untuk mengenali pola asuh merugikan dan menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan serta perkembangan mental anak secara optimal.

References

Andre, F., Rusdy, A. S., & Hartatiana. (2024). Studi Literatur: Landasan Dalam Memilih Metode Penelitian Yang Tepat. Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158, 1(2), 259–263. https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.142

Damayanti, A. N. (2023). Fenomena Pola Asuh Orang tua dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental Anak. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra Dan Budaya (SEBAYA), 3(1), 29–39.

Dewi, R., Azizah, A., Mareska, S., Suriyanti, S., & Hartini, H. (2021). Peran Konseling Keluarga Dalam Mengatasi Permasalahan Keluarga. International Virtual Conference on Islamic Guidance and Counseling, 1(1), 115–128. https://doi.org/10.18326/iciegc.v1i1.57

Ersami, F. K., & Wardana, M. A. W. (2023). Pengaruh Toxic parenting bagi Kesehatan Mental Anak: Literature Review. JURNAL PROMOTIF PREVENTIF, 6(2), 324–334.

Fitri, N. Y., & Hutagalung, S. A. (2023). Pengaruh Perilaku Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Anak. Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies, 4(2), 60–65. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/psga/article/view/18339

Hafizha, R. (2022). Konseling Keluarga Struktural sebagai Salah Satu Pendekatan Konseling dalam Mengembalikan Peran dan Fungsi Anggota Keluarga. Journal of Education and Counseling (JECO), 2(2), 217–227. https://doi.org/10.32627/jeco.v2i2.530

Izzatiya, K. Z., Anggaeni, C. F., Amali, S. B., Azizah, D., & Zulkarnain, L. I. (2023). Analisis Toxic parenting terhadap Tingkat Kestabilan Mental Anak Masa Kini. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 86–91.

Jalal, N. M., Syam, R., Istiqamah, S. H. N., Ansar, W., & Ismail, I. (2022). Psikoedukasi Mengatasi Toxic parenting Bagi Remaja. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 427–433. https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i2.1312

Leonardo, J., & Hindradjat, J. (2026). INTERVENSI KONSELING UNTUK MENGATASI TOXIC PARENTING. Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 3(1), 96–111.

Nikmatus, I. C., & Wijayanti, Q. N. (2024). PERAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENGATASI TOXIC PARENTS BAGI KESEHATAN MENTAL ANAK. JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA), 2(1), 50–61.

Nurfaizah, I. (2023). Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Kesehatan Mental Anak. Gunung Djati Conference Series, 19(1), 95–103.

Putri, J. E., Mudjiran, M., Nirwana, H., & Karneli, Y. (2022). Peranan konselor dalam konseling keluarga untuk meningkatkan keharmonisan keluarga. Journal of Counseling, Education and Society, 3(1), 28–31. https://doi.org/10.29210/08jces189000

Saputri, H. R. (2021). Structural family therapy untuk memperbaiki interaksi dalam keluarga. Procedia : Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi,9(3),113–118. https://doi.org/10.22219/procedia.v9i3.16454

Syam, H., Fasmawati, R., & Sonia. (2025). Pendekatan-Pendekatan Konseling Keluarga. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3, 145–151.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Ananda Salsabila Yorasaki, M. Fahli Zatrahadi, & Miftahuddin. (2026). Peran Konseling Keluarga dalam Mengurangi Dampak Toxic parenting Terhadap Kesehatan Mental Anak. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 1613–1621. https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7336

Issue

Section

Articles