Konsep Al-Itqan: Menjadikan Ibadah sebagai Standar Mutu dalam Pendidikan Teknik Mesin
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3617Keywords:
Al-Itqan, Pendidikan Teknik, Standar Mutu.Abstract
Integrasi nilai-nilai keislaman ke dalam pendidikan teknik menjadi semakin mendesak untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga memiliki landasan etika yang kuat, guna menjawab kekhawatiran atas minimnya kesadaran spiritual dalam praktik industri modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Al-Itqan (profesionalisme, ketelitian, dan kesempurnaan) sebagai standar mutu fundamental dalam pendidikan Teknik Mesin dan membingkai pekerjaan teknis sebagai bentuk ibadah yang bernilai tinggi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang secara sistematis menganalisis ayat Al-Qur'an, Hadis, serta literatur akademik relevan terbitan tahun 2018 hingga 2025 untuk menyusun kerangka kerja yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Itqan menuntut perubahan mendasar pada pola pikir di mana presisi, standar keselamatan, dan inovasi dalam rekayasa dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban langsung kepada Tuhan, bukan sekadar pemenuhan kewajiban industri atau persyaratan akademik semata. Implementasi konsep ini dalam kurikulum mendorong mahasiswa untuk memperlakukan praktikum laboratorium, pengoperasian mesin, dan tugas perancangan sebagai praktik spiritual, yang secara signifikan meningkatkan etos kerja, kedisiplinan, dan ketelitian mereka. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa internalisasi Al-Itqan menciptakan standar mutu holistik yang menyelaraskan keunggulan materi dengan kepuasan spiritual, yang pada akhirnya melahirkan insinyur yang tidak hanya terampil tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab moral yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan.
References
Fathurrohman, F. (2018). Mutu Pendidikan Islam dalam Perspektif Al-Quran dan Tafsir. Jurnal Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 1(1), 35-50.
Hadi, N. (2025). Integration of Islamic Values in STEAM Learning: Management Efforts to Realize Holistic Islamic Education. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 7(1), 319–329.
Mulyadi, D. (2023). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam di Era Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 145-158.
Rahmasari, F., & Putri, V. W. (2025). Menjaga Semangat Kerja Generasi Z: Pengaruh Islamic Work Ethics terhadap Organizational Citizenship Behavior melalui Kesejahteraan Psikologis. UNNES Business Quarterly, 1(1), 1-12.
Rizalullah, R., & Untung, S. (2025). Strategi TQM dalam Pemasaran Pendidikan Islam: Meningkatkan Daya Saing dan Citra di Era Globalisasi. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 20-29.
Sulaiman, A., & Wibowo, U. B. (2022). Implementasi Total Quality Management (TQM) Berbasis Nilai Pesantren di Lembaga Pendidikan Vokasi. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 55-68.
Syamril, S. (2014). Makna Kerja Ibadah: Studi Kasus Kalla Group. Makassar: Kalla Publishing.
Wahid, A. (2021). Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Nilai-Nilai Keislaman dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer. Jurnal Annajah, 4(1), 23-35.
Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. Jurnal Penelitian dan Pendidikan, 5(2), 101-115.
Zulkifli, M., & Hamzah, A. (2024). Relevansi Kurikulum Pendidikan Teknik dengan Etika Profesi Islam. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 29(1), 88-99.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irnes Prawita, Jenuri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a