Fatwa MUI NO 11 Tahun 2012: Solusi Kekosongan Hukum Wasiat Wajibah Bagi Anak Hasil Zina

Authors

  • Siti Aliyatul Maulidia Universitas Al-Qolam Malang
  • Rudy catur Rohman Kusmayadi Universitas Al-Qolam Malang

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3561

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekosongan regulasi dalam KHI terkait mekanisme penerapan wasiat wajibah bagi anak hasil zina. KHI Pasal 209 hanya mengatur wasiat wajibah dalam hubungan orang tua angkat dan anak angkat, sedangkan Pasal 100 membatasi hubungan nasab hanya pada ibu. Hal ini menimbulkan ketidakpastian hukum dalam perlindungan hak ekonomi anak terhadap ayah biologisnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis kontribusi normatif Fatwa MUI No. 11 Tahun 2012 dalam mengatasi celah hukum tersebut. Dengan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian menganalisis bahan hukum primer seperti Fatwa MUI, KHI, dan Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010, serta didukung sumber sekunder berupa jurnal dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa MUI menawarkan solusi progresif dengan mewajibkan ayah biologis untuk memberikan nafkah semasa hidup dan wasiat wajibah pasca meninggal, maksimal sepertiga harta, melalui intervensi negara sebagai sanksi takzir. Fatwa ini menjembatani ketegasan hukum nasab dengan prinsip keadilan dan perlindungan anak. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti status fatwa yang tidak mengikat, kesulitan pembuktian, dan lemahnya koordinasi kelembagaan. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan integrasi substansi fatwa ke dalam KHI melalui revisi untuk menjamin kepastian hukum dan efektivitas perlindungan.

References

Ani, Nafa (2023). "Analisis Hukum Islam Tentang Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2012 Terhadap Kewajiban Lelaki Pezina Memberikan Wasiat Wajiabah Kepada Anak Hasil Zina". Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Islam Walisongo.

Edi Sanjaya, Idaul Hasanah, Soni Zakaria, dan Muhammad Arif Zuhri. (2024). "Fatwa of the Indonesian Council of Ulama (MUI) Number 11 of 2012 on the Status of Children Born Out of Wedlock: An Analysis of Maqasid Al-Shari’ah Using Jasser Auda's System Approach". SAKINA: JOURNAL OF FAMILY STUDIES, 4.

Ilhami, Haniah. (Februari 2018). "Kontribusi Fatwa Majelis Ulama Indonesia No 11 Tahun 2012 Tentang Kedudukan Anak Hasil Zina Dan Perlakuan Terhadapnya Dalam Hukum Keluarga Islam Di Indonesia". Mimbar Hukum, 1.

Jarchosi, Achmad. (Juni 2020). "Pelaksanaan Wasiat Wajibah". ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 1.

Keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Kedudukan Anak Hasil Zina Dan Perlakuan Terhadapnya (diakses tanggal 20 September 2025). Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Https://mui.or.id.

Khabibillah, M Ali (2025). "Kedudukan Dan Perlakuan Terhadap Anak Hasil Zinq Menurut Fatwa MUI Dalam Perspektif Maqasid Syari'ah Al-Raisuni". Tesis. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Kompilasi Hukum Islam. (1991). Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Lagus, Wegestin dan Zainal Anwar. (Desember 2024). "Kajian Ulang Tentang Kepastian Hukum Status Anak Di Luar Nikah: Analisis Fatwa Majelis Ulama Indonesia Dan Akibat Hukumnya". Madani Legal Review, 2.

Neneng Dwi Citawati, I Made Suwitra, dan Ni Made Jaya Senastri. (2025). "Inheritance Rights of Illegitimate Children and Wives Under Islamic Law". Journal Of Law And Regulation Governance, 3.

Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 46/PUU-VIII/2010.

Sari, Melania Mega Puspita (2022). "Status Anak Hasil Perzinahan Dari Pandangan MUI Kota Yogyakarta Dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bantul". Skripsi. Surakarta: UIN Raden Mas Said.

Setiawan, Eko. (November 2016). "Penerapan Wasiat Wajibah Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) Dalam Kajian Normatif Yuridis". Muslim Heritage, 2.

Waris, A. Putri Dyana (2024). "Analisis Tentang Hak Nafkah Anak Zina Menurut Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 2012 Dan Hubungannya Dengan Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010". Skripsi. Makassar: Universitas Muhammadiyah.

Downloads

Published

2026-01-08

How to Cite

Maulidia, S. A., & Rudy catur Rohman Kusmayadi. (2026). Fatwa MUI NO 11 Tahun 2012: Solusi Kekosongan Hukum Wasiat Wajibah Bagi Anak Hasil Zina. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 3112–3121. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3561

Issue

Section

Articles