Peran Organisasi Keagamaan Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3544Keywords:
Organisasi Keagamaan, Moderasi Beragama, Mahasiswa.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi keagamaan mahasiswa dalam membentuk dan memperkuat sikap moderasi beragama di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya isu radikalisme dan pandangan keagamaan eksklusif di lingkungan pendidikan tinggi, sehingga organisasi keagamaan dipandang sebagai agen strategis dalam proses internalisasi nilai keagamaan yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap pengurus dan anggota organisasi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi keagamaan seperti PMII, IPNU/IPPNU, LPTQ, dan organisasi serupa menjalankan fungsi pembinaan keagamaan melalui kajian tematik, kaderisasi, forum diskusi lintas pemikiran, serta kegiatan sosial keagamaan yang melibatkan masyarakat. Proses tersebut menjadi sarana internalisasi nilai moderasi beragama yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman mahasiswa tentang komitmen kebangsaan, toleransi, penyelesaian konflik secara damai, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam organisasi keagamaan juga mendorong lahirnya sikap keberagamaan yang reflektif, kritis, dan kontekstual. Dengan demikian, organisasi keagamaan memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung visi perguruan tinggi Islam untuk mencetak lulusan yang moderat, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi dinamika masyarakat majemuk.
References
Affa Khoiril. (2023). Penguatan Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Skripsi.
Amin, M. (2018). Manajemen organisasi Islam. Kencana.
Arifin, M. Z. (2020). Local wisdom and religious moderation in Islamic higher education. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 11(2), 90–101.
Asrori, A. (2021). Moderasi beragama di perguruan tinggi: Internalisasi dan implementasi. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 155–170.
Casram. (2018). Membangun Sikap Toleransi Beragama dalam Masyarakat Plural. Jurnal Ilmiah.
Fauzi, M. (2019). Eksistensi organisasi kemahasiswaan Islam dalam meredam gerakan radikal. Jurnal Ilmu Dakwah, 9(3), 145–161.
Fuad, N., & Ali, M. (2020). Peran Organisasi Mahasiswa dalam Membangun Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1-15.
Hamidah, L. N., & Achmad, S. (2022). Implementation of religious moderation values in college students. Al-Ta’dib, 15(2), 122–135.
Hartono, A. (2020). Aktivitas organisasi mahasiswa dan pembentukan karakter moderat. El-Banat: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 10(2), 112–125.
Hasan, N. (2017). Islamic radicalism, post-Islamism, and student organizations in Indonesia. Indonesia and the Malay World, 45(132), 278–295.
Huwayda, dkk. (2025). Meningkatkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Di Lingkungan Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU).
Huwayda, et al. (2025). Implementasi dialog keagamaan sebagai penguatan sikap toleransi mahasiswa. Jurnal Moderasi Pendidikan Islam, 7(1), 112–126.
Hwang, J. (2018). Religious radicalism and student movements in Indonesian universities. Asian Journal of Political Science, 26(2), 231–250.
Jamil, M. (2016). Gerakan Islam Kampus: Radikalisasi dan Moderasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Kewarganegaraan, 6(1), 180–188.
Miski, & Izzuddin, M. (2021). Revitalisasi pendekatan sufistik dalam penguatan moderasi beragama mahasiswa PTKIN. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 209–222.
Nasrudin. (2023). Pendidikan Sufistik sebagai Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa Di UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Skripsi.
Priyanto, A., Saputri, M. M., & Fauzi, R. (2023). Moderasi beragama dan merdeka belajar: Studi perilaku moderat mahasiswa IAIN Pekalongan. Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 23(1), 15–27.
Purnomo, J., Ma’arij, Z. N., & Nursyiwan, I. (2022). Urgensi Kurikulum Merdeka dalam moderasi beragama di PTKIN. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 44–58.
Rohman, D. A. (2021). Moderasi Beragama DalamBingkai Keislaman Di Indonesia. Lekkas.
Rohman, D. A. (2021). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Keislaman Di Indonesia. Lekkas.
Saat, S., & Yusuf, I. (2022). Peran perguruan tinggi Islam dalam menangkal paham radikalisme mahasiswa. Analisa: Journal of Social Science and Religion, 29(1), 45–60.
Sakdiah. (2013). Manajemen organisasi Islam: Telaah karakteristik lembaga dakwah. Jurnal Al-Bayan, 19(2), 154–170.
Sari, R., & Kurniawan, B. (2021). Pola pembinaan mahasiswa dalam menumbuhkan sikap toleransi di kampus Islam. Madaniyah: Jurnal Kajian Islam, 11(1), 58–68.
Smith, R. (2017). Religion and Youth: Identity, Conflict, and Change. New York: Palgrave Macmillan.
Wahyuni, R., Rahma, H. L. F., & Putri, H. H. (2022). Pemahaman Radikalisme. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 180–188.
Widiani, D., Miftah, M., & Jiyanto. (2022). Construction of religious moderation among Islamic student organizations in Indonesia. Tajdid, 6(2), 77–90
Y., & Abdalla, F. A. (2022). Peran Mahasiswa Sebagai Pelopor
Yusuf, M., & Mustofa, A. (2018). Internalization of Pluralism Values through Campus Religious Activities. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 56(1), 1-24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sukma Anum, Putri Ayyu Asmarallaun, Janet Azahara, Ahmad Daffaa Husni Labib, Muhlisin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a