Ketentuan Waris dan Wasiat Wajibah dalam Hukum Keluarga Islam, Serta Kaitannya dengan Pendapat Antara Hukum Waris Islam dan Hukum Adat di Indonesia

Authors

  • Nurhafazah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Hasbi Umar Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Ramlah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • M. Hilman Abulkhoir Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Hakan Alfijar Haj Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3446

Keywords:

hukum waris Islam, wasiat wajibah, hukum keluarga Islam, hukum adat, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan waris dan konsep wasiat wajibah dalam hukum keluarga Islam serta mengkaji keterkaitannya dengan perbedaan pandangan antara hukum waris Islam dan hukum adat yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif, melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber hukum Islam, peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta literatur hukum adat dan pendapat para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum waris Islam memiliki ketentuan pembagian harta yang bersifat baku berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, sementara hukum adat di Indonesia cenderung bersifat fleksibel dan dipengaruhi oleh struktur sosial serta budaya setempat. Konsep wasiat wajibah hadir sebagai bentuk ijtihad hukum untuk menjembatani perbedaan tersebut, khususnya dalam memberikan perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang tidak memperoleh hak waris secara langsung menurut hukum Islam, seperti anak angkat dan kerabat tertentu. Pembahasan menegaskan bahwa penerapan wasiat wajibah merupakan upaya harmonisasi antara nilai-nilai keadilan dalam hukum Islam dan realitas sosial masyarakat adat Indonesia. Kesimpulannya, ketentuan waris dan wasiat wajibah memiliki peran strategis dalam menciptakan keadilan hukum keluarga Islam di Indonesia dengan tetap memperhatikan pluralitas sistem hukum yang ada.

References

Ali, Z. (2021). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.

An-Na’im, A. A. (2019). Islam and human rights: Beyond the universality debate. Syracuse University Press.

An-Na’im, A. A. (2020). Islam and the secular state: Negotiating the future of Shari‘a. Harvard University Press.

Anshori, A. G. (2021). Reformulasi hukum keluarga Islam di Indonesia. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, 21(2), 255–274. https://doi.org/10.15408/ajis.v21i2.XXXX.

Arto, M. (2022). Praktik perkara perdata pada peradilan agama. Pustaka Pelajar.

Auda, J. (2020). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought.

Azizy, A. Q. (2019). Eklektisisme hukum nasional: Kompetisi antara hukum Islam dan hukum umum. Gama Media.

Badriyah, S. M. (2022). Penyelesaian sengketa waris di peradilan agama. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(1), 45–66.

Bakar, O. (2022). Justice and balance in Islamic legal philosophy. Islamic Law Review, 16(1), 1–18.

Bedner, A., & Arizona, Y. (2019). Adat in Indonesian land law: A promise for the future or a dead end? Borneo Law Review, 3(2), 1–20. https://doi.org/10.35334/bolrev.v3i2.XXX.

Benda-Beckmann, F. von, & Turner, B. (2019). Legal pluralism in Indonesia. Springer.

Benda-Beckmann, F. von. (2020). Legal pluralism and social justice in Indonesia. Asian Journal of Law and Society, 7(3), 487–504. https://doi.org/10.1017/als.2020.XX.

El-Fadl, K. A. (2022). Reasoning with God: Reclaiming Shari‘ah in the modern age. Rowman & Littlefield.

Fauzan, M. (2021). Wasiat wajibah dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 15(1), 85–104. https://doi.org/10.24090/mnh.v15i1.XXXX.

Fauzan, M. (2022). Pendekatan yuridis normatif dalam penelitian hukum Islam. Jurnal Hukum Islam, 20(2), 211–230.

Fauzi, M. (2023). Dinamika hukum waris Islam di peradilan agama Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 12(1), 45–66. https://doi.org/10.25216/jhp.v12i1.XXXX.

Hadikusuma, H. (2021). Hukum waris adat. Alumni.

Hallaq, W. B. (2020). Shari‘a: Theory, practice, transformations. Cambridge University Press.

Hasan, M. A. (2021). Sistem ahli waris dalam fiqh mawaris. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 16(2), 233–252. https://doi.org/10.19105/al-ihkam.v16i2.XXXX.

Hosen, N. (2020). Legal reform and Islamic inheritance law. Journal of Islamic Law Studies, 3(1), 1–19.

Huda, N. (2021). Kepastian hukum waris Islam dalam konteks Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 19(1), 67–86.

Huda, N. (2022). Ijtihad kontemporer dalam hukum keluarga Islam. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, 22(1), 33–54.

Ibrahim, J. (2020). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia.

Kamali, M. H. (2021). Shari‘ah law: An introduction. Oneworld Publications.

Latif, A. (2023). Implementasi wasiat wajibah dalam putusan peradilan agama. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaruan Hukum Islam, 26(1), 109–130. https://doi.org/10.15642/alqanun.2023.26.1.XXXX.

Marzuki, P. M. (2020). Penelitian hukum. Kencana.

Mir-Hosseini, Z. (2020). Gender justice and Islamic law reform. Islamic Law and Society, 27(3), 287–310. https://doi.org/10.1163/15685195-02703005.

Mir-Hosseini, Z. (2021). Gender, justice, and Islamic legal reform. Journal of Islamic Law Studies, 4(1), 1–20.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nasir, M. (2021). Kepastian hukum dalam hukum kewarisan Islam. Jurnal Syariah, 13(2), 145–162.

Nasution, K. (2020). Hukum perdata Islam di Indonesia. Kencana.

Nazir, M. (2019). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Nurhayati, S. (2022). Pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia. Jurnal Syariah dan Hukum, 14(2), 201–220.

Nurlaelawati, E. (2022). Muslim family law reform in Indonesia. Studia Islamika, 29(1), 1–28. https://doi.org/10.36712/sdi.v29i1.XXXX.

Rafiq, A. (2022). Hukum Islam di Indonesia. Rajawali Pers.

Rahim, A. (2022). Living law and inheritance disputes in Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(2), 189–210.

Rahman, F. (2021). Substantive justice in Islamic inheritance law. Islamic Law and Society, 28(3), 301–325. https://doi.org/10.1163/15685195-02803004.

Rofiq, A. (2020). Hukum perdata Islam di Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Sabiq, S. (2019). Fiqh al-sunnah. Dar al-Fikr.

Saebani, B. A., & Falah, A. (2020). Hukum waris Islam dan kepastian hukum. Jurnal Hukum Islam, 18(2), 121–140.

Salim, A. (2022). Islamic law, adat, and legal pluralism in Indonesia. Studia Islamika, 29(2), 233–256. https://doi.org/10.36712/sdi.v29i2.XXXX.

Salim, A., & Azra, A. (2021). Shari‘a and politics in modern Indonesia. ISEAS Publishing.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2019). Penelitian hukum normatif. RajaGrafindo Persada.

Sutrisno. (2022). Sengketa waris dalam masyarakat plural. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(1), 23–44.

Syahrizal. (2023). Hukum adat dan hukum Islam dalam pembagian waris. Jurnal Hukum Adat, 5(1), 55–74.

Syarifuddin, A. (2021). Hukum kewarisan Islam. Kencana.

Zaidan, A. K. (2019). Al-mufassal fi ahkam al-mar’ah wa al-bait al-muslim. Muassasah al-Risalah.

Zuhaili, W. (2019). Al-fiqh al-Islami wa adillatuhu. Dar al-Fikr.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Nurhafazah, Hasbi Umar, Ramlah, M. Hilman Abulkhoir, & Hakan Alfijar Haj. (2026). Ketentuan Waris dan Wasiat Wajibah dalam Hukum Keluarga Islam, Serta Kaitannya dengan Pendapat Antara Hukum Waris Islam dan Hukum Adat di Indonesia. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 2104–2116. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3446

Issue

Section

Articles