Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Selaganggeng Terhadap Aplikasi Mobile JKN
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3294Keywords:
Tingkat pengetahuan, Mobile JKN, gambaranAbstract
Mobile JKN merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Namun dalam penggunaannya belum maksimal, hal ini dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi Mobile JKN. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional kuantitatif. Populasi penelitian adalah masyarakat dengan usia produktif dari 20-35 tahun dengan jumlah 1.050 warga. Sampel diperoleh menggunakan rumus slovin dengan margin 5% diperoleh 290 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala guttman. Analisis data menggunakan Univariat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 129 (44%) responden. Pengetahuan berdasarkan usia didominasi oleh kategori dewasa awal dengan pengetahuan kurang sebanyak 77 (27%) responden, berdasarkan pendidikan terakhir mayoritas SLTA sebanyak 216 (74%) dan mendominasi pengetahuan kurang 97 (33%) dan berdasarkan pekerjaaan terbanyak yaitu karyawan swasta sebanyak 156 (54%) dan mayoritas memiliki pengetahuan kurang 75 (26%). Saran bagi pihak terkait mengadakan penyuluhan terhadap Mobile JKN.
References
Aghatsa, A. A. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan aplikasi Mobile JKN di Desa Slorok Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), 6(2), 64–77. https://doi.org/10.37792/jukanti.v6i2.936
Alvina, T., Nugroho, D. C. A., Wicaksono, H., & Triastuti, I. A. (2023). Pengaruh usia terhadap penggunaan telekonsultasi sebagai bagian dari penerimaan telehealth oleh masyarakat D.I. Yogyakarta. Seminar Nasional Riset Kedokteran, 73–79.
Aryanti, R. (2025). Description of the level of public knowledge regarding the use of the JKN Mobile application. Indonesian Journal of Global Health Research, 2(4), 985–992. https://doi.org/10.37287/ijghr.v2i4.250
Dahlia, M. S. (2020). Hubungan pengetahuan masyarakat dengan penggunaan aplikasi Mobile JKN di Puskesmas Kendalsari, 7, 210–219.
Ningrum, I. C. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan Mobile JKN di Desa Tumpang Kabupaten Malang. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), 6(2), 78–86. https://doi.org/10.37792/jukanti.v6i2.941
Notoadmodjo, S. (2023). Macam-macam tingkat pengetahuan (pp. 8–37). Rineka Cipta.
Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. PT Rineka Cipta.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Rois, A., Yuliandana, M. D., Fransisca, E., & Hossain, F. (2024). Entrepreneurial landscapes in Indonesian digital health: A comprehensive outlook.
Safitri, R., Purnamasari, T., Ningrum, A., & Dwi, H. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Polehan Kecamatan Blimbing Kota Malang. IJHIMR: Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records, 1(1), 34–40.
Sukawan, A., Suryani, D. L. K., Rahayu, A., & Nindiani, A. (2024). Sosialisasi platform Satusehat Digital dan aplikasi Mobile JKN terintegrasi untuk mendukung layanan prioritas nasional di Puskesmas Sukarame. Indonesian Journal of Health Information Management Services, 4(2), 29–35. https://doi.org/10.33560/ijhims.v4i2.116
Tullah, A. (2022). Gambaran faktor pengetahuan pasien dalam pelayanan BPJS di ruang poliklinik mata Rumah Sakit Madina Bukittinggi tahun 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nita, Akhmad Mukhsin, Amika Rois, Mulkan Syarif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a