Studi Perbandingan Rangkaian Prosesi Perkawinan Dalam Tradisi Ngemblok Dan Tradisi Boyongan

Authors

  • Mustika Ayu Aprilia Susanti Fakultas Hukum, Universitas Bojonegoro
  • Gunawan Hadi Purwanto Fakultas Hukum, Universitas Bojonegoro
  • Asri Elies Alamanda Fakultas Hukum, Universitas Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3158

Keywords:

Adat Perkawinan, Boyongan, Hukum Adat, Ngemblok, Tradisi Jawa.

Abstract

Penelitian ini mengkaji rangkaian prosesi perkawinan dalam tradisi Ngemblok di Desa Klumpit, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dan tradisi Boyongan di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, yang hingga kini tetap dijalankan sebagai bagian dari hukum adat Jawa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelaksanaan kedua tradisi serta menilai tingkat ketaatan masyarakat dalam melestarikannya di tengah perubahan sosial dan pengaruh hukum formal. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, perangkat desa, dan masyarakat pelaku tradisi serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ngemblok menekankan penyampaian niat oleh pihak perempuan, musyawarah keluarga, dan simbol-simbol seserahan sebagai wujud legitimasi sosial. Sementara itu, Boyongan menonjolkan perpindahan calon mempelai laki-laki ke rumah calon mempelai perempuan, kehati-hatian kosmologis, serta penggunaan penanggalan Jawa dalam menentukan waktu yang dianggap membawa keberuntungan. Masyarakat tetap konsisten melaksanakan kedua tradisi dengan berbagai penyesuaian tanpa menghilangkan nilai inti. Kesimpulannya, Ngemblok dan Boyongan berfungsi sebagai living law yang mampu beradaptasi dan tetap relevan berdampingan dengan hukum formal di era modern.

References

Ambarwati, E. (2020). Tradisi Tironan Di Dusun Ngapus, Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro (Tintingan Folklor). JOB (Jurnal Online Baradha). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baradha/article/download/37276/33084

Daud, F. K., & Hambali, M. R. (2022). Living Law Dalam Khițbah Dan Lamaran Perspektif Sosiologi Hukum. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 16(1), 92–107. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v16i1.92-107

Fahidin, I., & Muth’oam, M. (2022). Tradisi Kawin Boyong Pada Perkawinan Adat Di Dusun Bedahan, Pringamba Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara. At-Ta’aruf : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(1), 59–72. https://doi.org/10.59579/ath.v1i1.3075

Ghoniah, D., & Rohmah, S. N. (2024). Peran Hukum Adat Dan Hukum Islam Dalam Hukum Perdata Di Indonesia. El-Siyasa: Journal of Constitutional Law, 1(1), 49–58. https://doi.org/10.61341/el-siyasa/v1i1.005

Lestari, E., Hasyim, A. M., & Zuhud, A. K. (2024). A Discourse of Marriage Principles in a Multicultural Society in Indonesia: Mono and Polygamous Practice. Contemporary Issues on Interfaith Law and Society, 3(1), 119–152. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ciils.v3i1.31393

Maula, B. S. (2019). Perlindungan Perempuan dalam Hukum Perkawinan di Indonesia : Wacana Pembaharuan Undang-Undang Perkawinan Dalam Masalah Batas Usia Perkawinan. 14(1), 14–38. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i1.2019.pp14-38

Nafi’ah, N. N., & Afif, A. (2023). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Ngemblok Dalam Prosesi Lamaran (Studi Kasus Desa Katerban, Tuban). Jurnal Ilmu Hukum Dan Tata Negara, 1(3), 75–89. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/birokrasi.v1i3.563

Rosalinda, E. (2025). Tradisi Boyongan Dalam Proses Perkawinan Pada Masyarakat Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro [Universitas Bojonegoro]. In Skripsi (Issue 1). https://repository.unigoro.ac.id/id/eprint/1666/

Tawabie, S. M., & Amin, N. (2024). Transformasi Makna Ritual Dalam Masyarakat Modern: Analisis Sosiologis Dan Budaya. Gahwa Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.61815/gahwa.v3i1.473

Miles, M. B., & A. Michael Huberman. (2014). QualitativeData Analysis. In SAGE Publications (p. 335).

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Aprilia Susanti, M. A., Purwanto, G. H., & Alamanda, A. E. (2026). Studi Perbandingan Rangkaian Prosesi Perkawinan Dalam Tradisi Ngemblok Dan Tradisi Boyongan. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 861–870. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3158

Issue

Section

Articles