Analisis Manajemen Risiko Pada Usaha Food and Beverage (F&B) Berbasis Sosial

(Studi Kasus Pondasi Warga)

Authors

  • Nazwa Silva Fauziah STIE Indonesia Banking School
  • Nindya Kirana Putri Sandy STIE Indonesia Banking School
  • Shabilla Risty Eka Putri STIE Indonesia Banking School
  • Tia Yuniarsih STIE Indonesia Banking School
  • Wahyuningsih STIE Indonesia Banking School
  • Garciano Bisuk Nathaniel Simanjuntak STIE Indonesia Banking School
  • Ahmad Setiawan Nuraya STIE Indonesia Banking School

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3134

Keywords:

Manajemen Risiko, Enterprise Risk Management (ERM), Bisnis F&B, UMKM, Pondasi Warga, Keberlanjutan Usaha.

Abstract

Pertumbuhan pesat sektor Food and Beverage (F&B) di Indonesia, yang menyumbang lebih dari 36% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas, mendorong munculnya model bisnis inovatif. Pondasi Warga hadir sebagai pelopor konsep “One Stop Breakfast” berbasis sosial dengan mengusung semangat “Warga Bantu Warga”. Meskipun memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat, Pondasi Warga dihadapkan pada tantangan dan risiko bisnis yang kompleks, terutama seiring dengan perluasan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi jenis serta faktor penyebab risiko yang dihadapi, serta merumuskan strategi manajemen risiko yang efektif untuk menjaga keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) berdasarkan kerangka COSO (Committee of Sponsoring Organizations). Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan manajemen Pondasi Warga, didukung data sekunder dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pondasi Warga menghadapi beberapa risiko utama pada level Tinggi (High Risk) di berbagai aspek, termasuk Risiko Operasional, Risiko Lingkungan, Risiko Keuangan, Risiko Pasar, dan Risiko Pemasaran. Untuk memitigasi risiko-risiko tersebut, direkomendasikan strategi proaktif, seperti menjalin kontrak jangka panjang dengan pemasok, menetapkan safety stock, membuat jadwal maintenance rutin dengan alokasi maintenance fund, serta menerapkan strategi pemasaran yang fleksibel (promo/bundling) sebagai respons terhadap perubahan kondisi ekonomi. Penerapan ERM secara terintegrasi ini diharapkan dapat memperkuat daya tahan (resilience) dan daya saing Pondasi Warga dalam jangka panjang.

References

Bramantyo, R. (2008). Manajemen Risiko: Konsep dan Implementasi. Jakarta: PT Gramedia.

Bramantyo, B. (2008). Manajemen risiko: Teori dan praktik. Jakarta: Salemba Empat.

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2016). Financial management: Theory & practice (15th ed.). Cengage Learning.

Fraser, J., & Simkins, B. (2016). Enterprise risk management: Today’s leading research and best practices for tomorrow’s executives. Wiley.

Haryani, S., & Risnawati, T. (2018). Risiko Operasional dalam Industri Jasa: Analisis dan Mitigasi. Jurnal Manajemen Operasional, 7(2), 101–112.

Haryani, H., & Risnawati, R. (2018). Analisis risiko operasional pada usaha mikro kecil menengah. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 20(2), 123–134.

Hopkin, P. (2018). Fundamentals of risk management: Understanding, evaluating and implementing effective risk management (5th ed.). Kogan Page.

Hoyt, R. E., & Hoyt, R. (2018). Managing risk in small business: Tools, techniques, and resources. Routledge.

Hoyt, R. E., & Hoyt, A. B. (2018). Risk Management and Insurance (11th ed.). New York: McGraw-Hill.

ISO. (2018). ISO 31000:2018 — Risk management — Guidelines. International Organization for Standardization.

Kaplan, S., & Garrick, B. J. (1981). On the quantitative definition of risk. Risk Analysis, 1(1), 11–27.

Knight, F. H. (1921). Risk, uncertainty and profit. Houghton Mifflin Company.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing Management (14th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing management (14th ed.). Pearson.

Lamb, C. W., Hair, J. F., & McDaniel, C. (2018). MKTG: Principles of marketing (13th ed.). Cengage Learning.

Lam, J. (2007). Enterprise risk management: From incentives to controls. John Wiley & Sons.

Muslich, M. (2010). Manajemen Risiko: Prinsip, Penerapan, dan Penerapan dalam Dunia Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara.

Pandia, F. (2012). Risiko dan Ketidakpastian dalam Bisnis Modern. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 4(1), 45–56.

Power, M. (2007). Organizational responses to risk. Cambridge University Press.

Rustam, R. (2017). Strategi pengelolaan risiko pasar pada UKM makanan dan minuman. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 45–56.

Rustam, A. (2017). Risiko Pasar dan Dampaknya pada Kinerja Perusahaan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 12(1), 76–85.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Umar, H. (2013). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Pers.

Wardiyanta. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Andi Offset.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Nazwa Silva Fauziah, Nindya Kirana Putri Sandy, Shabilla Risty Eka Putri, Tia Yuniarsih, Wahyuningsih, Garciano Bisuk Nathaniel Simanjuntak, & Ahmad Setiawan Nuraya. (2026). Analisis Manajemen Risiko Pada Usaha Food and Beverage (F&B) Berbasis Sosial: (Studi Kasus Pondasi Warga). Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 432–445. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3134

Issue

Section

Articles