Kedudukan Hukum dan Peneyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Kemitraan Komersial

Authors

  • Indira Shifa Ardianti Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Dewi Septiana Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Nenny Dwi Ariani Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Siti Nurhasanah Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Lampung
  • Mohammad Wendy Trijaya Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3016

Keywords:

Kedudukan Hukum, Wanprestasi, Kemitraan Komersial

Abstract

Perjanjian kemitraan komersial merupakan salah satu instrumen hukum yang banyak digunakan dalam praktik bisnis modern untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan antara para pihak. Namun, dalam pelaksanaannya tidak jarang terjadi wanprestasi yang menimbulkan kerugian, sehingga perlu dianalisis bagaimana kedudukan hukum para pihak serta mekanisme penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian kemitraan komersial, bentuk-bentuk wanprestasi yang lazim terjadi, serta efektivitas penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi maupun non-litigasi seperti mediasi, konsiliasi, dan arbitrase. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum para pihak ditentukan oleh substansi perjanjian, prinsip kebebasan berkontrak, dan asas itikad baik. Selain itu, penyelesaian sengketa wanprestasi lebih efektif dilakukan melalui mekanisme alternatif penyelesaian sengketa (ADR) yang dianggap lebih cepat, efisien, dan menjaga hubungan bisnis jangka panjang.

References

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5Bismar Nasution, “Efektivitas ADR dalam Penyelesaian Sengketa

Komersial,” Jurnal Yurisprudensi, Vol. 7, No. 2, 2018.

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

Erman Rajagukguk, “Penyelesaian Sengketa Bisnis melalui Arbitrase,”

Jurnal Hukum Bisnis, Vol. 2, No. 1, 2014.

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

Mariam Darus Badrulzaman, “Kekuatan Mengikat Akta dalam Hukum

Perjanjian,” Jurnal Hukum & Pembangunan, Vol. 41, No. 2, 2011.

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

Siti Malikhatun Badriyah, “Analisis Wanprestasi dalam Kontrak

Komersial,” Jurnal Rechts Vinding, Vol. 4, No. 1, 2

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

A. Hamzah, Hukum Perikatan, Jakarta: Sinar Grafika, 2018.

Indira Shifa Ardianti1, Dewi Septiana2, Nenny Dwi Ariani3, Siti Nurhasanah4, Mohammad Wendy Trijaya5

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Indira Shifa Ardianti, Dewi Septiana, Nenny Dwi Ariani, Siti Nurhasanah, & Mohammad Wendy Trijaya. (2026). Kedudukan Hukum dan Peneyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Kemitraan Komersial. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 406–414. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3016

Issue

Section

Articles