Dampak Tekanan Psikologis, Emosional Dan Sosial Bagi Anak Broken Home

Authors

  • Rizky Ayu Ningsih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Afifah Ramadhanisa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Aliffaa Hani Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Febri Afriyanti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Nur Mazwin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana Bengkalis, Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.2982

Keywords:

Broken Home, Anak, Tekanan Psikologis, Tekanan Emosional, Tekanan Sosial

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dampak negatif dari gejala tekanan bagi anak yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan psikologis, emosional dan sosial berserta dampaknya bagi anak dengan kondisi keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan gejala yang muncul akibat tekanan psikologis, yakni berupa kecemasan, menurunnya tingkat kepercayaan diri dan kesulitan untuk berkonsentrasi. Sedangkan, timbulnya tekanan emosional mendorong anak menjadi mudah marah, sedih, dan menarik diri serta perilaku agresif. Sementara, tekanan sosial yang muncul baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat, berupa stigma sosial sehingga anak merasa malu atau rendah diri. Penanganan terpadu antara orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar diperlukan agar anak tetap mampu berkembang secara sehat meskipun berasal dari keluarga broken home.

References

Abror, S. (2025). Dampak Pengaruh Perceraian Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Anak. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 206–215.

Adristi, S. P. (2021). Peran Orang Tua pada Anak dari Latar Belakang Keluarga Broken Home. Lifelong Education Journal, 1(2), 131–138.

Alysia, N., & Laksmiwati, H. (2024). Gambaran Penerimaan Diri Remaja yang Mengalami Perceraian Orang Tua. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 121–135.

Astuti, H. W., Hasan, S., & Marlina, M. (2020). Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Kondisi Mental Anak dalam Pandangan Islam. Al I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 75–79.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Fadhila, J., Rahmi, K. A., Muzhdhalifatul Azizah, Nurhasni Nurhasni, Amalia Kartika Yani, Maria Weni Gowasa, & Mutiara Hendri. (2025). Sistematik Literatur Review : Dampak Fatherless terhadap Kondisi Sosio-Emosional Anak. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(2), 290–298.

Fadila, Tumiyem, & Widodo, H. (2025). Analisis Dampak Keluarga Broken Home terhadap Perilaku Sosial Siswa Kelas V SD Swasta PAB 4 Manunggal. JUPERAN: Jurnal Penedidikan dan Pembelajaran, 4(2), 820–840.

Farisi, U. Al, Zakaria, E., Nurhadi, & Karimah, U. (2024). Urgensi Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(2), 623–637.

Fatiha, M. C. (2022). Dampak Keluarga Broken Home terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 10 Tangerang Selatan Angkatan 2019. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Fauziah, A., Keisha, A. Y., Natalia, M., Wanga, K., Dhira Khairunnisa, N., Izzah, N. N., Huwaiza, Q., & Taqwa, A. (2022). Keterlibatan Orang Tua dalam Memberikan Stimulasi Emosi pada Anak. Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming, 16(2), 89–98.

Handayani, N. A., & Masyithoh, S. (2023). Hubungan antara Perceraian Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 8(1), 16–21.

Harnita, D. Y., & Zikra, Z. (2023). Gambaran Motivasi Belajar Siswa dari Keluarga yang Broken Home. Ahkam, 2(4), 751–761.

Hasanah, U. (2020). Pengaruh Perceraian Orangtua Bagi Psikologis Anak. AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama, 2(1), 18.

Huda, N., Putro, H. Y. S., & Sari, N. P. (2025). Hubungan Self Esteem dan Self Control dengan Grief Mahasiswa Patah Hati. Journal of Education Research, 6(3), 567–574.

Hurlock, E. B. (2004). Developmental Psychology: A Life-Span Approach. McGraw-Hill Education.

Husnia, N., & Suryadi. (2025). Peran Lingkungan Keluarga terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. JECER: Journal of Early Childhood Education and Research, 6(1), 20–27.

Juniandari, S., Ramadhani, S., & Hanum, F. (2023). Analisis Perilaku Social Withdrawal pada Anak Usia Dini di TK Kemala Bhayangkari Tanjung Morawa. Research in Early Childhood Education and Parenting, 4(1), 43–50.

Khotimah, K., Budiono, A. N., & Wahyuni, W. (2022). Hubungan Motivasi Belajar dengan Resiliensi Akademik Siswa. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 180–189.

Lubis, Z., Ariani, E., Muda Segala, S., & Wulan. (2021). Pendidikan Keluarga sebagai Basis Pendidikan Anak. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 92–106.

Maskur, Anwar, M. K., & Trianah. (2021). Implementasi Pembelajaran Blended Learning di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Magistra, 12(2), 120–133.

Maulidia, V., Ella Suzanna, & Dewi, R. (2024). Gambaran Grief pada Remaja yang Mengalami Kematian Orangtua Akibat Kecelakaan. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(2), 290–302.

Nasution, D. R. N., Bais, A., Andrean, K., Ritonga, A. Y., Siregar, M. R. R., & Ghozali, H. (2025). KUA Sebagai Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Pernikahan: Studi di KUA Kecamatan Medan Tembung Jalan Kapten Jamil. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 2082–2096.

Parangga, U. L. (2025). Evaluasi Teori Labeling dalam Proses Stigma dan Stigmatifikasi Pelaku Kejahatan Menurut Howard Becker. Global Research and Innovation Journal (GREAT), 1(2), 2823–2831.

Rahma, S. A., Ikhsan, A. P. P., & Yemima, D. (2024). Dampak Pengabaian Orang Tua terhadap Regulasi Emosi Anak. Jurnal Psikologi, 1(4), 1–18.

Rahmy, H. A. (2021). Depresi dan Kecemasan Remaja ditinjau dari Perspektif Kesehatan dan Islam. Jo-DEST: Journal of Demography, Etnography, and Social Transformation, 1(1), 35–44.

Ratu, B., Elfira, N., Fauzan Al Ansyari, A., Ahmad Abdulloh, J., & Wahyu. (2024). Kesehatan Mental Anak Broken Home. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 22(3), 1–6.

Retnoningtias, D. W., Palupi, T. N., Hardika, I. R., & Anisah, L. (2024). Psikologi Keluarga. CV. Tohar Media.

Rizki, N. J. (2022). Teori Perkembangan Sosial dan Kepribadian dari Erikson (Konsep, Tahap Perkembangan, Kritik & Revisi, dan Penerapan). Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(2), 153–172.

Safruddin, Q. A., & Widyastuti. (2025). Pengaruh Disregulasi Emosi terhadap Kecenderungan Perilaku Nonsuicidal Self-Injury pada Mahasiswa di Kota Makassar. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 1369–1376.

Sari, G. P. (2024). Dampak Psikologis Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Anak Usia Dini. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 1(4), 196–210.

Sari, L. S. P., Oktavianti, I., & Kironoratri, L. (2023). Dampak Keluarga Broken Home terhadap Motivasi Belajar Anak. Jurnal Educatio, 9(2), 1153–1159.

Simanjuntak, R. I., & Latuhihin, J. (2023). Keluarga yang Broken Home dan Perkembangan Karakter Anak di SMP Negeri 2 Sentani Jayapura. Rei Mai: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 15–22.

Subhi, M. R., & Sunyoto. (2025). Peran Bimbingan dan Konseling Islam dalam Membangun Keharmonisan Rumah Tangga. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 71–81.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (19 ed.). Alfabeta.

Syafnita, T., Akip, M., Mukhlisin, & Kardinus, W. N. (2023). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Syarif, M. (2023). Dampak Perceraian terhadap Psikologis, Emosional dan Mental Anak dalam Perspektif Hukum Islam. SYARIAH: Journal of Islamic Law, 4(2), 38.

Wahyudi, Abdillah Putra Mahesa, Putri, A. L., & Dalimunthe, A. N. A. (2025). Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Remaja di Indonesia: Studi Literatur. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(1), 503–509.

Wahyuni, A. P., Rantona, S., Yasundari, & Purwaningwulan, M. M. (2025). Dinamika Komunikasi Anak dalam Keluarga Pasca Perselingkuhan Orang Tua di Kabupaten Subang. (Konstitusi) Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 37–49.

Wulandayu, N. P., Putri, H. S., Martina, N. H., & Yulianingsih, W. F. (2023). Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Psikis dan Aktivitas Belajar Anak. Jurnal Pendidikan Tuntas, 1(4), 347–351.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Rizky Ayu Ningsih, Afifah Ramadhanisa, Aliffaa Hani, Febri Afriyanti, & Nur Mazwin. (2026). Dampak Tekanan Psikologis, Emosional Dan Sosial Bagi Anak Broken Home. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 146–160. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.2982

Issue

Section

Articles