Analisis Pesan Kampanye Politik Dalam Perspektif Invited Behaviour Dan Politicized Collective Identity
(Studi Kasus Indonesia: Kampanye “DESAK ANIES” Pada Pilpres 2024)
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.2962Keywords:
Kampanye Politik, Invited Behavior, Identitas Kolektif Baru, Desak Anies, Komunikasi Politik.Abstract
Pada pemilu tahun 2024 ini, strategi kampanye yang diusung calon lebih mengedepankan inovasi kreatif untuk menarik perhatian pemilih generasi muda. Salah satu tokoh yang mencuri perhatian dalam diskursus publik dan media adalah Anies Baswedan, ia mengusung program "Desak Anies" sebagai strategi kampanye politik interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis isi pesan melalui pendekatan psikologi politik diantara adalah Invited Behaviour dan Politicized Collective Identity. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian menemukan bahwa praktek invited behavior dalam strategi kampanye Anies Baswedan lewat forum “Desak Anies” berhasil menjangkau pemilih yang lebih luas diluar basis partai pendukung. Forum “Desak Anies” menciptakan persepsi bahwa Anies adalah kandidat yang berani, dialogis, dan berpihak pada pemilih rasional. Selain menjadi tempat bagi Anies untuk menerapkan strategi invited behavior, program “Desak Anies juga memfasilitasi terbentuknya identitas kolektif baru yaitu masyarakat yang diposisikan sebagai aktor politik yang sadar, vokal, dan teroganisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Desak Anies sebenarnya menjadi strategi komunikasi politik yang efektif untuk menarik partisipasi masyarakat dalam kampanye politik Anies Baswedan, namun tim pemenangan Anies dan Muhaimin perlu menambah sasaran pemilih yang dapat menjangkau forum diskusi Desak Anies sehingga pasangan Anies dan Muhaimin bisa merebut potensi suara dari kubu lawan misalnya ceruk pemilih yang cerdas dan kritis dari pasangan Prabowo.
References
Fatimah, S. (2018). Kampanye sebagai Komunikasi Politik: Esensi dan Strategi dalam Pemilu. 1(1). https://doi.org/10.32699/resolusi.v1i1.154
Febrianto, D., & Purwandari, D. A. (2024). Strategi Kampanye dan Branding Politik Anies Baswedan Melalui Instagram@Ubahbareng dalam Meraih Suara Generasi Z. Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(4), 1519-1529.
Hidayah, K. (2024, 4 April). Strategi Kampanye Anies Baswedan Menarik Perhatian Gen-Z. Kompasiana. Diakses pada 2 Juli 2025, dari https://www.kompasiana.com/kholishotulhidayah8000/660edc841470934e265af2d2/strategi-kampanye-aniesbaswedan-menarik-perhatian-gen-z
Krasner, M. A. (1995). Invitation and political behavior. In H. C. Triandis (Ed.), Individualism and Collectivism (pp. 140–157). Boulder, CO: Westview Press.
Klandermans, B. (2002). How group identification helps to overcome the dilemma of collective action. American Behavioral Scientist, 45(5), 887–900. https://doi.org/10.1177/0002764202045005009
Prajarto, N 2008, “Efektivitas Publisitas Menilai Reputasi Institusi”, Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.6, No.1, April 2008, hlm 75-81.
Simon, B., & Klandermans, B. (2001). Politicized collective identity: A social psychological analysis. American Psychologist, 56(4), 319–331. https://doi.org/10.1037/0003-066X.56.4.319
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Nur Dzakiyah, Pendy Wijanarko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a