QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim
<p>E-ISSN 2987-713X P-ISSN 3025-5163 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat yang mengikuti kebijakan double blind review. Artikel ilmiah dalam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinil, gagasan konseptual, dan kajian mutakhir dalam lingkup; Ilmu Pendidikan, Ekonomi Islam, Manajemen, Studi Agama, Filsafat, Hukum dan penelitian yang relevan.</p>Yayasan pendidikan dzurriyatul Quranen-USQOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora3025-5163<p><a title="cc by sa 4.0" href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</a></p>Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5564
<p><em>Penelitian kuantitatif ini, yang menggunakan desain survei, secara khusus menyelidiki hubungan sebab-akibat antara disiplin kerja dan pengawasan manajerial terhadap tingkat kinerja karyawan di Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, di mana populasi penelitian terdiri dari 128 pegawai tetap dengan sampel representatif sebanyak 97 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin untuk memastikan generalisasi yang akurat; pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur, pengamatan langsung terhadap dinamika kerja sehari-hari, dan pengumpulan informasi dari arsip dokumen internal, sedangkan pengolahan data mencakup serangkaian uji pendahuluan seperti validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran, verifikasi asumsi regresi klasik (normalitas distribusi residu, tidak adanya multikolinearitas, dan homogenitas varians), diikuti oleh analisis inti yang terdiri dari model regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji parsial menggunakan uji t dan uji simultan menggunakan uji F—menghasilkan temuan bahwa disiplin kerja secara individual memberikan kontribusi positif dan signifikan secara statistik (nilai t yang dihitung sebesar 3,791 lebih besar dari nilai t kritis sebesar 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,000), demikian pula pengawasan (nilai t yang dihitung sebesar 3,348, lebih besar dari nilai t kritis sebesar 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,001), dan secara kolektif, keduanya memiliki efek yang kuat (nilai F yang dihitung sebesar 26,703 dengan tingkat signifikansi 0,000, menjelaskan 36,2 persen variasi melalui nilai R-kuadrat sebesar 0,362) —dengan demikian, implikasi praktisnya menekankan perlunya strategi terpadu berupa penguatan budaya disiplin yang konsisten yang bersinergi dengan mekanisme pengawasan yang efektif untuk mendorong peningkatan kinerja pegawai yang berkelanjutan di sektor publik</em></p>Bintang Try Anastasya ManaluNandangRengga Madya Pranata
Copyright (c) 2026 Bintang Try Anastasya Manalu, Nandang, Rengga Madya Pranata
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-012026-05-014311710.61104/jq.v4i3.5564Efek Jera Pemidanaan Terhadap Pelaku KDRT
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5561
<p>Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan tindak pidana yang masih sering terjadi di Indonesia dan berkaitan erat dengan pelanggaran hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemidanaan dalam memberikan efek jera terhadap pelaku KDRT. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, dengan fokus pada Putusan Nomor 544/Pid.Sus/2024/PN.TJK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana penjara yang dijatuhkan belum sepenuhnya efektif dalam memberikan efek jera, terutama karena adanya kekerasan yang dilakukan secara berulang serta dampak fisik dan psikologis yang dialami korban. Pidana yang relatif ringan dinilai belum mencerminkan prinsip proporsionalitas dan tujuan pemidanaan, khususnya dalam aspek pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui integrasi antara sanksi pidana, rehabilitasi pelaku, serta perlindungan korban guna mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana KDRT di masa mendatang.</p>Dioni WuantikaNabila Zatadini
Copyright (c) 2026 Dioni Wuantika, Nabila Zatadini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243182410.61104/jq.v4i3.5561Analisis Penyelesaian Pelanggaran Hukum Melalui Restorative Justice Berbasis Mediasi Adat Di Kelurahan Padang Serai
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5608
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis pelanggaran hukum yang diselesaikan melalui mediasi adat, mekanisme penyelesaian perkara, serta efektivitas dan hambatan penerapannya di Kelurahan Padang Serai, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, aparat kelurahan, dan Bhabinkamtibmas, serta didukung oleh studi dokumentasi dan peraturan perundang-undangan terkait. </em><em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran yang diselesaikan melalui mediasi adat umumnya termasuk dalam kategori dapek salah, seperti cempalo tangan, cempalo mulut, dan cempalo mato. Proses penyelesaian dilakukan melalui tahapan pengaduan, pemanggilan para pihak, musyawarah adat yang dipimpin oleh Ketua Adat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan aparat keamanan, hingga tercapainya kesepakatan berupa permintaan maaf, ganti kerugian, atau denda adat. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk tertulis sebagai legitimasi hasil musyawarah. Penerapan mediasi adat terbukti efektif dalam menyelesaikan konflik sosial karena mampu memulihkan hubungan antarwarga dan menjaga keharmonisan masyarakat. Mekanisme ini juga mencerminkan prinsip restorative justice yang berorientasi pada pemulihan, bukan pembalasan. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan berupa perubahan nilai sosial masyarakat, lemahnya administrasi dokumentasi, serta belum optimalnya integrasi antara hukum adat dan hukum positif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan dan sinergi normatif agar mediasi adat dapat berfungsi lebih optimal dalam sistem hukum nasional.</em></p>Najwa Renanda LheviolaRina iswaniNabilla Tiffany DwinovBagas Prithajaya PutraMardhatillah
Copyright (c) 2026 Najwa Renanda Lheviola, Rina iswani, Nabilla Tiffany Dwinov, Bagas Prithajaya Putra, Mardhatillah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243253510.61104/jq.v4i3.5608Pendekatan Diversi Dalam Kasus Tawuran Anak Yang Dipicu Oleh Mabuk Alkohol
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5488
<p>Dalam kasus tawuran anak yang disebabkan oleh konsumsi alkohol, serta pertanggungjawaban pidana anak dari perspektif hukum positif di Indonesia, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi tawuran anak yang mabuk alkohol, seperti faktor sosial, keluarga, dan lingkungan. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dikaji dengan yuridis normatif dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa diversi adalah metode penting untuk menyelesaikan kasus anak dengan menerapkan keadilan restoratif, yang berarti mengembalikan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Setiap tahap peradilan pidana anak harus diperbarui. Ini tidak berlaku untuk pelanggaran yang telah dilakukan satu kali lagi, serta untuk pelanggaran dengan ancaman yang telah berlangsung selama 7 (tujuh) tahun. Namun demikian, masih ada masalah normatif dan praktis yang terkait dengan penerapan diversi. Ini termasuk kemungkinan pelanggaran prinsip praduga tidak bersalah dan cakupan perkara yang terbatas. Anak-anak dapat dimintai pertanggungjawaban dalam hal pertanggungjawaban pidana karena kondisi psikologis mereka dan tingkat kedewasaan mereka. Akibatnya, sanksi yang diberikan lebih ringan dan mendidik. Oleh karena itu, prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan pendekatan rehabilitatif harus menjadi pilar utama dalam menangani masalah anak.</p>Sawia Hasan
Copyright (c) 2026 Sawia Hasan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243364410.61104/jq.v4i3.5488Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII Di UPT SMPN 13 Gresik Ujungpangkah
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5646
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII di UPT SMPN 13 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatori. Data status sosial ekonomi orang tua diperoleh melalui kuesioner yang mencakup indikator pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, dan pendapatan orang tua, sedangkan data prestasi belajar siswa diperoleh melalui dokumentasi nilai raport. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. hasil analisis outer model menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, hasil analisis inner model menunjukkan bahwa status sosial ekonomi orang tua hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi prestasi belajar siswa. Hasil uji hipotesis melalui bootstrapping menunjukkan bahwa pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, dan pendapatan orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa tidak hanya ditentukan oleh kondisi sosial ekonomi orang tua, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi belajar, kemandirian siswa, dan lingkungan sekolah. Oleh karena itu upaya peningkatan prestasi belajar siswa perlu difokuskan pada penguatan faktor internal siswa serta peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.</p>Nur IzzahMoh. Syafi’i
Copyright (c) 2026 Nur Izzah, Moh. Syafi’i
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243596810.61104/jq.v4i3.5646Cultural Representation in the L'Oréal Paris Advertisement "Nous le valons bien"
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5658
<p><em>The expansion of digital media has transformed advertising into a medium that constructs cultural meanings and social values beyond its promotional function. This study aims to analyze cultural representation in the L’Oréal Paris 2024 advertisement “Nous le valons bien”, focusing on how meaning is constructed through visual and verbal elements. The research applies a qualitative descriptive method using a constructionist approach. The data source is a 40 second advertisement video obtained from the official YouTube platform, with scenes and sequences as the unit of analysis. The findings reveal that representation operates through reflective, intentional, and constructionist approaches. While the advertisement reflects multicultural diversity and communicates empowerment, the constructionist approach dominates by actively producing meanings of inclusive beauty, contemporary feminism, and global identity. In conclusion, the advertisement functions as a cultural text that not only reflects but also shapes social reality, contributing to cultural studies and language learning.</em></p>Nurfebry Salsabila IsdiansyahDiah Vitri Widayanti
Copyright (c) 2026 Nurfebry Salsabila Isdiansyah, Diah Vitri Widayanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243697910.61104/jq.v4i3.5658Latihan Plyometric Model Circuit Training Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Atlet Basket Di UPTD SMPN 1 Kamal Bangkalan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5660
<p>Power otot tungkai merupakan komponen kondisi fisik yang sangat penting dalam olahraga bola basket karena berkaitan dengan kemampuan melompat, melakukan rebound, dan melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric dengan model circuit training terhadap peningkatan power otot tungkai atlet bola basket. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pretest–posttest control group design. Populasi penelitian adalah atlet bola basket putri ekstrakurikuler di UPTD SMP Negeri 1 Kamal dengan jumlah 20 atlet yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes vertical jump untuk mengukur power otot tungkai. Data dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan latihan plyometric model circuit training terhadap peningkatan vertical jump atlet bola basket. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan plyometric model circuit training efektif dalam meningkatkan power otot tungkai atlet bola basket.</p>Alif Rafi Nugraha PutraSupriatna Supriatna
Copyright (c) 2026 Alif Rafi Nugraha Putra, Supriatna Supriatna
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243808710.61104/jq.v4i3.5660Dinamika Interaksi antara Pemimpin Transformasional dan Karyawan Generasi Z dalam Membangun Loyalitas di Lingkungan Startup
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5633
<p>Studi ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran kepemimpinan transformasional dalam membangun loyalitas di antara karyawan Generasi Z di perusahaan rintisan selama era transformasi digital. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi dinamika hubungan antara pemimpin dan karyawan dalam konteks lingkungan kerja yang serba cepat, fleksibel, dan penuh tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dapat menciptakan hubungan kerja yang lebih bermakna dengan memberikan visi, motivasi, dan perhatian terhadap kebutuhan individu karyawan. Loyalitas karyawan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor struktural organisasi tetapi juga oleh aspek psikologis seperti keterlibatan karyawan dan kepuasan kerja, yang terbentuk melalui interaksi yang autentik dan suportif. Lebih lanjut, kesejahteraan di tempat kerja merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas emosional dan komitmen karyawan. Namun, risiko burnout yang tinggi di lingkungan perusahaan rintisan merupakan tantangan utama yang dapat melemahkan pengaruh positif kepemimpinan terhadap loyalitas. Temuan juga mengungkapkan bahwa Generasi Z mengharapkan gaya kepemimpinan yang lebih partisipatif, komunikatif, dan fleksibel dalam organisasi. Oleh karena itu, pendekatan kepemimpinan adaptif yang berorientasi pada kesejahteraan karyawan dibutuhkan secara holistik. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya pemahaman tentang perilaku modern dan memberikan dasar bagi perusahaan rintisan dalam merancang strategi kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan loyalitas dan keberlanjutan organisasi</p>Nadziratul UlyaYuniar Mughayyirah Neng Dyah Surya Pratama Dewi Yanti Janna Aulia Pulung Sari
Copyright (c) 2026 Nadziratul Ulya, Yuniar Mughayyirah , Neng Dyah Surya Pratama , Dewi Yanti , Janna Aulia Pulung Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-0243455810.61104/jq.v4i3.5633Life Skill Activities To Increase The Independence Of Early Childhood
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5661
<p><em>This Systematic Literature Review (SLR) explores the impact of life skill activities on increasing independence in early childhood. The review aims to synthesize current research findings to answer three main questions: (1) Do life skill activities significantly enhance independence among young children? (2) Who are the key stakeholders involved in implementing life skill activities? (3) What are the challenges in implementing life skill activities in early childhood education? The SLR was conducted by systematically searching five major databases-Scopus, ScienceDirect, Wiley, JSTOR, and Mendeley-using relevant keywords. Inclusion criteria focused on peer-reviewed articles from the last ten years, involving children aged 5-6 years in both formal and non-formal early childhood education settings. After a rigorous screening process, ten studies were included for thematic analysis. The findings indicate that well-designed life skill activities play a significant role in fostering independence in early childhood, particularly in areas such as self-care, decision-making, and social-emotional skills. The review also highlights the importance of collaboration between teachers and parents in supporting these activities. However, gaps remain in terms of standardized implementation methods and limited parental involvement. In conclusion, life skill activities are essential for developing independence in early childhood, but further research and practical guidelines are needed to optimize their implementation in diverse educational contexts.</em></p>Widya FiamitaHadiqotul LulukHena Dian Ayu
Copyright (c) 2026 Widya Fiamita, Hadiqotul Luluk, Hena Dian Ayu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-02438810210.61104/jq.v4i3.5661Upaya Pustakawan Dalam Mendorong Minat Kunjung Pemustaka Di Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Provinsi Jambi
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5667
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tugas dan fungsi utama pustakawan, mengidentifikasi upaya yang dilakukan pustakawan untuk mendorong minat pengunjung, dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi pustakawan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pustakawan dan pengguna perpustakaan yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pustakawan telah melaksanakan tugas dan fungsi utamanya sesuai dengan peraturan yang berlaku, meskipun implementasinya belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam inovasi layanan berbasis teknologi; (2) upaya pustakawan meliputi promosi dan kerja sama dengan lembaga pendidikan, peningkatan kualitas layanan, penyelenggaraan kegiatan literasi, dan pengembangan layanan inovatif seperti perpustakaan keliling; dan (3) faktor pendukung meliputi layanan pustakawan yang ramah dan responsif, fasilitas yang nyaman, dan dukungan dari lembaga pendidikan, sedangkan faktor penghambat meliputi anggaran yang terbatas, sumber daya manusia, koleksi yang ketinggalan zaman, dan promosi yang kurang optimal. Studi ini merekomendasikan penguatan strategi promosi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penyediaan dukungan anggaran yang lebih memadai untuk meningkatkan minat pengunjung secara berkelanjutan</em><em>.</em></p>Siska Okta RamadaniDenny DenmarAgus Lestari
Copyright (c) 2026 Siska Okta Ramadani, Denny Denmar, Agus Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024310311510.61104/jq.v4i3.5667Perlindungan Hukum Debitur Korporasi Solven Perkara Kepailitan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5689
<p><em>Mekanisme pembuktian sederhana (summiere behandeling) sebagaimana yang diatur dalam Pasal 8 ayat (4) jo. Pasal 2 ayat (1) Undang-undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU hanya mensyaratkan pemenuhan dua syarat formal: Minimal dua kreditur dan satu utang yang telah jatuh tempo, tanpa mewajibkan pengujian kondisi insolvensi debitur. Konstruksi normatif yang minimalis ini dalam praktiknya membuka celah struktural yang memungkinkan penjatuhan putusan pailit terhadap korporasi yang secara finansial masih dalam kondisi solven, sebagaimana tercermin dalam putusan Pengadilan Niaga. Penelitian ini mengkaji dua hal: pertama, kegagalan konstruksi normatif Pasal 8 ayat (4) jo. Pasal 2 ayat (1) UUK-PKPU dalam memberikan perlindungan hukum bagi debitur korporasi solven secara finansial; kedua, model perlindungan hukum preventif yang ideal bagi debitur korporasi yang solven dalam sistem kepailitan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan socio-legal yang mengintegrasikan analisis normatif terhadap ketentuan UUK-PKPU dengan analisis empiris terhadap Putusan di dua yurisdiksi pengadilan yaitu pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan Pengadilan Niaga Medan. Analisis dilandasi dengan teori Perlindungan hukum, teori keadilan substantif dan teori Sociological Jurisprudence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan summiere behandeling secara konsisten dilakukan tanpa solvency assessment terhadap kondisi finansial debitur korporasi sehingga tidak memberikan keadilan substantif bagi debitur korporasi yang solven, karena majelis hakim bertumpu pada pemenuhan syarat formal dalam rumusan UUK-PKPU. Berdasarkan penemuan tersebut, Penelitian ini menawarkan rekonstruksi normatif berupa Good Faith Solvency Protection Model sebagai mekanisme perlindungan hukum preventif yang diintegrasikan ke dalam Pasal 8 ayat (4) jo. Pasal 2 ayat (1) UUK-PKPU, sebagai bentuk kontribusi pembaruan sistem kepailitan Indonesia yang lebih mencerminkan keadilan substantif.</em></p>Novi AntryKusroh Lailiyah
Copyright (c) 2026 Novi Antry, Kusroh Lailiyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024311613510.61104/jq.v4i3.5689Analisis Perencanaan Laba Pada UMKM Bakakak Ayam Kampung M.Ocid Karawang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5698
<p>UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid Karawang merupakan usaha kuliner tradisional yang memiliki tingkat penjualan tinggi Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui, menghitung, dan menjelaskan total penjualan, (2) menghitung biaya produksi, (3) menghitung Break Even Point (BEP) dalam rupiah dan unit, serta (4) menghitung target laba pada UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder yang diperoleh dari pemilik usaha selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume penjualan UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid selama tahun 2024 adalah sebesar 45.150 ekor dengan harga jual Rp 80.000 per ekor, sehingga total penjualan mencapai Rp 3.612.000.000. Total biaya variabel tercatat sebesar Rp 2.262.547.500 dan total biaya tetap sebesar Rp 343.219.500. Berdasarkan perhitungan tersebut diperoleh biaya variabel rata-rata sekitar Rp 50.000 per ekor dan margin kontribusi sebesar Rp 30.000 per ekor. Hasil perhitungan Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa titik impas usaha tercapai pada tingkat penjualan sebesar 11.440 ekor atau setara dengan Rp 915.252.000. Dengan tingkat penjualan sebesar 45.150 ekor, UMKM Bakakak Ayam Kampung M. Ocid berada jauh di atas titik impas, sehingga usaha dinilai layak dan menguntungkan. Hasil perhitungan target laba menunjukkan bahwa usaha ini mampu menghasilkan laba yang signifikan setelah menutupi seluruh biaya tetap dan biaya variabel. </p>Chantika JulianaSanti Pertiwi Hari
Copyright (c) 2026 Chantika Juliana, Santi Pertiwi Hari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024313614310.61104/jq.v4i3.5698Filsafat Pendidikan Islam berbasis Nilai-nilai Pesantren
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5707
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi filosofis nilai-nilai pesantren dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, mengidentifikasi relevansi nilai-nilai inti pesantren dalam penguatan karakter religius, serta merumuskan model konseptual integrasinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui analisis konseptual terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan filsafat pendidikan Islam dan tradisi pesantren. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren memiliki landasan filosofis yang kokoh, baik secara ontologis, epistemologis, maupun aksiologis, sehingga mampu menjadi fondasi dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Nilai-nilai utama seperti keikhlasan, kemandirian, kedisiplinan, ta’dzim, dan kesederhanaan memiliki relevansi yang tinggi serta adaptif terhadap dinamika dan tantangan pendidikan modern. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui model konseptual yang sistematis dan aplikatif, meliputi penguatan kurikulum berbasis nilai, pembiasaan budaya sekolah, serta keteladanan pendidik sebagai figur sentral dalam proses internalisasi nilai. Dengan demikian, nilai-nilai pesantren memiliki potensi strategis sebagai basis pengembangan karakter religius dalam sistem pendidikan kontemporer</p>SuratmanMuhammad AndiIyayu AmaliaRuslanMuslimin
Copyright (c) 2026 Suratman, Muhammad Andi, Iyayu Amalia, Ruslan, Muslimin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024314415310.61104/jq.v4i3.5707Konstruksi Keyakinan terhadap Kemampuan Diri Siswa Rohis melalui Latihan Dasar Kepemimpinan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5735
<p><span class="_aupe copyable-text xkrh14z">Penelitian dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya dalam berpendapat, menerima tanggung jawab, dan tampil aktif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Rohis membangun keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya di SMAN 7 Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian didapatkan dari sumber primer dan sekunder yakni kepala sekolah, guru, pembina rohis, panitia LDK, peserta LDK, serta dokumentasi pendukung. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah model Miles and Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LDK Rohis mampu menumbuhkan keyakinan siswa terhadap kemampuannya secara bertahap, terlihat dari keberanian menyampaikan pendapat, kesediaan menerima amanah organisasi, kemampuan bekerja sama, partisipasi aktif dalam kegiatan Rohis, serta kesiapan memimpin kegiatan kelompok. </span></p>Aninda Putri RiyantiIndah Muliati
Copyright (c) 2026 Aninda Putri Riyanti, Indah Muliati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024315416110.61104/jq.v4i3.5735Efektifitas Pelaksanaan Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Narkotika Jenis Sabu Dikabupaten Lampung Timur
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5729
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika jenis sabu di Kabupaten Lampung Timur. Permasalahan penyalahgunaan narkotika merupakan isu multidimensional yang berdampak pada aspek kesehatan, sosial, dan penegakan hukum. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 telah menegaskan bahwa penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial sebagai upaya pemulihan. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan rehabilitasi belum berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan sosiologis, serta dianalisis menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas rehabilitasi masih terhambat oleh beberapa faktor, yaitu ketidakkonsistenan penerapan hukum, kurangnya koordinasi antar aparat penegak hukum, keterbatasan sarana dan fasilitas, rendahnya kesadaran masyarakat, serta budaya hukum yang masih berorientasi represif. Selain itu, faktor ekonomi dan dukungan keluarga juga turut memengaruhi keberhasilan proses rehabilitasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif melalui peningkatan kapasitas aparat, penyediaan fasilitas, penguatan koordinasi antar lembaga, serta perubahan paradigma masyarakat agar rehabilitasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.</p>Ratih NurleniSugeng Dwiono
Copyright (c) 2026 Ratih Nurleni, Sugeng Dwiono
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024316217510.61104/jq.v4i3.5729Pengaruh Academic Resilience Dan Mindfulness Terhadap Academic Stress Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Medan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5849
<p style="font-weight: 400;"><em>Academic stress merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran di sekolah kejuruan, khususnya pada mata pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan. Kondisi ini perlu diatasi melalui kemampuan academic resilience dan mindfulness yang diyakini mampu membantu siswa mengelola tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh academic resilience dan mindfulness terhadap academic stress pada mata pelajaran Dasar-Dasar Kejuruan siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 139 siswa kelas X Akuntansi, dengan sampel sebanyak 79 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas menggunakan korelasi Product Moment dan reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial academic resilience berpengaruh negatif dan signifikan terhadap academic stress dengan nilai t hitung -5,616 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Mindfulness juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap academic stress dengan nilai t hitung -3,438 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, academic resilience dan mindfulness berpengaruh signifikan terhadap academic stress dengan nilai F hitung 60,916 > 3,11. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,606 menunjukkan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 60,6% terhadap academic stress siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan academic resilience dan mindfulness dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan tingkat academic stress siswa.</em></p>Fannya Regina PutriUlfa NurhayaniAndri ZainalPasca Dwi PutraRini Herliani
Copyright (c) 2026 Fannya Regina Putri, Ulfa Nurhayani, Andri Zainal, Pasca Dwi Putra, Rini Herliani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-022026-05-024317618710.61104/jq.v4i3.5849Implementasi Manajemen Dakwah Terpadu dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5946
<p>Kesadaran sosial masyarakat pedesaan masih tergolong rendah karena lemahnya perencanaan dakwah yang terstruktur dan minimnya pelibatan komunitas dalam aktivitas keagamaan. Dakwah terpadu menjadi pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen dakwah terpadu dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat di Desa Sungai Ambat, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah mulai terarah dengan mengintegrasikan program sosial berbasis komunitas, seperti kerja bakti, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga, yang berdampak pada meningkatnya partisipasi warga, keterlibatan generasi muda, serta peran sosial masjid yang semakin kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa dakwah terpadu dapat menjadi model strategis dalam membangun kesadaran sosial secara kolaboratif di masyarakat pedesaan</p>Siti Fatimah
Copyright (c) 2026 Siti Fatimah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044318819710.61104/jq.v4i3.5946Sinergi Kesiapan Guru dan Media Digital Interaktif dalam Menerapkan Manajemen Kelas Inovatif di Era Digital
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5947
<p><em>Kemajuan teknologi digital telah mendorong terjadinya transformasi signifikan dalam praktik manajemen kelas. Guru dituntut untuk siap secara kompetensi dalam mengelola pembelajaran yang berbasis teknologi, serta mampu mengoptimalkan media digital interaktif sebagai bagian integral dari strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual hubungan antara kesiapan guru dan pemanfaatan media digital interaktif dalam menerapkan manajemen kelas inovatif di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari jurnal internasional bereputasi dan literatur ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru yang memiliki literasi digital, sikap reflektif, dan pengalaman mengajar yang kuat lebih mampu memanfaatkan media digital untuk menciptakan kelas yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Media digital terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar, serta mendukung proses evaluasi formatif secara efisien. Kesimpulannya, sinergi antara kesiapan guru dan pemanfaatan media digital menjadi kunci utama keberhasilan manajemen kelas inovatif berbasis teknologi, yang menuntut dukungan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan, kebijakan inklusif, dan desain pembelajaran yang kontekstual</em></p>Rohana
Copyright (c) 2026 Rohana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044319820810.61104/jq.v4i3.5947EFL Learners' Common Grammar Errors in Online Writing Platforms
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5948
<p><em>Penelitian ini menyelidiki kesalahan tata bahasa yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa Indonesia dalam penulisan bahasa Inggris dengan menggunakan Grammarly sebagai alat diagnostik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori tata bahasa mana yang paling bermasalah bagi pembelajar serta memberikan wawasan pedagogis untuk pengajaran tata bahasa di kelas TEFL. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan kuesioner daring dan tugas menulis yang dikumpulkan oleh 20 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Permasalahan tata bahasa dianalisis berdasarkan umpan balik dari Grammarly dalam tujuh kategori utama: artikel, tenses (waktu), kesesuaian subjek dan kata kerja, preposisi, struktur kalimat, kata ganti, dan tanda baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan artikel merupakan yang paling sering terjadi, diikuti oleh kesalahan tenses dan tanda baca. Temuan ini mengonfirmasi penelitian sebelumnya mengenai pengaruh interferensi bahasa pertama (L1) serta ketiadaan padanan artikel dalam Bahasa Indonesia. Penelitian ini mendukung relevansi teori Interlanguage dan Analisis Kesalahan dalam memahami kesulitan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Integrasi alat umpan balik digital seperti Grammarly terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran pembelajar terhadap penggunaan tata bahasa, meskipun tindak lanjut pedagogis tetap diperlukan. Penelitian ini merekomendasikan pengajaran tata bahasa yang lebih terfokus sesuai kebutuhan pembelajar Indonesia serta penelitian lanjutan yang membandingkan umpan balik otomatis dan manusia.</em></p>Susilawati
Copyright (c) 2026 Susilawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044320921910.61104/jq.v4i3.5948Manajemen Strategis Pendidikan Islam dalam Menghadapi Era Digital di MAN 1 Way Kanan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5903
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen strategis pendidikan Islam dalam menghadapi era digital serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di MAN 1 Way Kanan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen strategis telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan berbasis digital telah terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, pengorganisasian didukung oleh pembentukan tim IT, serta pelaksanaan ditandai dengan pemanfaatan berbagai platform digital dalam pembelajaran. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan belum meratanya kompetensi digital guru. Evaluasi dilakukan secara berkala, meskipun belum sepenuhnya berbasis sistem digital terintegrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh kesiapan manajemen, kompetensi SDM, dan dukungan infrastruktur.</p>Asep KusmawanAnton ApriadiFarid Fauzan SubhkiRuslaini
Copyright (c) 2026 Asep Kusmawan, Anton Apriadi, Farid Fauzan Subhki, Ruslaini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044323324110.61104/jq.v4i3.5903Peran Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis: Systematic Literature Review
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5862
<p>Penelitian ini difokuskan pada penelusuran kontribusi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam konteks pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, sekaligus mengevaluasi sejauh mana penerapan AI dinilai efektif dengan merujuk pada berbagai hasil studi terdahulu. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR), yang dilaksanakan melalui serangkaian prosedur terstruktur, mulai dari penyusunan pertanyaan penelitian, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, perancangan strategi penelusuran literatur, proses penyaringan studi, pengodean data, evaluasi kualitas, hingga tahap pengintegrasian temuan. Data dikumpulkan dari Google Scholar, ResearchGate, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif, interaktif, serta personal, sebagai alat bantu bagi siswa untuk memahami konsep matematika yang abstrak, memberikan tanggapan ataupun umpan balik dengan mode <em>real-time</em>, serta mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar. Dalam aspek berpikir kritis, AI berkontribusi pada peningkatan kemampuan analisis, evaluasi, inferensi, dan pemecahan masalah. Namun demikian, hasil penelitian belum sepenuhnya konsisten, karena beberapa studi menunjukkan bahwa AI tidak memberikan pengaruh yang signifikan dan berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak didorong oleh strategi pembelajaran yang tepat atau sesuai. Oleh karena itu, AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan kemampuan berpikir kritis siswa, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada desain pembelajaran dan peran guru dalam mengarahkan penggunaannya agar tetap mendorong proses berpikir aktif. Dengan demikian, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pendekatan pedagogis, serta penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan implementasi AI dalam berbagai konteks pembelajaran.</p>Ni Wayan JillyGusti Putu SudiartaGede SuwekenGusti Ayu MahayuktiNi Made Sri Mertasari
Copyright (c) 2026 Ni Wayan Jilly, Gusti Putu Sudiarta, Gede Suweken, Gusti Ayu Mahayukti, Ni Made Sri Mertasari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044324226010.61104/jq.v4i3.5862The Effect Of Word Search Puzzles Game On Students' Vocabulary Mastery Of Grade Xi At SMA Negeri 7 Tanjung Balai 2025/2026 Academic Year
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5919
<p>This research purposed to find the effect of Word Search Puzzles Game on <br />students‟ vocabulary mastery of grade XI at SMA Negeri 7 Tanjung Balai <br />2025/2026 Academic Year. This research was conducted with an experimental <br />design into pre-test, treatment, and post-test. This research focused on students <br /><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Permainan Teka-teki Cari Kata terhadap penguasaan kosakata siswa kelas XI di SMA Negeri 7 Tanjung Balai pada Tahun Ajaran. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan eksperimental yang terdiri dari pra-tes, perlakuan, dan pasca-tes. Penelitian ini berfokus pada siswa dari kelas XI-1 dan XI-2 di SMA Negeri 7 Tanjung Balai yang berjumlah 66 siswa, yang dipilih melalui pengambilan sampel acak. Tes pilihan ganda digunakan untuk mengumpulkan data. Skor pra-tes dilakukan sebelum pemberian perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen adalah 70,75 pada pra-tes dan 86,96 pada pasca-tes, sedangkan skor rata-rata kelompok kontrol adalah 65,00 pada pra-tes dan 83,63 pada pasca-tes. Analisis statistik menggunakan uji t dengan derajat kebebasan (df) 64 pada tingkat signifikansi 0,05 di mana nilai t tabel adalah 1,669. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t lebih besar dari nilai t tabel, yaitu 2,0625 > 1,669 pada tingkat signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan (df) 64. Hal ini berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak.</em></p>Rizki Isnaini IsnainiDian Anggraini Harahap
Copyright (c) 2026 Rizki Isnaini Isnaini, Dian Anggraini Harahap
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044326127210.61104/jq.v4i3.5919Pengembangan E-Modul Dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Dalam Meningkatkan Literasi Matematika Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5905
<p>Kemampuan siswa tingkat SMP dalam memahami dan menggunakan konsep literasi matematika masih berada pada level yang belum optimal, terutama ketika berhadapan dengan topik persamaan garis lurus. Selain itu, materi pembelajaran yang tersedia saat ini belum dirancang secara maksimal untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Atas dasar permasalahan tersebut, studi ini diarahkan pada perancangan sebuah e-modul yang mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi literasi matematika peserta didik. Studi ini dikategorikan sebagai penelitian pengembangan (<em>Research and Development</em>) yang mengadopsi kerangka kerja ADDIE, sementara pada fase penerapannya digunakan rancangan eksperimen <em>one-group pretest–posttest</em>. Penelitian ini melibatkan 35 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Denpasar sebagai subjek kajian. E-modul yang dirancang dalam penelitian ini dikembangkan dengan ciri mendukung pembelajaran mandiri, bersifat komprehensif, tidak bergantung pada sumber lain, fleksibel terhadap kebutuhan pengguna, serta mudah dioperasikan. Penyajiannya dikemas secara interaktif dan kontekstual, disusun secara runtut melalui tahapan memahami konsep, menerapkan, hingga melakukan refleksi. Validasi produk dilakukan oleh pakar konten dan desain menggunakan instrumen LORI, menghasilkan skor rata-rata 4,35 pada komponen materi dan 4,31 pada komponen media, yang mengindikasikan tingkat kelayakan sangat tinggi. Pengujian efektivitas memperlihatkan adanya perbedaan bermakna pada kemampuan literasi matematika siswa antara kondisi awal dan setelah pemanfaatan e-modul, ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05). Selain itu, perolehan skor N-Gain sebesar 0,62 mengindikasikan peningkatan pada tingkat sedang. Dengan demikian, e-modul dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa pada materi persamaan garis lurus.</p>Ni Putu Dinda Asoka WatiI Gusti Putu SudiartaI Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Copyright (c) 2026 Ni Putu Dinda Asoka Wati, I Gusti Putu Sudiarta, I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044327328610.61104/jq.v4i3.5905Konseling Islam Sebagai Pendekatan Peningkatan Kesehatan Mental Remaja di Madrasah Aliyah: Systematic Literature Review
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5922
<p>Kesehatan mental remaja di Madrasah Aliyah merupakan permasalahan mendesak yang memerlukan pendekatan intervensi berbasis nilai-nilai keislaman yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti-bukti empiris mengenai implementasi dan efektivitas konseling Islam dalam menangani problematika kesehatan mental remaja di Madrasah Aliyah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada enam basis data ilmiah (Google Scholar, DOAJ, SINTA, Scopus, ERIC, EBSCO) dan menghasilkan 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 16 artikel jurnal nasional terindeks SINTA 1-2 dan 12 artikel internasional terindeks Scopus, yang diterbitkan pada periode 2019-2024. Hasil thematic synthesis mengidentifikasi tujuh tema utama: (1) tingginya prevalensi masalah kesehatan mental pada siswa Madrasah Aliyah pasca pandemi; (2) superioritas konseling Islam integratif dibandingkan konseling konvensional dalam menurunkan kecemasan dan depresi; (3) efektivitas ibadah praktis (dzikir, tilawah Al-Qur'an, shalat) sebagai modalitas terapeutik berbasis neurosains spiritual; (4) kesenjangan kompetensi konselor dalam penerapan konseling Islam secara terstruktur; (5) keunggulan Islamic group counseling sebagai intervensi cost-effective; (6) peran krusial keterlibatan keluarga dalam keberhasilan program konseling; dan (7) perlunya model konseling Islam yang terintegrasi dan berbasis bukti untuk konteks madrasah. Penelitian ini menghasilkan Model Konseling Islam Integratif untuk Madrasah Aliyah (MKIMA) yang terdiri atas empat komponen: asesmen holistik-Islami, intervensi terapeutik integratif, pemberdayaan lingkungan, dan evaluasi berbasis outcome. Temuan ini memberikan implikasi signifikan bagi pengembangan kurikulum BKPI, standar kompetensi konselor madrasah, dan kebijakan layanan bimbingan konseling berbasis nilai Islam di Indonesia.</p>Nurul Jami’ahRista AulinSelinda TrianaSukma
Copyright (c) 2026 Nurul Jami’ah, Rista Aulin, Selinda Triana, Sukma
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044328729810.61104/jq.v4i3.5922Analisis Konflik Tradisi dan Pelanggaran Moralitas dalam Narasi Sewu Dino Karya SimpleMan: Kajian Sosiologi Sastra
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5935
<p>Penelitian ini menganalisis representasi konflik tradisi dan pelanggaran moralitas dalam narasi Sewu Dino karya SimpleMan melalui pendekatan sosiologi sastra. Dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif dan kerangka homologi struktural Goldmann, penelitian ini mengkaji bagaimana tradisi Jawa berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial dan legitimasi moral dalam teks. Temuan penelitian menunjukkan terdapat tiga lapisan konflik tradisi, yaitu antara tokoh utama dengan sistem kepercayaan lokal, antara nilai modern dengan adat istiadat, dan konflik batin tokoh. Narasi membangun moralitas berbasis dualisme sakral-profan di mana hukuman supranatural menjadi metafora sanksi kolektif. Dimensi gender juga menonjol, dengan tokoh perempuan diposisikan paling rentan terhadap sanksi tradisi. Fungsi sosial narasi ini bersifat ganda, yakni memperkuat pemertahanan nilai tradisi sekaligus membuka ruang negosiasi kritis. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi sosiologi sastra Indonesia dengan membuktikan bahwa sastra horor populer berbasis tradisi lokal menyimpan diskursus sosiologis yang signifikan tentang relasi sastra, tradisi, dan moralitas dalam masyarakat Jawa kontemporer.</p>Laila AlmiraDunkha SuhairiAshri Aprilia SyahputriMutia HaelaniSri Kurnia Hastuti Sebayang
Copyright (c) 2026 Laila Almira, Dunkha Suhairi, Ashri Aprilia Syahputri, Mutia Haelani, Sri Kurnia Hastuti Sebayang
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-042026-05-044329930710.61104/jq.v4i3.5935Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kebahagiaan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5575
<p><em>Dalam Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, pengujian empiris terhadap lingkungan kerja dan kebahagiaan terhadap kinerja pegawai menjadi fokus utama studi ini. Khususnya, data dari 97 responden dikumpulkan via instrumen survei dan diolah melalui SPSS (meliputi skrining validitas-reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi berganda, serta R²) mengungkap pola pengaruh yang mencolok. Secara parsial, elemen lingkungan kerja seperti tata letak ruang dan sarana pendukung tidak menunjukkan korelasi signifikan dengan kinerja pegawai, persepsi responden justru memandangnya sebagai prasyarat operasional biasa yang telah terpenuhi. Sebaliknya, aspek kebahagiaan psikologis di tempat kerja terbukti mendorong peningkatan kinerja secara nyata dan kuat, menjadikannya pendorong primer di balik produktivitas. </em><em>Bersama-sama, keduanya menjelaskan koefisien determinasi 55,8% variansi dalam kinerja pegawai, sementara 44,2% sisanya diatribusikan pada variabel eksternal di luar kerangka model. Temuan ini, yang bersumber dari analisis kuantitatif ketat, menggarisbawahi urgensi bagi organisasi untuk memprioritaskan dimensi emosional misalnya, melalui penguatan budaya apresiatif dan dukungan kenyamanan jiwa daripada sekadar optimalisasi infrastruktur fisik. Pendekatan semacam itu diharapkan mempertahankan momentum produktivitas pegawai secara berkelanjutan. Pemahaman faktor-faktor ini punya implikasi strategis luas bagi pencapaian tujuan institusional yang ambisius.</em></p>Riska Amelia NirmalaNandangRengga Madya Pranata
Copyright (c) 2026 Riska Amelia Nirmala, Nandang, Rengga Madya Pranata
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-052026-05-054330832210.61104/jq.v4i3.5575Pengaruh Program Wisata Literasi dalam Mendukung Minat Baca Anak di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6031
<p>Perkembangan literasi di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama rendahnya minat baca anak di tengah arus digitalisasi informasi. Perpustakaan daerah berupaya mengatasi hal ini melalui inovasi layanan, salah satunya Program Wisata Literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Wisata Literasi dalam mendukung minat baca anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 52 guru pendamping yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Wisata Literasi memiliki pengaruh positif terhadap minat baca anak. Kegiatan seperti storytelling, membaca bersama, dan permainan edukatif mampu meningkatkan ketertarikan anak terhadap bacaan. Selain itu, program ini juga meningkatkan frekuensi membaca, rasa senang terhadap buku, serta keinginan anak untuk mencari bahan bacaan. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya variasi kegiatan, dan promosi yang belum optimal. Disimpulkan bahwa Program Wisata Literasi efektif dalam mendukung peningkatan minat baca anak dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan inovasi yang lebih kreatif.</p>Muhmar AlfarisiRini Asmara
Copyright (c) 2026 Muhmar Alfarisi, Rini Asmara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-064332332910.61104/jq.v4i3.6031Peran Guru Dalam Menumbuhkan Motivasi Santri Untuk Menghafal Al Quran Di Taman Pendidikan Al Quran Masjid Nurul Huda
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5401
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi sebagian santri dalam menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda Rawabuaya. Kegiatan tahfidz merupakan proses pembelajaran yang menuntut konsistensi, kedisiplinan, serta kesiapan psikologis, sehingga motivasi menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Rendahnya motivasi santri dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat, kesiapan belajar, dan kondisi emosional, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran, pendekatan guru, dan lingkungan belajar. Dalam konteks ini, guru memegang peranan yang sangat strategis sebagai motivator, pembimbing, dan fasilitator untuk menumbuhkan dorongan santri agar mampu menghafal Al-Qur’an secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan motivasi anak untuk menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda Rawabuaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap kegiatan tahfidz, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta dokumentasi program hafalan sebagai upaya triangulasi data untuk memperoleh hasil yang valid dan komprehensif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an di TPQ Masjid Nurul Huda berada pada kondisi yang beragam dan cenderung fluktuatif, baik antarindividu maupun pada diri santri yang sama dalam waktu yang berbeda. Fluktuasi motivasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti minat belajar, kesiapan mental, tingkat kelelahan, serta kondisi emosional santri, dan juga oleh faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang diterapkan, intensitas interaksi guru dengan santri, serta dukungan lingkungan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an bukan hanya aktivitas kognitif, melainkan juga melibatkan aspek afektif dan psikologis yang memerlukan perhatian khusus dari pendidik. Dalam konteks tersebut, guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam menumbuhkan serta menjaga motivasi santri. Guru berperan aktif melalui pendekatan personal dengan mengenali karakter, kemampuan, dan kondisi psikologis masing-masing santri. Pendekatan ini memungkinkan guru memberikan bimbingan yang lebih humanis dan sesuai dengan kebutuhan santri. Selain itu, guru juga memberikan nasihat yang bersifat edukatif dan spiritual, menanamkan nilai-nilai keutamaan menghafal Al-Qur’an, serta menyampaikan pesan motivasional yang mampu menumbuhkan kesadaran santri bahwa tahfidz merupakan bagian dari ibadah dan bentuk kedekatan kepada Allah SWT. Upaya guru dalam meningkatkan motivasi santri juga dilakukan melalui pemberian penghargaan baik secara verbal maupun nonverbal, seperti pujian, apresiasi atas kemajuan hafalan, dan pemberian kepercayaan kepada santri untuk tampil atau menyetorkan hafalan di hadapan teman-temannya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan santri terhadap proses hafalannya. Di samping itu, guru menerapkan metode tahfidz yang variatif, seperti talaqqi, tasmi’, pengulangan hafalan secara berkelompok, dan pembiasaan muroja’ah secara rutin. Variasi metode ini membantu mengurangi kejenuhan santri dan menjadikan proses menghafal Al-Qur’an lebih menyenangkan serta berkelanjutan. Faktor pendukung motivasi santri meliputi lingkungan TPQ yang religius dan kondusif, keterlibatan guru yang konsisten dalam mendampingi proses hafalan, serta adanya dukungan dari orang tua yang memberikan dorongan moral dan pendampingan di rumah. Lingkungan yang bernuansa religius terbukti mampu menumbuhkan suasana belajar yang nyaman dan memotivasi santri untuk berinteraksi lebih dekat dengan Al-Qur’an. Sebaliknya, faktor penghambat yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain pengaruh penggunaan gadget yang berlebihan, keterbatasan pendampingan orang tua di rumah, serta kondisi psikologis santri seperti mudah bosan, kurang fokus, dan kelelahan. Faktor-faktor penghambat ini menunjukkan perlunya sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung keberhasilan program tahfidz. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru memiliki pengaruh yang signifikan dalam menumbuhkan dan mempertahankan motivasi santri untuk menghafal Al-Qur’an secara berkelanjutan. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar hafalan, tetapi juga sebagai motivator, pembimbing, dan teladan yang mampu menciptakan suasana pembelajaran tahfidz yang efektif, bermakna, dan bernilai ibadah. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dalam aspek pedagogik, psikologis, dan spiritual menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembelajaran tahfidz di TPQ Masjid Nurul Huda</p>WarsonoUbaidilah
Copyright (c) 2026 Warsono, Ubaidilah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-064333034010.61104/jq.v4i3.5401Penggunaan Media Digital Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran SKI Kelas IX MTS Darussalam
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5931
<p><em>Langkah-langkah pengajaran sejarah kebudayaan islam di kelas IX MTs Darussalam masih mengandalkan metode ceramah tradisional yang cenderung kurang bervariasi, terjadi satu arah, dan tidak mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru sebagian besar menyampaikan materi secara lisan, menyebabkan siswa hanya berfungsi sebagai penerima informasi. Situasi ini dapat memicu hilangnya perhatian, meningkatnya kebosanan, dan hambatan dalam memahami materi sejarah yang abstrak, termasuk urutan kronologis, kontribusi tokoh, dan latar belakang peristiwa. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji dan memaparkan pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran, menilai tingkat efektivitasnya dalam membangun suasana belajar yang menyenangkan, serta menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik setelah media digital diterapkan. Pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan digunakan dalam penelitian ini pada jenjang sekolah MTs Darussalam, dusun Sukorejo, desa Srimulyo. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 21 siswa kelas IX. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes yang diberikan kepada siswa. Hasil pelaksanaan Siklus II menunjukkan bahwa menggunakan media digital membantu siswa memahami materi. Pada pembahasan subbab Sunan Gersik, 17 siswa atau 80,95%, mencapai nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM), yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar pada siswa</em>.</p>Dimas Ferdian AndriantoZainuddin
Copyright (c) 2026 Dimas Ferdian Andrianto, Zainuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-064334135210.61104/jq.v4i3.5931Membangun Karakter Bullying di Sekolah Dasar (2019-2025)
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5921
<p>Bullying adalah pelaku negatif yang sering dijumpai dengan pembawaan agresif, yang mana perilaku ini dilakukan tanpa ada jeda, secara fisik atau verbal. Bullying mempunyai dampak yang buruk dan negatif yang akan menyerang tubuh dan mental bagi siapapun yang mengalaminya, sehingga perlunya upaya dalam pencegahan perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana membangun karakter anti bullying di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menilai, merangkum dan mengkaji data dari studi yang ditinjau. Hasil penelitian menunjukkan, untuk membangun karakter anti bullying di sekolah diperlukannya berbagai macam pendekatan dan metode. Salah satu caranya dengan melakukan pembiasaan baik, sosialisasi, metode role playing dan cerita moral. Maka dari itu, penting adanya pendidikan karakter di sekolah agar siswa tidak menjadi pelaku dan korban dari perundungan. Untuk memdapatkan tujuan secara berkelanjutan, sangat diperlukan adanya komitmen dari sekolah untuk terus membangun karakter baik bagi siswa, agar dapat menerapkan karakter tersebut baik di lingkungan sekolah maupun sekitarnya.</p>Khusnul KotimahHaryadi
Copyright (c) 2026 Khusnul Kotimah, Haryadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-064335336710.61104/jq.v4i3.5921Tradisi Khataman AL Qur'an di Desa Pintasan Kecamatan Gaung
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6091
<p><em>Tradisi keagamaan berbasis Al-Qur’an yang hidup di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam membentuk spiritualitas, budaya, dan identitas religius komunitas Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi khataman Al-Qur’an di Desa Pintasan Kecamatan Gaung, mengungkap nilai-nilai religius, sosial, dan edukatif yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis makna keberadaan tradisi tersebut dalam perspektif Living Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi khataman di Desa Pintasan bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana pembinaan spiritual, penguatan solidaritas sosial, media pendidikan keagamaan, serta simbol kelestarian budaya religius masyarakat. Tradisi ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat identitas keislaman, dan menjaga kontinuitas nilai keagamaan di tengah perubahan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa Living Qur’an benar-benar hadir sebagai realitas sosial yang hidup dalam kehidupan masyarakat Muslim</em></p>AbdullahRudoul WahidiSyafril
Copyright (c) 2026 Abdullah, Rudoul Wahidi, Syafril
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-062026-05-064336837410.61104/jq.v4i3.6091Tingkat Kredibilitas Informasi Online Studi Kasus: Mahasiswa Perpustakaan Dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6010
<p><em>Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan akses terhadap informasi online, namun tidak selalu diiringi dengan kemampuan evaluasi yang memadai sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kredibilitas informasi dalam penggunaan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kredibilitas informasi online pada mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 78 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan nilai rata-rata berdasarkan tujuh indikator kredibilitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kredibilitas informasi berada pada kategori tinggi dengan nilai grand mean sebesar 2,81, dimana indikator interpretation memperoleh nilai tertinggi yang menunjukkan kemampuan memahami informasi sudah baik, sementara indikator relevance, currency, authority, dan purpose juga berada pada kategori tinggi, namun indikator accuracy memperoleh nilai terendah yang menunjukkan kemampuan verifikasi informasi masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa lebih kuat dalam memahami dibandingkan mengevaluasi informasi secara kritis. Kesimpulannya, meskipun tingkat kredibilitas informasi tergolong tinggi, peningkatan kemampuan verifikasi dan evaluasi kritis masih diperlukan</em></p>Muhammad Idzharulhaq VolasoohyGustina Erlianti
Copyright (c) 2026 Muhammad Idzharulhaq Volasoohy, Gustina Erlianti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074337538110.61104/jq.v4i3.6010Integrasi Nilai Multikultural Berbasis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Dasar di Majalengka pada Era Globalisasi
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5987
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai multikultural berbasis kearifan lokal dalam pendidikan dasar di Kabupaten Majalengka pada era globalisasi. Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar sebagai fase pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Majalengka memiliki potensi kearifan lokal seperti nilai budaya Sunda silih asah, silih asih, silih asuh, tradisi Gaok, dan kesenian Sampyong yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam menanamkan nilai toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, globalisasi menghadirkan tantangan berupa dominasi budaya global, perkembangan teknologi digital, serta menurunnya minat generasi muda terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi melalui pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal, pengintegrasian dalam mata pelajaran, pembiasaan budaya sekolah, serta pemanfaatan media digital edukatif. Dengan demikian, integrasi nilai multikultural berbasis kearifan lokal dalam pendidikan dasar berperan penting dalam membentuk peserta didik yang toleran, berkarakter, dan memiliki kesadaran terhadap identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.</p>Shafinna Al-ZahraWina Dwi PuspitasariAri Yanto
Copyright (c) 2026 Shafinna Al-Zahra, Wina Dwi Puspitasari, Ari Yanto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074338238910.61104/jq.v4i3.5987Implementasi Pendekatan Humanisme Abraham Maslow dalam Pembelajaran Sastra di SMPN 24 Surakarta
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6045
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran sastra yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji persepsi guru terhadap pendekatan humanisme, perencanaan pembelajaran sastra berbasis humanistik, serta implementasinya di SMP Negeri 24 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan humanistik, dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap humanisme sebagai pendekatan yang memanusiakan peserta didik dan mengembangkan potensi secara utuh. Perencanaan pembelajaran telah mengarah pada nilai humanistik melalui pemilihan materi kontekstual, strategi partisipatif, dan penilaian berbasis proses, meskipun belum sepenuhnya sistematis. Implementasi pembelajaran menunjukkan adanya suasana kelas yang aman, hubungan interpersonal yang baik, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta tersedianya ruang aktualisasi diri melalui kegiatan sastra seperti menulis dan membaca karya. Namun, terdapat kendala berupa rendahnya minat baca dan kepercayaan diri siswa. Kesimpulannya, pendekatan humanisme efektif dalam menciptakan pembelajaran sastra yang bermakna dan berpusat pada siswa, meskipun memerlukan penguatan dalam perencanaan dan budaya literasi.</p>Fotina Alya Nur MahfiraChafit Ulya
Copyright (c) 2026 Fotina Alya Nur Mahfira, Chafit Ulya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074339040310.61104/jq.v4i3.6045Dampak Pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya Dalam Peningkatkan Pendapatan Pedagang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6038
<p><em>Pariwisata merupakan sektor strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya terhadap peningkatan pendapatan pedagang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 pedagang, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Geurute memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mendorong berkembangnya aktivitas perdagangan yang menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga lainnya. Meskipun pendapatan pedagang bersifat fluktuatif, kondisi ekonomi secara umum mengalami perbaikan dibandingkan sebelum berdagang di kawasan tersebut. Faktor pendukung meliputi tingginya kunjungan wisatawan, aksesibilitas yang memadai, serta ketersediaan infrastruktur seperti jalan dan area parkir. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan fasilitas parkir di beberapa titik, kondisi cuaca yang tidak menentu, keterbatasan fasilitas dasar, serta belum optimalnya dukungan dan program pemberdayaan dari pihak terkait. Dengan demikian, pariwisata Gunung Geurute Aceh Jaya memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan pendapatan pedagang lokal, meskipun masih memerlukan peningkatan pengelolaan dan penyediaan sarana pendukung untuk menjamin keberlanjutan ekonomi</em><em>.</em></p>Cut Hayatul MagfirahA. RazakAchmad Mustofa
Copyright (c) 2026 Cut Hayatul Magfirah, A. Razak, Achmad Mustofa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074340441910.61104/jq.v4i3.6038Pola Asuh Orangtua dalam Mengurangi Stereotip Gender pada Anak Usia Dini
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6073
<p><strong>Stereotip gender merupakan konstruksi sosial yang memberikan label peran tertentu kepada laki- laki dan perempuan. Pada anak usia dini, stereotip gender sering terbentuk melalui proses sosialisasi dalam keluarga, khususnya melalui pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola asuh orang tua dapat berperan dalam mengurangi stereotip gender pada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan mengenai pola asuh, stereotip gender, dan pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa stereotip gender pada anak dipengaruhi oleh faktor keluarga, lingkungan sosial, media, serta pola komunikasi orang tua. Pola asuh demokratis dan responsif terbukti lebih efektif dalam menanamkan nilai kesetaraan gender dibandingkan pola asuh otoriter atau permisif. Strategi pengasuhan yang dapat dilakukan antara lain pemberian kesempatan yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan, penggunaan bahasa yang tidak bias gender, serta pemberian teladan sikap egaliter di dalam keluarga. Dengan demikian, pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam membentuk persepsi anak mengenai kesetaraan gender sejak usia dini sehingga dapat meminimalisasi munculnya stereotip gender dalam perkembangan sosial anak.</strong></p>Nurma Yuspina
Copyright (c) 2026 Nurma Yuspina
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074342043210.61104/jq.v4i3.6073Perbandingan Kebugaran Fisik Siswa Kelas IV dan Kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5878
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kebugaran fisik siswa kelas IV dan kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi. Kebugaran fisik merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung aktivitas belajar dan perkembangan peserta didik secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan kelas V, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kebugaran jasmani yang mengacu pada standar pengukuran kebugaran siswa sekolah dasar. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran fisik antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kebugaran fisik antara siswa kelas IV dan kelas V. Siswa kelas V cenderung memiliki tingkat kebugaran fisik yang lebih baik dibandingkan siswa kelas IV, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata hasil tes yang lebih tinggi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor usia, tingkat aktivitas fisik, serta perkembangan fisik siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat kebugaran fisik antara siswa kelas IV dan kelas V di SD Negeri 19 Kota Jambi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru pendidikan jasmani dalam merancang program pembelajaran yang sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: kebugaran fisik, siswa sekolah dasar, perbandingan, pendidikan jasmani</p>Ardie RachmadMuhammad Rizki KurniadiMuhammad RezkiEly YuliawanAnggel Hardi Yanto
Copyright (c) 2026 Ardie Rachmad, Muhammad Rizki Kurniadi, Muhammad Rezki, Ely Yuliawan, Anggel Hardi Yanto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074343344410.61104/jq.v4i3.5878Politik Hukum Pertanian dalam Pengembangan Agribisnis Nasional di Era Globalisasi
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6087
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah politik hukum pertanian dalam mendukung pengembangan agribisnis nasional di era globalisasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya ketidaksesuaian antara tujuan normatif hukum pertanian yang berorientasi pada keadilan sosial dengan praktik kebijakan yang cenderung mengakomodasi kepentingan pasar dan investasi. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum pertanian di Indonesia masih berada dalam kondisi yang belum sepenuhnya konsisten. Di satu sisi, regulasi telah mengarah pada perlindungan petani dan pemerataan sumber daya agraria. Namun di sisi lain, globalisasi mendorong perubahan kebijakan yang lebih liberal, sehingga menimbulkan berbagai persoalan seperti ketimpangan penguasaan lahan, konflik agraria, dan lemahnya posisi petani dalam sistem agribisnis. Selain itu, ditemukan pula adanya ketidaksinkronan antara regulasi dan implementasi akibat lemahnya koordinasi kelembagaan dan tumpang tindih aturan. Politik hukum pertanian belum sepenuhnya mampu menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengembangan agribisnis nasional secara berkeadilan dan berkelanjutan. Diperlukan pembaruan kebijakan hukum yang lebih integratif, adaptif, dan berpihak pada kepentingan nasional agar sektor agribisnis dapat berkembang tanpa mengabaikan keadilan sosial dan kedaulatan pangan.</em></p>Isnirobit NasutionMuhammad Ilham RiyadhSusan NovriniHenny PratiwiIffan Fuady Harahap
Copyright (c) 2026 Isnirobit Nasution, Muhammad Ilham Riyadh, Susan Novrini, Henny Pratiwi, Iffan Fuady Harahap
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074344545310.61104/jq.v4i3.6087The Influence Of Organizational Culture And Transformational Leadership On The Effectiveness Of Human Resource Development
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6104
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional memengaruhi efektivitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini berlandaskan pada peran penting faktor internal organisasi dalam memastikan keberhasilan pengembangan SDM, khususnya dalam konteks globalisasi dan transformasi digital yang cepat, yang menuntut adaptabilitas dan inovasi dari perusahaan. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang dilakukan dengan perangkat lunak SPSS. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan tetap yang telah mengikuti program pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik budaya organisasi maupun kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh positif dan signifikan—secara individual maupun kolektif—terhadap efektivitas pengembangan SDM. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,682 menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini menjelaskan 68,2% varians dalam efektivitas pengembangan SDM. Hasil ini menyiratkan bahwa inisiatif pengembangan SDM lebih efektif bila didukung oleh budaya organisasi yang kuat dan kepemimpinan yang inspiratif. Oleh karena itu, perusahaan didorong untuk memperkuat elemen-elemen ini dalam praktik manajemen SDM mereka.</em></p>Syaiful AnsoriYuniar MughayyirahNadziratul Ulya
Copyright (c) 2026 Syaiful Ansori, Yuniar Mughayyirah, Nadziratul Ulya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074345446010.61104/jq.v4i3.6104Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Dengan Metode Saw
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6102
<p>Pemilihan karyawan terbaik merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong peningkatan kinerja organisasi. Namun, proses penilaian yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan subjektivitas dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan dalam menentukan karyawan terbaik secara objektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah Simple Additive Weighting yang mampu melakukan perhitungan berdasarkan bobot kriteria yang telah ditentukan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, serta implementasi menggunakan metode pengembangan Waterfall. Teknik analisis dilakukan dengan melakukan normalisasi nilai kriteria dan perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan peringkat karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi karyawan terbaik secara lebih cepat, akurat, dan transparan dibandingkan metode manual. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu pihak manajemen dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat serta meningkatkan keadilan dalam proses penilaian karyawan</p>Didi SusiantoNaufal
Copyright (c) 2026 Didi Susianto, Naufal
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074346146810.61104/jq.v4i3.6102Pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) dan Kebijakan Anti-Fraud terhadap Earnings Response Coefficient (ERC) pada Perusahaan Subsektor Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6101
<p>Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya kredibilitas informasi laba di pasar modal, khususnya pada subsektor batu bara yang memiliki volatilitas tinggi akibat fluktuasi harga energi global. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) dan kebijakan anti-fraud terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Penelitian menggunakan paradigma positivis dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan data harga saham. Populasi penelitian adalah perusahaan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan teknik sampel jenuh sebanyak 16 perusahaan selama periode 2019–2023 (80 observasi). Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan STATA serta pengujian asumsi klasik dan pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERM dan kebijakan anti-fraud berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ERC, yang mengindikasikan bahwa kedua mekanisme tersebut belum menjadi pertimbangan utama investor. Sebaliknya, variabel COVID-19 berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan dominasi faktor eksternal. Kesimpulannya, mekanisme tata kelola internal belum mampu meningkatkan respons pasar secara signifikan dibandingkan faktor makroekonomi.</p>Ayu Savitri WulandariErliana Firdha Amalia UtomoResi Ariyasa Qadri
Copyright (c) 2026 Ayu Savitri Wulandari, Erliana Firdha Amalia Utomo, Resi Ariyasa Qadri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074346948710.61104/jq.v4i3.6101Audit More with Less? Exploring the Dynamics of Risk-Based Audit during Budget Efficiency for Customs and Excise Oversight
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6099
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana audit berbasis risiko dijalankan dalam pengawasan kepabeanan dan cukai ketika organisasi menghadapi tekanan efisiensi anggaran dan keterbatasan kapasitas sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif-konstruktivis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan dua informan kunci yang terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan pengawasan pada Inspektorat II, kemudian dianalisis menggunakan reflexive thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan dan penilaian risiko dilakukan melalui pembacaan proses bisnis, penggunaan berbagai indikator risiko, kalibrasi organisasi, serta pemanfaatan data analytics untuk memperkuat ketepatan prioritas audit. Keterbatasan sumber daya direspons melalui penyesuaian cakupan, waktu, dan personel audit tanpa mengubah substansi tema pengawasan, sedangkan pengembangan Assurance Information System dan penguatan kompetensi auditor menjadi bagian penting dalam transformasi pengawasan berbasis risiko. Penelitian ini menegaskan bahwa audit berbasis risiko dalam kondisi keterbatasan kapasitas tidak hanya merupakan metode teknis penentuan prioritas audit, tetapi juga merupakan strategi organisasi untuk menjaga efektivitas, kredibilitas, dan akuntabilitas pengawasan. Implikasi praktis penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan strategi audit yang adaptif, berbasis data, dan didukung oleh infrastruktur digital serta kapasitas auditor yang memadai.</p>Muhammad Faishal AmmarFadel Zaidan AthallahResi Ariyasa Qadri
Copyright (c) 2026 Muhammad Faishal Ammar, Fadel Zaidan Athallah, Resi Ariyasa Qadri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-072026-05-074348850910.61104/jq.v4i3.6099Keterlemparan Dasein Martin Heidegger dalam Era Digital: Distorsi dan Pergeseran Menuju Digi-sein
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5776
<p><em>Artikel ini dilatarbelakangi oleh transformasi eksistensi manusia di era digital yang menimbulkan keterbelahan antara kehadiran nyata dan virtual, sehingga memunculkan distorsi terhadap makna keterlemparan (Geworfenheit) dalam pemikiran Martin Heidegger. Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap bagaimana distorsi tersebut membentuk pergeseran eksistensi manusia menuju Digi-sein dalam dunia digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur filosofis dan sumber yang relevan secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlemparan Dasein mengalami distorsi dalam dunia digital karena eksistensi manusia tidak lagi singular dan otentik, melainkan dapat direproduksi dan diviralkan; (2) kehadiran manusia terbelah antara ruang korporeal dan virtual melalui fenomena telepresence yang menciptakan ambiguitas eksistensi; (3) munculnya Digi-sein sebagai bentuk keberadaan baru menandai pergeseran dari In-der-Welt-sein (berada dalam dunia) menuju cara berada dalam dunia virtual. Kesimpulannya, eksistensi manusia dalam dunia digital tidak lagi sepenuhnya dapat dipahami dalam kerangka Dasein Heideggerian, melainkan menunjukkan bentuk keberadaan yang mengalami distorsi dan transformasi seiring perkembangan teknologi.</em></p>Fransiskus DoseSilfanus JemadinFlavianus Dakosta SanggukYohanes Babtista Angelino Galus
Copyright (c) 2026 Fransiskus Dose, Silfanus Jemadin, Flavianus Dakosta Sangguk, Yohanes Babtista Angelino Galus
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084351052310.61104/jq.v4i3.5776Analisis Konseptual Tentang Pembelajaran Higher Other Thinking Skills (HOTS) Perspektif Dr Helmawati Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5882
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis konsep Higher Order Thinking Skills (HOTS) perspektif Dr. Helmawati serta hubungannya dengan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berupa penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan sumber dari buku, artikel, dan karya ilmiah lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Pengumpulan datadilaksanakan melalui studi dokumentasi, sementara analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa menurut Dr. Helmawati, HOTS adalah kemampuan berpikir pada tingkat tinggi yang mencakup proses kognitif seperti menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan, yang didukung oleh peran pikiran, indra, dan pengalaman belajar. Proses berpikir ini terbentuk melalui interaksi pengetahuan, rangsangan, dan kemampuan refleksi individu. Pada pelaksanaannya, pembelajaran HOTS memerlukan guru sebagai fasilitator yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang kontekstual, interaktif, serta mendorong partisipasi aktif dari siswa. Lebih lanjut, HOTS memiliki keterkaitan yang signifikan dengan Pendidikan Agama Islam (PAI) karena dapat membantu siswa untuk memahami ajaran Islam dengan lebih mendalam, kritis, dan aplikatif. Penerapan HOTS dalam PAI tidak hanya meningkatkan keterampilan kognitif, tetapi juga membentuk sikap reflektif, bijak, dan berakhlak baik. Oleh karena itu, integrasi HOTS dalam proses pembelajaran PAI menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.</p>Siti MaisarohKustiana ArisantiShobirin
Copyright (c) 2026 Siti Maisaroh, Kustiana Arisanti, Shobirin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084352453610.61104/jq.v4i3.5882Penerapan Aplikasi Audit Tools Linked Archived System (ATLAS) Sebagai Aplikasi Komputer Akuntansi Dalam Meningkatkan Akurasi Dan Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Made Sudarma, Thomas & Dewi Malangm
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6044
<p>Perkembangan teknologi informasi akuntansi saat ini, mendorong penggunaan aplikasi audit berbasis komputer seperti Audit Tools and Linked Archive System (ATLAS) untuk meningkatkan kualitas audit. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan ATLAS dalam meningkatkan akurasi dan kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik Made Sudarma, Thomas & Dewi Malang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan study kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ATLAS dapat meningkatkan efisiensi, ketelitian, serta kualitas audit melalui pengolahan data dan penyusunan kertas kerja yang lebih sistematis dan terintegrasi, serta mengurangi kesalahan pencatatan. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman pengguna sehingga diperlukan pelatihan lanjutan. Namun, secara keseluruhan, ATLAS berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas audit.</p>Annisa Cahya Berliana LianaAnggita Eka AnggariyantiSiti Uswatul Ma'rifahNur Ika Mauliyah
Copyright (c) 2026 Annisa Cahya Berliana Liana, Anggita Eka Anggariyanti, Siti Uswatul Ma'rifah, Nur Ika Mauliyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084353754310.61104/jq.v4i3.6044Democratic Backsliding Akibat Kriminalisasi Pers Dan Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Memberikan Perlindungan Konstitusional Terhadap Kebebasan Pers
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6117
<p>Kebebasan pers merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kualitas demokrasi suatu negara karena pers memiliki peran strategis sebagai sarana penyampaian informasi sekaligus sebagai instrumen kontrol terhadap jalannya kekuasaan. Akan tetapi, dalam praktiknya masih ditemukan fenomena kriminalisasi terhadap wartawan yang berpotensi menghambat kebebasan pers serta menimbulkan <em>chilling effect</em> dalam pelaksanaan tugas jurnalistik. Kondisi tersebut dalam kajian hukum tata negara dapat dikaitkan dengan konsep <em>democratic backsliding</em>, yaitu penurunan kualitas demokrasi yang ditandai dengan melemahnya perlindungan terhadap kebebasan sipil. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui studi kepustakaan (<em>library research</em>). Bahan hukum primer meliputi UUD NRI 1945, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025. Bahan hukum sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk mengkaji perlindungan kebebasan pers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriminalisasi terhadap pers dapat menjadi salah satu indikator terjadinya democratic backsliding karena berpotensi membatasi kebebasan berekspresi serta melemahkan fungsi pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Sebelum adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025, ketentuan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers belum memberikan kejelasan mengenai bentuk dan ruang lingkup perlindungan hukum bagi wartawan. Melalui putusan tersebut, Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan pengujian undang-undang secara bersyarat dengan menegaskan bahwa perlindungan hukum terhadap wartawan harus dimaknai secara komprehensif, baik dalam ranah pidana maupun perdata, sepanjang kegiatan jurnalistik dilakukan secara profesional, beritikad baik, serta sesuai dengan kode etik jurnalistik. Dengan demikian, Mahkamah Konstitusi berperan penting dalam memperkuat perlindungan hukum terhadap wartawan guna mencegah praktik kriminalisasi dalam pelaksanaan tugas jurnalistik.</p>Wahyu Firmansyah
Copyright (c) 2026 Wahyu Firmansyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084354455510.61104/jq.v4i3.6117Efektivitas Penataan Arsip Menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di kantor DukCapil Sijunjung, Sumatera Barat
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6154
<p>Transformasi digital dalam administrasi publik menuntut pengelolaan arsip yang sistematis dan efisien. Arsip tidak lagi dipandang sebagai dokumen pasif, tetapi sebagai sumber informasi strategis yang mendukung pengambilan keputusan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penataan arsip menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan satu variabel yaitu efektivitas penataan arsip. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 47 pegawai dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penataan arsip berbasis SIAK berada pada kategori baik. Indikator ketepatan pengorganisasian, kerapian penyimpanan, kemudahan akses, kecepatan temu kembali, dan keamanan arsip menunjukkan hasil positif, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia dan pemanfaatan sistem yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SIAK mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, namun masih perlu optimalisasi dalam implementasinya</p> <p>Kata Kunci: penataan arsip, SIAK, efektivitas, arsip digital</p>ZulfithrahElva Rahmah
Copyright (c) 2026 Zulfithrah, Elva Rahmah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084355656610.61104/jq.v4i3.6154Analisis Tingkat Literasi Membaca Mahasiswa PGMI sebagai Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6142
<p>Pentingnya keterampilan literasi membaca bagi mahasiswa sebagai calon guru yang berperan dalam menumbuhkan budaya literasi dikalangan siswa. Namun, kemampuan literasi membaca mahasiswa belum mencapai tingkat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat literasi membaca pada mahasiswa PGMI semester 6 di UIN Suska Riau, yang mencakup kemampuan dalam mengakses informasi, mengintegrasikan dan menafsirkan, serta merefleksi dan mengevaluasi teks, dan ditinjau dari minat dan pola baca mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek yang terdiri dari mahasiswa PGMI semester 6. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tes soal literasi membaca berbasis teks yang telah melalui validasi, hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi membaca mahasiswa masih tergolong rendah pada semua indikator yang diukur. Rendahnya kemampuan ini dipengaruhi dengan kurangnya minat membaca dan kebiasaan membaca yang belum berkembang dengaan baik. Oleh karena itu, masih memerlukan peningkatan melalui kebiasaan membaca</p>Brescia Salsabila HidayatDiva Indah LestariRinva Ani
Copyright (c) 2026 Brescia Salsabila Hidayat, Diva Indah Lestari, Rinva Ani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084356757410.61104/jq.v4i3.6142Efektivitas Siman Dalam Mendukung Erp Pemerintah Untuk Tata Kelola Bmn : Pendekatan Delone And Mclean Is Sucees Model
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6109
<p>Penelitian ini difokuskan dalam menilai efektivitas Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) guna mendukung pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dengan mengadopsi kerangka model keberhasilan sistem informasi DeLone dan McLean. Model ini menguji hubungan antara kualitas dari sistem, kualitas informasi yang dihasilkan, dan kualitas layanan yang diberikan terhadap niat penggunaan dan kepuasan pengguna, serta implikasinya terhadap manfaat bersih sebagai indikator utama efektivitas sistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pengguna SIMAN pada satuan kerja pemerintah di wilayah Jawa Barat. Analisis data dilakukan menggunakan <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM) dalam pengujian delapan hipotesis model penelitian. Hasil penelitian empiris ini mengungkapkan kualitas sistem berpengaruh signifikan terhadap niat penggunaan, sementara kualitas informasi dan kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, kepuasan pengguna berperan penting dalam memengaruhi manfaat bersih sistem. Dalam perspektif sistem informasi yang bersifat wajib, temuan ini menegaskan bahwa faktor kualitas pada sistem dan kepuasan dari pengguna menjadi determinan utama efektivitas sistem, sementara interpretasi terhadap konstruk niat penggunaan perlu dilakukan secara hati-hati. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan data aktual terkait penerapan kerangka DeLone dan McLean dalam konteks sistem yang sifatnya <em>mandatory</em> dalam pemerintahan, khususnya pada pengelolaan aset negara.</p>Callysta Nur Hidayah Setyo PutriAhmad Zaini Miftah
Copyright (c) 2026 Callysta Nur Hidayah Setyo Putri, Ahmad Zaini Miftah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084357558910.61104/jq.v4i3.6109Efektivitas Konseling Kognitif Behavior dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6024
<p>Adanya kecenderungan rendahnya motivasi belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Singaraja menjadi titik tolak penelitian ini, di mana kondisi tersebut tidak terlepas dari dominasi pola pikir yang irasional, yang kemudian memengaruhi aspek emosi sekaligus perilaku belajar mereka. Pengujian terhadap efektivitas penerapan konseling kognitif <em>behavior</em> yang dikombinasikan dengan teknik restrukturisasi kognitif, dalam konteks peningkatan motivasi belajar siswa, menjadi fokus utama yang mendasari pelaksanaan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain <em>quasi-experimental</em>, yaitu <em>nonequivalent pretest-posttest control group design</em>. Populasi penelitian berjumlah 380 siswa, dengan sampel sebanyak 14 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik <em>purposive intact group</em>. Intervensi diberikan dalam<em> setting</em> konseling kelompok. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket motivasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Perolehan nilai N-Gain pada kelompok eksperimen yang mencapai 0,76 dan tergolong dalam kategori tinggi, serta kontras dengan capaian kelompok kontrol yang hanya berada pada angka 0,01 dengan klasifikasi sangat rendah, menjadi temuan utama yang dihasilkan dalam penelitian ini. Adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok teridentifikasi melalui hasil pengujian hipotesis, yang ditunjukkan oleh nilai Sig. (1-<em>tailed</em>) sebesar 0,0005 yang berada di bawah ambang batas 0,05. Besarnya pengaruh perlakuan yang tergolong kuat turut terkonfirmasi melalui hasil analisis <em>effect size</em>, yang memperlihatkan nilai sebesar 4,009335. Dengan demikian, efektivitas penerapan konseling kognitif <em>behavior</em> yang diintegrasikan dengan teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII dapat ditegaskan sebagai simpulan utama dari penelitian ini.</p>Komang Triatika SuriDewi Arum Widhiyanti Metra PutriWayan Eka Paramartha
Copyright (c) 2026 Komang Triatika Suri, Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, Wayan Eka Paramartha
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084359060510.61104/jq.v4i3.6024Pemulihan Kepercayaan Publik melalui Strategi Komunikasi PT Pertamina (PERSERO) dalam Menghadapi Isu Reputasi Berdasarkan SCCT dan Image Repair Theory
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5937
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis reputasi yang dialami PT Pertamina (Persero) akibat dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan isu blending BBM dengan meninjau kesesuaian antara tingkat tanggung jawab krisis, strategi komunikasi, dan efektivitas pemulihan kepercayaan publik menggunakan pendekatan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dan Image Repair Theory. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi Kejaksaan Agung, pemberitaan media, dan pernyataan publik yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi berdasarkan kerangka teori. Hasil penelitian menunjukkan krisis ini tergolong preventable crisis dengan atribusi tanggung jawab tinggi akibat manipulasi spesifikasi BBM (RON 90 dibayar sebagai RON 92) dan kerugian negara sekitar Rp193,7 triliun yang memicu reaksi emosional publik berupa kemarahan, skeptisisme, dan lebih dari 526 pengaduan ke lembaga bantuan hukum. Strategi komunikasi organisasi yang defensif (denial dan diminish) tidak selaras dengan ekspektasi publik yang menuntut transparansi dan akuntabilitas sehingga mempercepat erosi reputasi. Keterbatasan penerapan Image Repair Theory tertuang dari absennya corrective action yang riil dan permintaan maaf yang bersifat simbolik yang menyebabkan pemulihan kepercayaan berjalan lambat dan memperbesar risiko krisis legitimasi. Ketidaksesuaian antara strategi komunikasi, tindakan, dan kebutuhan psikologis publik menjadi faktor dalam memperdalam krisis dan menghambat proses trust recovery.</em></p>Prayci Vanessa Maliangkay
Copyright (c) 2026 Prayci Vanessa Maliangkay
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-082026-05-084360662110.61104/jq.v4i3.5937Strategi Peningkatan Mutu Pembelajaran Berbasis Manajemen, Kepemimpinan, dan Teknologi dalam Mencapai Akreditasi Pesantren Unggul di Al-Muslimun Lhoksukon
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/5582
<p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan manajemen mutu pendidikan, khususnya pada aspek pembelajaran sebagai indikator utama dalam penilaian akreditasi. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih terarah dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan mutu pembelajaran dalam mencapai akreditasi pesantren unggul di Al-Muslimun Lhoksukon. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan kepala madrasah dan guru koordinator akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu pembelajaran dilakukan melalui penguatan kinerja guru, optimalisasi supervisi kepala madrasah, serta pemanfaatan teknologi pendidikan secara bertahap. Strategi tersebut mendorong terciptanya pembelajaran yang partisipatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa pencapaian akreditasi unggul tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan administratif, tetapi juga oleh integrasi manajemen pembelajaran, kepemimpinan madrasah, dan teknologi pendidikan.</em></p>Revi SafitriMuhammad Anggung Manumanoso Prasetyo
Copyright (c) 2026 Revi Safitri, Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114362263510.61104/jq.v4i3.5582Environmental Performance Legitimacy and Market Price Dynamics
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6222
<p>Research objective: This study aims to analyze market responses to ESG disclosure in sustainability reports of coal companies in Indonesia and Australia within the framework of environmental legitimacy. Data were collected through documentation of ESG scores, sustainability reports, and stock price data within the H-5 to H+5 period. The analysis employed an interpretive qualitative approach by examining stock price movements and linking them to ESG disclosure contexts. The findings indicate that in Indonesia ESG functions as a mechanism to stabilize investor perception, while in Australia ESG acts as a stronger signal that is more rapidly reflected in the market. The results also show that market responses are contextual and influenced by institutional environments. Practical implication: This study highlights the importance of improving the quality and credibility of ESG disclosure to strengthen investor trust in the context of energy transition risks.</p>Farhan NurmustaqimYessi Vionica SimanjuntakResi Ariyasa Qadri
Copyright (c) 2026 Farhan Nurmustaqim, Yessi Vionica Simanjuntak, Resi Ariyasa Qadri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114363666510.61104/jq.v4i3.6222Dinamika Etika Komunikasi Guru dan Siswa di Media Sosial
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6153
<p><em>Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi antara guru dan siswa, sekaligus memunculkan tantangan etika terkait batasan privasi dan profesionalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika etika komunikasi guru dan siswa di media sosial melalui perspektif Teori Manajemen Privasi Komunikasi (CPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi di ruang digital cenderung mengaburkan batas antara ranah pribadi dan profesional, sehingga memicu turbulensi privasi ketika aturan tidak dipahami secara bersama. Guru dan siswa berperan sebagai pemilik bersama informasi, sehingga diperlukan koordinasi batas privasi yang jelas. Permasalahan etika seperti oversharing, pelanggaran privasi, dan cyberbullying menjadi tantangan utama. Selain itu, perbedaan literasi digital dan generasi turut memperlebar kesenjangan komunikasi. Penerapan strategi manajemen privasi yang tepat, seperti penetapan batas dan pengelolaan informasi secara bertanggung jawab, menjadi kunci menjaga profesionalitas dan kepercayaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan etika komunikasi digital dalam mendukung interaksi pendidikan yang aman dan konstruktif.</em></p>Muhammad Nurafni JuniantoDiah MaharaniMuhammad Jembar RiskyMuhlisinAbul Mafaakhir
Copyright (c) 2026 Muhammad Nurafni Junianto, Diah Maharani, Muhammad Jembar Risky, Muhlisin, Abul Mafaakhir
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114367569010.61104/jq.v4i3.6153Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Subjek Predikat Objek Dengan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Papan Saku Kata
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6187
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II SDN 5 Jepon pada materi Subjek, Predikat, Objek (SPO). Dari 25 peserta didik, hanya 8 (32%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sementara 17 (68%) siswa belum tuntas. Kondisi ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah, kurangnya variasi media, dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas II pada materi SPO Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas II SDN 5 Jepon tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan ketuntasan belajar siswa dari kondisi pra-siklus sebesar 32% menjadi 65% pada Siklus I, dan meningkat menjadi 84% pada Siklus II, melampaui indikator capaian penelitian sebesar 80%. Penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata terbukti efektif meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, dan pemahaman konsep SPO siswa kelas rendah sekolah dasar.</p>Eva YumaidaIka NurwulandariMuhammad Aunur Rofiq
Copyright (c) 2026 Eva Yumaida, Ika Nurwulandari, Muhammad Aunur Rofiq
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114369170510.61104/jq.v4i3.6187Kepemimpinan Adaptif Dan Transformasi Budaya Organisasi Dakwah: Strategi Mengelola Perubahan SDM Di Era Digital
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6194
<p>Lembaga dakwah di era digital menghadapi tekanan transformasi yang semakin kompleks, mencakup percepatan teknologi, perubahan perilaku masyarakat, dan dinamika sumber daya manusia (SDM) yang terus bergeser. Penelitian ini mengkaji peran kepemimpinan adaptif dalam mendorong transformasi budaya organisasi dakwah serta strategi pengelolaan perubahan SDM yang relevan di era digital. Dengan menggunakan metode kajian pustaka sistematis (systematic literature review), penelitian ini mengintegrasikan berbagai temuan terkini dari jurnal-jurnal manajemen dakwah, kepemimpinan, dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif yang mencakup kemampuan membaca perubahan lingkungan, mendistribusikan otoritas, dan memfasilitasi pembelajaran organisasi merupakan faktor kunci keberhasilan transformasi budaya pada lembaga dakwah. Pemimpin yang adaptif mampu menjembatani nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi dakwah dengan tuntutan inovasi digital yang tidak terelakkan. Penelitian ini juga menemukan bahwa transformasi budaya yang berhasil ditopang oleh tiga pilar utama: pengembangan digital leadership, penguatan kapasitas SDM berbasis nilai, dan manajemen perubahan yang partisipatif. Implikasi praktis dari temuan ini memberikan panduan strategis bagi pemimpin lembaga dakwah dalam mengelola perubahan SDM secara berkelanjutan tanpa menanggalkan identitas dan missi dakwah.</p>Ummi Sa'adahCecep Castrawijaya
Copyright (c) 2026 Ummi Sa'adah, Cecep Castrawijaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114370671410.61104/jq.v4i3.6194Fenomena Glass Ceiling Dalam Lembaga Dakwah: Analisis Tantangan Struktural Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepemimpinan Perempuan
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6221
<p><em>Fenomena glass ceiling merupakan hambatan tidak terlihat yang membatasi perempuan dalam mencapai posisi kepemimpinan strategis. Dalam konteks lembaga dakwah, fenomena ini menjadi penting karena meskipun perempuan berperan aktif dalam berbagai aktivitas dakwah, keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena glass ceiling dalam lembaga dakwah dengan fokus pada tantangan struktural dan kultural serta peluang kepemimpinan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan struktural berupa sistem organisasi yang hierarkis dan didominasi oleh laki-laki, serta hambatan kultural berupa budaya patriarki dan interpretasi keagamaan yang bias gender, saling memperkuat dalam membatasi mobilitas perempuan. Namun demikian, perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kesadaran kesetaraan gender membuka peluang baru bagi perempuan dalam kepemimpinan dakwah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena glass ceiling dalam lembaga dakwah merupakan hasil interaksi antara faktor struktural dan kultural, sehingga diperlukan transformasi yang komprehensif untuk menciptakan kepemimpinan yang lebih inklusif.</em></p>Fitrah Amaliah HasibuanCecep Castrawijaya
Copyright (c) 2026 Fitrah Amaliah Hasibuan, Cecep Castrawijaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-112026-05-114371572610.61104/jq.v4i3.6221Integrasi Nilai Akhlak dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Quran Pada Generasi Alpha
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6231
<p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan moral Generasi Alpha yang tumbuh dalam ekosistem digital dengan paparan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan yang sangat intensif. Kondisi tersebut menuntut pembelajaran tahfidz Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada hafalan tekstual, tetapi juga pada internalisasi nilai akhlak Qur’ani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai akhlak dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an bagi Generasi Alpha serta merumuskan strategi pendidikan yang relevan dengan karakteristik anak digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif noninteraktif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis isi dan analisis wacana terhadap literatur pendidikan Islam, tahfidz, dan perkembangan Generasi Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai muraqabah, tabayyun, tawadhu’, amanah, sabar, dan tanggung jawab berperan penting sebagai fondasi spiritual sekaligus etika digital peserta didik. Pembelajaran tahfidz yang hanya menekankan hafalan mekanis berisiko mengabaikan pemahaman, penghayatan, dan pembentukan karakter. Guru memiliki peran strategis sebagai murabbi dan uswah hasanah yang membimbing peserta didik secara moral, spiritual, dan emosional. Strategi integratif dapat dilakukan melalui tadabbur singkat, pembiasaan adab, pemanfaatan media digital secara proporsional, serta kolaborasi lembaga tahfidz dan orang tua. Dengan demikian, tahfidz Al-Qur’an berimplikasi pada pembentukan Generasi Alpha yang religius, berakhlak, adaptif, dan bijak bermedia.</em><em>Jumlah kata kunci 3-5 kata.</em></p>Muhammad Akmal PratamaNovianto Ade WahyudiLeonardho Bimo ArdhianMuhlisin MuhlisinAbul Mafaakhir
Copyright (c) 2026 Muhammad Akmal Pratama, Novianto Ade Wahyudi, Leonardho Bimo Ardhian, Muhlisin Muhlisin, Abul Mafaakhir
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-134372773910.61104/jq.v4i3.6231Analisis Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asy’ari dan Relevansinya terhadap Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6203
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biografi, pemikiran pendidikan, dan sistem pendidikan K.H. Hasyim Asy’ari, serta mengkaji relevansinya terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain penelitian kepustakaan (<em>library research</em>), penelitian ini mengandalkan sumber data sekunder yang meliputi buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang berkaitan dengan pendidikan pesantren serta pemikiran Hasyim Asy’ari. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (<em>content analysis</em>) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Hasyim Asy’ari menekankan integrasi antara pembentukan akhlak, pengembangan intelektual, dan nilai-nilai spiritual, dengan penekanan kuat pada adab (etika) sebagai dasar pembelajaran. Sistem pendidikan yang dikembangkannya mendorong keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum, yang didukung oleh metode tradisional seperti <em>sorogan</em>, <em>bandongan</em>, dan <em>musyawarah</em> yang dapat disesuaikan dengan pendekatan pendidikan modern. Penelitian ini juga menemukan bahwa gagasan-gagasannya sangat relevan dengan isu-isu kontemporer, khususnya dalam memperkuat pendidikan karakter, mendorong moderasi beragama, dan mengembangkan lembaga pendidikan Islam yang adaptif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai klasik pesantren dengan sistem pendidikan modern dapat berkontribusi pada terciptanya pendidikan yang lebih holistik dan berbasis nilai. Penelitian ini menggunakan referensi dari berbagai karya ilmiah terbaru, namun tidak melibatkan tabel, gambar, maupun lampiran.</p>Nurwan AzlinBunga ApraliaNadia NabilaNaila AzkiyahHalawatul FitriSri Wahyuni
Copyright (c) 2026 Nurwan Azlin, Bunga Apralia, Nadia Nabila, Naila Azkiyah, Halawatul Fitri, Sri Wahyuni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-134374075010.61104/jq.v4i3.6203Relevansi Ta’limul Muta’alim dan Pembelajaran Akidah Akhlak Untuk Menumbuhkan Akhlakul Karimah Siswa Madrasah Aliyah Balongrejo Jombang
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6246
<p>Penelitian ini mengkaji signifikansi karya Burhanuddin AZ-Zarnuji Ta'limul Muta'alim dalam kaitannya dengan pendidikan akhlakul karimah di Madrasah Aliyah Balongrejo Sumobito Jombang. Isu pokok penelitian ini adalah keterkaitan nilai-nilai keikhlasan, adab terhadap guru, kesungguhan belajar, kedisiplinan moral, dan tanggung jawab dalam Ta’limul Muta’alim dengan tujuan pembelajaran Akidah Akhlak yang berorientasi pada pembentukan karakter beriman dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk relevansi kajian kitab tersebut dalam pembelajaran, mendeskripsikan proses pembinaan akhlakul karimah, serta menjelaskan kontribusinya dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, termasuk informan pratama, pendidik, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui triangulasi sumber untuk memverifikasi kebenaran data. Temuan tersebut menunjukkan bahwa prinsip Ta'limul Muta'alim sangat relevan dan kohesif dalam perolehan nilai-nilai moral, sehingga menjadikan pengalaman pendidikan lebih kontekstual, aplikatif, dan berhasil menumbuhkan integritas moral pada siswa.</p>Levi IswahyudiIva Inayatul Ilahiyyah
Copyright (c) 2026 Levi Iswahyudi, Iva Inayatul Ilahiyyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-134375176310.61104/jq.v4i3.6246Menakar Perluasan Legal Standing Berbasis Kewajiban Erga Omnes melalui Pendekatan Citizen Lawsuit dalam Litigasi Kenegaraan Indonesia
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6270
<p>Perkembangan hukum modern menunjukkan pergeseran dari pendekatan individualistik menuju pengakuan kepentingan kolektif, yang dalam hukum internasional tercermin melalui konsep erga omnes sebagaimana diakui oleh Mahkamah Internasional. Konsep ini memungkinkan gugatan diajukan tanpa harus membuktikan kerugian langsung. Dalam konteks Indonesia, konsep erga omnes dalam putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia masih terbatas pada daya mengikat putusan, sementara mekanisme <em>citizen lawsuit</em> mulai berkembang sebagai instrumen gugatan berbasis kepentingan publik meskipun belum memiliki pengaturan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan perluasan <em>legal standing</em> melalui integrasi konsep erga omnes dan <em>citizen lawsuit</em>. Metode penelitian ini ialah normatif-empiris dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua konsep memiliki kesamaan dalam menempatkan kepentingan kolektif sebagai dasar legitimasi gugatan, namun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa ketiadaan regulasi yang jelas, potensi penyalahgunaan, dan beban terhadap lembaga peradilan. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang sistematis dengan batasan berbasis kepentingan publik yang rasional agar perluasan <em>legal standing</em> dapat meningkatkan akses keadilan serta memperkuat perlindungan hak konstitusional publik di Indonesia</p>Ratu Putri HiemawanKeira Ayasha YuliantoDivany Ashley GultomValencia Brightlady Victoria
Copyright (c) 2026 Ratu Putri Hiemawan, Keira Ayasha Yulianto, Divany Ashley Gultom, Valencia Brightlady Victoria
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-134376477310.61104/jq.v4i3.6270Dinamika Fear of Missing Out (FOMO) pada Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Darul Amin Palangka Raya
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6275
<p>Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami oleh remaja seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Kondisi ini ditandai dengan adanya dorongan untuk selalu terhubung dengan lingkungan sosial agar tidak tertinggal informasi maupun aktivitas teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika FoMO pada siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Darul Amin Palangka Raya serta melihat perbedaan tingkat FoMO berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket terhadap 35 siswa kelas VIII. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kecenderungan FoMO yang ditandai dengan keinginan untuk terus mengikuti perkembangan informasi di media sosial, rasa takut tertinggal informasi, serta keterlibatan aktif dalam aktivitas digital. Selain itu, ditemukan bahwa siswa perempuan memiliki tingkat FoMO yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. FoMO juga berpengaruh terhadap kondisi emosional siswa, seperti munculnya kecemasan, menurunnya rasa percaya diri, serta berkurangnya fokus dalam belajar. Dengan demikian, FoMO tidak hanya berkaitan dengan penggunaan media sosial, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan sosial siswa dalam kehidupan sehari-hari.</p> <p> </p>Musytari Lildia AgustinaKhairunisa IslamiAnnisaSurawan
Copyright (c) 2026 Musytari Lildia Agustina, Khairunisa Islami, Annisa, Surawan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144377478110.61104/jq.v4i3.6275Efektivitas Teknik Membaca Kreatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6264
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas teknik membaca kreatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas X SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses penerapan teknik membaca kreatif serta dampaknya terhadap kemampuan membaca peserta didik. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMA, sedangkan objek penelitian meliputi efektivitas teknik membaca kreatif ditinjau dari pemahaman bacaan, minat baca, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi berupa catatan observasi, foto kegiatan pembelajaran, arsip pembelajaran, dan hasil karya peserta didik. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik membaca kreatif efektif meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia. Penerapan teknik ini mampu meningkatkan pemahaman literal, inferensial, dan evaluatif peserta didik melalui aktivitas membaca aktif, diskusi, interpretasi, dan refleksi terhadap bacaan. Selain itu, teknik membaca kreatif juga terbukti meningkatkan minat baca, motivasi belajar, kreativitas, keaktifan, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pembelajaran yang variatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik menjadikan proses membaca lebih menarik dan bermakna. Dengan demikian, teknik membaca kreatif dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi membaca peserta didik kelas X SMA secara komprehensif.</em></p>Rismadhani Eka SefpujaShafira Farda AlwiyaZahra Ainun FaradillaPramudya Adiyasa Putra WahanaNelvi Nur Lailatul Izzati
Copyright (c) 2026 Rismadhani Eka Sefpuja, Shafira Farda Alwiya, Zahra Ainun Faradilla, Pramudya Adiyasa Putra Wahana, Nelvi Nur Lailatul Izzati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144378279210.61104/jq.v4i3.6264Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Membaca Al-Qur'an Di Smp Negeri 5 Kotabaru
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6285
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SMP Negeri 5 Kotabaru serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, di mana sebagian siswa belum mampu mengenal huruf hijaiyah dengan baik, kurang lancar membaca Al-Qur’an, serta belum mampu menerapkan kaidah tajwid secara tepat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua orang guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 5 Kotabaru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan metode induktif, yaitu menarik kesimpulan dari data-data khusus menuju kesimpulan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan guru PAI dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa meliputi metode talaqqi, latihan dan pembiasaan membaca Al-Qur’an, serta bimbingan individual bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca. Metode talaqqi digunakan untuk memperbaiki pelafalan makharijul huruf dan penerapan hukum tajwid secara langsung. Sementara itu, strategi pembiasaan dilakukan melalui kegiatan tadarus rutin sebelum pembelajaran dimulai guna meningkatkan kelancaran dan kefasihan membaca Al-Qur’an siswa. Guru juga memberikan bimbingan individual kepada siswa yang masih mengalami kesulitan membaca agar kemampuan siswa dapat berkembang sesuai tingkat kemampuannya masing-masing. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut meliputi dukungan kebijakan sekolah, tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran seperti mushaf Al-Qur’an di kelas, serta dukungan orang tua yang membiasakan anak membaca Al-Qur’an di rumah. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu pembelajaran Pendidikan Agama Islam, perbedaan kemampuan dasar siswa, kurangnya pembiasaan membaca Al-Qur’an di lingkungan keluarga, serta rendahnya motivasi dan kepercayaan diri sebagian siswa dalam membaca Al-Qur’an.</em></p>M. Sulaiman QadriAgus RiadiRiyadah ErdinaSelvi PurnamasariSiti Zakiah
Copyright (c) 2026 M. Sulaiman Qadri, Agus Riadi, Riyadah Erdina, Selvi Purnamasari, Siti Zakiah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144379380310.61104/jq.v4i3.6285Penerapan Green Economy Pada Industri Batik Untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Dalam Pendekatan Etika Bisnis
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6367
<p><em>Batik is a national cultural heritage of Indonesia recognized by UNESCO and plays an active role in the industrial sector in Indonesia. Facing problems in processing liquid waste from the production process, especially in the use of textile dyes. This research discusses the management of good and sustainable batik waste using a business ethics and green economy approach. This research uses a qualitative approach by using data collection techniques with interview methods and literature studies in two batik industries, namely PT Pusaka Batik and Batik Winotosastro. The results explained that the implementation of green economy and business ethics is still not optimal due to the limitations of qualified human resources, finance, and technology. However, by applying and combining both principles of business ethics and green economy, it is proven that it can reduce air pollution and make batik waste treatment better. this happens when the batik industry does not only prioritize personal gain but prioritizes the environment and society, it can create sustainable development (SGDs).</em></p>Deny Lesmana PutraMasfulatul LilianiEka Fuji LestariAlif Nanda AyuPutri WulandariSela RachmawatiFaqih Ulil Abshor
Copyright (c) 2026 Sela Rachmawati, Deny Lesmana Putra, Masfulatul Liliani, Eka Fuji Lestari, Alif Nanda Ayu, Putri Wulandari, Faqih Ulil Abshor
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144380481610.61104/jq.v4i3.6367Perkembangan Teknologi dan Pengembangan SDM Lembaga Dakwah: Reorientasi Strategis di Era Disrupsi Digital
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6281
<p>Era disrupsi digital memaksa lembaga dakwah untuk bertransformasi guna mempertahankan otoritas keagamaan di ruang siber. Namun, adopsi teknologi sering kali terhambat oleh rendahnya literasi digital, resistensi kultural SDM, hingga masalah teknis dalam manajemen operasional. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan kompetensi SDM dan reorientasi operasional lembaga dakwah melalui konsep Bashirah Digital. Melalui kajian literatur yang mendalam, ditemukan bahwa digitalisasi bukan sekadar pengadaan alat, melainkan perubahan budaya kerja dan pola pikir pimpinan. Transformasi kompetensi harus mencakup pilar digital skills, culture, ethics, dan safety sebagai standar kendali dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar tetap sesuai dengan kemurnian sanad keilmuan. Selain itu, integrasi fungsi POAC yang berbasis data diperlukan untuk mengatasi masalah sinkronisasi data manual yang selama ini menghambat efisiensi organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bashirah Digital berfungsi sebagai rem moral agar teknologi tetap menjadi alat bantu informasi tanpa mengabaikan tanggung jawab teologis SDM sebagai pembimbing spiritual.</p>Nurul Alvi Chindi FadhilahCecep Castrawijaya
Copyright (c) 2026 Nurul Alvi Chindi Fadhilah, Cecep Castrawijaya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144381782810.61104/jq.v4i3.6281Pengaruh Brand Image, Word of Mouth, Customer Satisfaction Terhadap Repurchase Intention Produk Sunscreen Moell
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6283
<p>Perkembangan industry perawatan kulit yang begitu cepat telah membuat persaingan antara <em>Brand </em>semakin sengit, sehingga perusahaan harus benar-benar paham apa saja yang bisa membuat pelanggan mau membeli ulang produk <em>brand</em>. Niat membeli ulang ini menjadi indikator krusial untuk menjaga kelangsungan <em>brand</em>, terutama pada <em>brand Sunscreen</em>. Studi ini ingin menyelidiki bagaimana <em>Brand Image </em>dan <em>Word of Mouth</em> memengaruhi <em>Repurchase Intention</em>, dengan kepuasan pelanggan sebagai penghubung di antara keduanya, khususnya untuk <em>Sunscreen Brand </em>Moell. Kami pakai pendekatan kuantitatif lewat metode penelitiaan eksplanatori. Data dikumpulkan dari kuisioner daring yang dibagikan ke 110 pengguna <em>Sunscreen</em> Moell di daerah Bekasi. Analisisnya menggunakan <em>Partial Least Square-Structural Equation Modeling</em> (PLSSEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasilnya menunjukan bahwa <em>Brand Image </em>dan <em>Word of Mouth</em> punya dampak positif ke <em>Customer Satisfaction</em> yang pada gilirannya juga positif terhadap <em>Repurchase Intention</em>. Namun, <em>Brand Image </em>tidak terbukti memberikan pengaruh secara signifikan terhadap <em>Repurchase Intention</em>, melainkan berperan secara tidak langsung melalui <em>Customer Satisfaction</em> sebagai mediasi. Di sisi lain, <em>Word of Mouth</em> berpengaruh baik secara langsung maupun secara tidak langsung ke <em>Repurchase Intention</em> melalui <em>Customer Satisfaction</em>. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya kepuasan pelangan dalam mendorong orang untuk membeli ulang. Karena itu, perusahaan harus fokus menjaga kepuasan pelanggan dan mendorong munculnya <em>Word of Mouth</em> yang bagus supaya <em>Repurchase Intention</em> terhadap <em>Sunscreen</em> Moell bisa naik.</p>Salwa NabilaAri Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas
Copyright (c) 2026 Salwa Nabila, Ari Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144382984510.61104/jq.v4i3.6283Pengaruh Media Kahoot Pada pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6295
<p>Motivasi siswa dalam belajar IPA masih tergolong rendah, karena banyak siswa yang menganggap IPA sebagai mata pelajaran yang relatif sulit. Motivasi belajar adalah hal yang sangat penting bagi seorang siswa. Pemanfaatan media belajar yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar IPA. Media interaktif yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kahoot dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kahoot terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas VI di sekolah dasar. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen metode <em>Quasi Experimental Desain</em>, yaitu penelitian yang terdiri atas kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan SPSS versi 26.0. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05. Hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa sig. 0,01 < 0,05 menunjukkan adanya pengaruh game kahoot terhadap motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA menjadi meningkat.</p>Dian Purnama VauqonurAna Fitrotun NisaAkbar Al Masjid
Copyright (c) 2026 Dian Purnama Vauqonur, Ana Fitrotun Nisa, Akbar Al Masjid
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-142026-05-144384685210.61104/jq.v4i3.6295Pendekatan Antropologis Dalam Studi Islam
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6440
<p><em>Antropologi adalah ilmu tentang manusia khususnya tentang asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaan pada masa lampau. Secara epitemologis antropologi mempelajari berbagai hal mengenai manusia secara empirik dalam hubungannya sebagai makhluk biologis dan sebagai makhluk sosial (dalam arti hidup di dalam masyarakat). Beberapa karakteristik dasar pendekatan antropologi adalah concern pada sesuatu yang ilahiah dan hubungan manusia dengan Nya, dikotomi elemen dunia menjadi sacred dan profan dan perhatian utama pada sacred, orientasi pada keselamatan dari keadaan biasa dalam kehidupan duniawi, praktik-praktik duniawi. Adapun objek kajian antropologi agama yaitu; Scripture atau naskah-naskah atau sumber ajaran atau simbol-simbol; Penganut atau pemimpin atau tokoh atau pemuka agama, yakni pemahaman, sikap, perilaku, dan penghayatan; Ritus-ritus, lembaga-lembaga, dan ibdah-ibadah seperti sholat, puasa, haji, perkawinan, waris, sekatenan, peringatan kelahiran nabi, peringatan isra’ mi’raj, lembaga waqaf, lembaga zakat, lazis, dll; Alat-alat agama dan keagamaan seperti masjid, peci, tasbih, dll; Organisasi-organisasi sosial keagaman, seperti NU, dan Muhammadiyah. Pendekatan sosiologi dan antropologi dalam studi Islam adalah mencoba mengkaji keunikan karakter manusia muslim di berbagai tempat dan belahan bumi di mana mereka menjalani hidupnya dengan berislam. Pendekatan antropologi dalam memahami agama dapat diartikan sebagai salah satu upaya dalam memahami agama dengan melihat wujud praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.</em></p> <p><strong><em>Kata kunci :</em></strong><em> Pendekatan Antropologis, Studi Islam</em></p>Akmal RidhoMuhamat Chairul AbadiRadian SaputraMuhammad ArifinSyahrul KhoiroMoch. Zidan Nur AdnanAhmad Nasikh
Copyright (c) 2026 Akmal Ridho, Muhamat Chairul Abadi, Radian Saputra, Muhammad Arifin, Syahrul Khoiro, Moch. Zidan Nur Adnan, Ahmad Nasikh
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-172026-05-174385386410.61104/jq.v4i3.6440Strategi Ekspansi Bisnis Debt Financing: Antara Pertumbuhan dan Resiko Financial Distress
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6214
<p>Strategi debt financing menjadi salah satu metode pendanaan yang banyak digunakan perusahaan untuk mendukung ekspansi bisnis dan meningkatkan pertumbuhan perusahaan. Penggunaan utang dianggap mampu membantu perusahaan memperoleh tambahan modal dengan cepat guna memperluas operasional usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperbesar pangsa pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekspansi bisnis melalui debt financing serta risiko financial distress yang dapat ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkait strategi pendanaan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debt financing dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perusahaan apabila dikelola secara efektif dan disertai manajemen risiko yang baik. Namun, penggunaan utang yang berlebihan dapat meningkatkan beban bunga, menurunkan stabilitas keuangan, dan memicu financial distress. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan kemampuan finansial, struktur modal, dan kondisi pasar sebelum menerapkan strategi debt financing dalam ekspansi bisnis.</p>Hilya FijraFadhilah Nur AisyahFarah Fadila
Copyright (c) 2026 Hilya Fijra, Fadhilah Nur Aisyah, Farah Fadila
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-184386587310.61104/jq.v4i3.6214Diskresi Penahanan Tersangka Dan Kebutuhan Standar Pembatasan Dalam Hukum Acara Pidana
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6282
<p>Penahanan merupakan salah satu bentuk upaya paksa yang paling sensitif dalam hukum acara pidana karena membatasi kebebasan seseorang sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Persoalan muncul ketika penahanan diperlakukan sebagai langkah yang wajar setelah seseorang ditetapkan sebagai tersangka, padahal asas praduga tak bersalah menuntut perlakuan hukum yang tetap menghormati status belum bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problem diskresi penahanan terhadap penerapan asas praduga tak bersalah dalam hukum acara pidana Indonesia. Penelitian ini juga bertujuan merumuskan standar pembatasan penahanan berbasis prinsip due process of law, necessity, dan proportionality. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum diperoleh dari peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, artikel jurnal, dan dokumen hukum yang berkaitan dengan penahanan serta hak tersangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem utama penahanan tidak terletak pada ketiadaan norma, melainkan pada lemahnya standar pengujian terhadap alasan subjektif penahanan. Frasa kekhawatiran melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi tindak pidana masih membuka ruang diskresi yang luas bagi aparat. Setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, penahanan perlu ditempatkan sebagai upaya paksa yang terbatas, disertai alasan konkret, pengujian substansial melalui praperadilan, dan pertimbangan terhadap alternatif non-penahanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembatasan diskresi aparat diperlukan agar asas praduga tak bersalah bekerja sejak tahap awal proses pidana.</p>Prasetyo Budi WicaksanaCalista Reynasa
Copyright (c) 2026 Prasetyo Budi Wicaksana, Calista Reynasa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-184387488910.61104/jq.v4i3.6282Pengaruh Pendidikan Multikultural Terhadap Perilaku Keagamaan Mahasiswa Prodi PAI Di INU Tasikmalaya
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6321
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana </em><em>pendidikan </em><em>multikultural mempengaruhi p</em><em>erilaku keagamaan </em><em>mahasiswa </em><em>prodi PAI INU Tasikmalaya</em><em>. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Seluruh populasi terdiri dari </em><em>46</em><em> mahasiswa dari pro</em><em>di PAI</em><em>, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan indikatori pendidikan multikultural dan perilaku keagamaan mahasiswa. Untuk analisis data, digunakan metode regresi linier sederhana yang diolah dengan pemanfaatan SPSS . Hasil analisis dan interpretasi hasil analisis data penelitian, peneliti dapat menyimpulkan </em><em>pendidikan multikultural </em><em>terdapat pengaruh signifikan dan positif terhadap</em><em> perilaku keagamaan mahasiswa prodi PAI INU Tasikmalaya</em><em>. Dan pendidikan multikultu</em><em>ral </em><em>memiliki pengaruh sebesar 59,1% terhadap </em><em>perilaku keagamaan mahasiswa </em><em>prodi PAI INU Tasikmalaya dan 41,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.</em></p> <p> </p>Muhamad Adin JayadinataAminatur RosyidahSiti Faiqotul HimmahEmi Luthfiyatul FaridaAfida Fitrotul M
Copyright (c) 2026 Muhamad Adin Jayadinata, Aminatur Rosyidah, Siti Faiqotul Himmah, Emi Luthfiyatul Farida, Afida Fitrotul M
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-184389089810.61104/jq.v4i3.6321Pengembangan Wisata Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Pada Pendekatan Community Based Tourism di Kampung Parakanceuri, Pusakamulya, Purwakarta
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/6329
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya ketidakseimbangan antar mitra (masyarakat, pemerintah dan swasta), karena lemahnya kolaborasi tersebut seluruh proses pengembangan wisata bertumpu pada kemandirian komunitas wisata (Struktur Pengurus Kampung Wisata Edukasi Parakanceuri) dan swadaya masyarakat. Konsep community based tourism (CBT) menjadi alat yang digunakan untuk mencapai keberlanjutan wisata pendidikan berbasis kearifan lokal di Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kabupaten Purwakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana kemandirian komunitas wisata dan masyarakat lokal dalam proses pengembangan wisata berdasarkan konsep community based tourism (CBT). Penelitian ini dilaksanakan pada Februari-April 2026 dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan indigenous methodologies (penelitian pribumi) kepada informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengambil keputusan, melaksanakan kegiatan, pengambilan manfaat dan evaluasi kegiatan terlihat dari perannya sebagai perencana, investor, pelaksana, pengelola dan juga pemantau (evaluator). Oleh karena itu masyarakat dapat menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan, mengembangkan potensi dan kearifan lokal, mendapatkan manfaat secara pribadi, material maupun sosial serta dapat ikut serta dalam menentukan keberlanjutan wisata. <br>Kata Kunci : Pengembangan wisata, Community based tourism, Partisipasi masyarakat<br>Wisata pendidikan</p>Dahlia Bela NovanzaWahid Abdul KudusYustika Irfani Lindawati
Copyright (c) 2026 Dahlia Bela Novanza, Wahid Abdul Kudus, Yustika Irfani Lindawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-182026-05-184389990910.61104/jq.v4i3.6329