https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/issue/feedQOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora2025-02-12T16:05:04+07:00Dr (c) Hasan Syahrizal, M.Pd.ejournal@yayasanpendidikandzurriyatulquran.idOpen Journal Systems<p>E-ISSN 2987-713X P-ISSN 3025-5163 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat yang mengikuti kebijakan double blind review. Artikel ilmiah dalam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora merupakan hasil penelitian orisinil, gagasan konseptual, dan kajian mutakhir dalam lingkup; Ilmu Pendidikan, Ekonomi Islam, Manajemen, Studi Agama, Filsafat, Hukum dan penelitian yang relevan.</p>https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/632Strategi Pengembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar di Era Digital2025-01-05T19:43:47+07:00Ivon Abdullah Nabil2213300003927@unisnu.ac.idMuhamad Hasan Bisri221330000940@unisnu.ac.idNovanda Khoirul Umam2210000967@unisnu.ac.idMuhammad Nofan Zulfahminofan@unisnu.ac.id<p><em>Pesatnya perkembangan teknologi saat ini sangat penting untuk menyesuaikan metode pembelajaran agar tetap sesuai dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pengembangan kognitif siswa sekolah dasar di era digital, dengan fokus pada bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun era digital memberikan dampak positif, seperti kemudahan akses informasi, terdapat pula risiko menurunnya konsentrasi karena gangguan dari media sosial dan game online. Rekomendasi strategi meliputi penerapan pembelajaran berbasis masalah dan diskusi kelompok, serta kerja sama antara guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Kesimpulannya, pengembangan kognitif siswa sekolah dasar di era digital memerlukan pendekatan inovatif yang memanfaatkan teknologi secara efektif, sambil mengatasi tantangan yang ada.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Ivon Abdullah Nabil, Muhamad Hasan Bisri, Novanda Khoirul Umam, Muhammad Nofan Zulfahmihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/585Dampak Perilaku Sosial Pada Wanita Pekerja Seks (WPS) di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Cirebon2025-01-08T20:59:56+07:00Nur Romlimaulanafeb12@gmail.comFebrio Maulananurromliarokhman@gmail.comMuthiatus Saidahmuthiatussaidah@gmail.com<p>Perkembangan zaman semakin pesat dan semakin pesat pula teknologi yang berkembang, pergaulan yang semakin bebas menyebabkan banyak orang-orang yang salah dalam bergaul dengan begitu sebagian orang terbawa arus akan pergaulan bebas yang menjurus kepada seks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku sosial pada Wanita Pekerja Seks (WPS) di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Cirebon. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan WPS masih menimbulkan kontroversi di masyarakat, di mana sebagian menerima dan sebagian menolak. Dampak sosial yang muncul termasuk penyebaran penyakit kelamin, merusak kehidupan keluarga, serta mengganggu nilai moral dan hukum. PKBI berperan dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan kesehatan untuk WPS. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai keberadaan WPS dan dampaknya terhadap kesehatan dan moralitas sosial.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nur Romli, Febrio Maulana, Muthiatus Saidahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/608Problematika dan Solusi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di Kelas III Sekolah Dasar Perti Padang2025-01-05T19:49:47+07:00Nabilah Jihana2420010041@uinib.ac.idSasmi Nelwatisasminelwati@uinib.ac.idMisramisra@uinib.ac.id<p>Pendidikan sangat penting bagi setiap individu dalam meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika dan solusi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas III di Sekolah Dasar PERTI Padang. Untuk memudahkan proses penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh menunjukan bahwa kurikulum merdeka sudah diterapkan di Sekolah Dasar PERTI Kota Padang. Problematika yang terdapat di Sekolah Dasar PERTI Kota Padang, yaitu kurangnya motivasi perserta didik terhadap materi ajar, materi ajar kelas III BAB I kurang dipahami peserta didik, dan kurangnya alokasi waktu pembelajaran. Sedangkan solusinya, yaitu pelatihan dan pengembangan professional, penggunaaan media pembelajaran, meningkatkan motivasi peserta didik, dan kolaborasi dengan orang tua.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nabilah Jihana, Sasmi Nelwati, Misrahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/615Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Berbasis Merill's First Principles of Instruction Dalam Mata Pelajaran Al-Quran Hadist2025-01-05T19:45:55+07:00Meli Tri Khasanahmelitrikhasanah@gmail.comJasiahjasiah@iain-palangkaraya.ac.id<p>Pembelajaran Al-Qur'an Hadist di MTs Darul Amin Palangkaraya menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya perhatian siswa terhadap nilai-nilai spiritual, kesulitan dalam memahami materi, serta rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis Merrill’s First Principles of Instruction, yang mencakup lima prinsip utama: pembelajaran berbasis masalah, aktivasi pengetahuan awal, demonstrasi, aplikasi, dan integrasi ke kehidupan nyata. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), dengan fokus pada tahap analisis kebutuhan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan modul ajar yang interaktif, kontekstual, dan mampu menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Siswa membutuhkan pembelajaran yang lebih menarik serta aktivitas yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan sosial. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Merrill’s First Principles of Instruction, modul ajar dapat membantu meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadist.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Meli Tri Khasanah, Jasiahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/634Model Pembelajaran Lok-R Pada Mata Pelajaran PAI Dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang2025-01-05T19:52:06+07:00Arifni Intan Tsaniyatul A’tadilamy.intannn0@gmail.comM. Rikza Chamamirikza@walisongo.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada siswa kelas V di SD Hj.Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes capaian belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model LOK-R memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman dan hasil belajar siswa, meskipun terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan waktu untuk refleksi dan kesulitan siswa dalam beradaptasi dengan kerja kelompok. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan sosial siswa, materi yang membutuhkan pemahaman mendalam. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya manajemen waktu yang lebih baik dan pendampingan khusus bagi siswa dengan keterampilan literasi rendah untuk mengoptimalkan penerapan model LOK-R.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Arifni Intan Tsaniyatul A’tadila, M. Rikza Chamamihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/642Tafsir Alquran Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Pengembangan Metode Pembelajaran Islam2025-01-05T19:57:19+07:00Mohammad Syaifuddinmohammad.syaifuddin@uingusdur.ac.idAdhelita Mai Zahraadhel1844@gmail.comNur Rohmahnurohmah@gmail.com<p><em>Tafsir Al-Qur'an dijelaskan sebagai proses membuka dan menerangkan makna ayat-ayat yang sulit dipahami, sebagaimana dilakukan oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tafsir Al-Qur'an dan implementasi metode pembelajaran Islam yang terinspirasi dari Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam konteks pembelajaran, metode yang digunakan pendidik juga terinspirasi dari Al-Qur'an, seperti metode ceramah, kisah, dan rihlah/karyawisata, yang terbukti efektif dalam menyampaikan ilmu dan membangun karakter peserta didik. Metode pembelajaran Islam yang variatif menjadi kunci dalam menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Pemilihan metode yang tepat, seperti ceramah yang dikombinasikan dengan kisah atau diskusi, bertujuan untuk mempermudah pemahaman materi, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan menciptakan pembelajaran yang bermakna. Selain itu, implementasi langkah-langkah pembelajaran yang terstruktur, seperti membuka dengan doa dan salam, melakukan apersepsi, hingga memberikan ruang untuk bertanya, membantu memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Mohammad Syaifuddin, Adhelita Mai Zahra, Nur Rohmahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/743Integrasi Ilmu di Pondok Pesantren: Kajian Terhadap Pengalaman Dalam Mengintegrasikan Ilmu2025-01-26T07:19:59+07:00Vina Lailatul Maskurovinalailatulmaskuro20@alqolam.ac.idIshmah syvinalailatulmaskuro24@pasca.alqolam.ac.id<p><em>Pondok Pesantren Al-Khoirot yang didirikan pada tahun 1963 telah mengalami transformasi dari pondok salaf menjadi lembaga pendidikan yang mengkombinasikan antara ilmu agama dan ilmu umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman Pondok Pesantren Al-Khoirot dalam mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum dalam kurikulumnya, tantangan yang dihadapi dalam proses integrasi tersebut dan bagaimana cara Pondok Al-Khoirot menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Khoirot telah berhasil mengintegrasikan kedua jenis ilmu melalui penyusunan visi dan misi, pendirian lembaga pendidikan agama dan formal, penetapan mata pelajaran multidisiplin, serta pelatihan dan pendampingan bagi pengajar. Namun, tantangan seperti perbedaan perspektif antara pengajar agama dan pengajar ilmu umum serta kurangnya pemahaman tentang integrasi ilmu menjadi hambatan dalam implementasi kurikulum integratif. Solusi yang diusulkan meliputi pengembangan kolaborasi antara pengajar agama dan umum, serta pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pengajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum integratif dapat menciptakan santri yang unggul secara akademik dan spiritual, mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas keagamaan mereka</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Vina Lailatul Maskuro, Ishmah syhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/633Penggunaan Media Loose Parts Dalam Pembelajaran Eksperimen Massa Benda di Sekolah Dasar2025-01-05T19:54:53+07:00Windiana Khoiru Nisyanadiavisa718@gmail.comNadia Visa Salma221330001107@unisnu.ac.idPutri Cahyaning Negari221330001110@unisnu.ac.idMuhammad Nofan Zulfahminofan@unisnu.ac.id<p><em>Loose parts adalah bahan sederhana yang ada di kawasan sekitar, seperti batu, kayu, dan barang daur ulang yang digunakan untuk mendukung pemahaman konsep massa dan gaya melalui pengalaman langsung, metode ini dapat meningkatkan interpretasi siswa terhadap sains, menumbuhkan kreativitas, kecakapan dalam sosial emosional, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menganalisis pengaplikasian media loose parts dalam pembelajaran eksperimen massa benda di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengaplikasian loose parts memberikan dampak baik terhadap perkembangan kognitif, motorik, dan kolaborasi siswa, sambil menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Namun, keberhasilannya memerlukan persiapan yang matang dan pelatihan guru agar implementasinya efektif. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan loose parts sebagai metode pembelajaran yang inovatif dan holistik untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di sekolah dasar.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Windiana Khoiru Nisya, Nadia Visa Salma, Putri Cahyaning Negari, Muhammad Nofan Zulfahmihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/714Identifikasi Teknik Dasar Badminton Kelas 10 di SMAN 14 Bandar Lampung2025-01-24T15:06:33+07:00Bowo Andalasbowoandalas87@gmail.comArifaibowoandalas87@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat penguasaan teknik dasar badminton pada siswa kelas 10 di SMAN 14 Bandar Lampung, teknik dasar yang dianalisis meliputi servis, pukulan lob, smash, drop shot, dan netting. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui tes keterampilan, observasi, dan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (40%) memiliki penguasaan teknik dasar dalam kategori "baik," sedangkan 25% siswa berada dalam kategori "sangat baik," 20% dalam kategori "cukup," dan 15% dalam kategori "kurang." Teknik servis memperoleh skor tertinggi dengan rata-rata 85%, sementara teknik netting memiliki skor terendah dengan rata-rata 65%. Faktor-faktor yang memengaruhi penguasaan teknik dasar antara lain durasi latihan, ketersediaan fasilitas, dan metode pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk meningkatkan durasi latihan, memperbaiki fasilitas, dan menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bermain badminton. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran olahraga di sekolah.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Bowo Andalas, Arifaihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/706Peran Menejemen Ekstrakurikuler Dalam Membangun Generasi Berprestasi di Madrasah Ibtidaiyah Manbail Futuh Jenu Tuban2025-01-24T15:03:51+07:00Misbahul Musthofamisbakhulmustofa419@gmail.comAch. Saifullahachsaifullah99@gmail.comDeden Adi Hidayatdedenadihidayat@gmai.com<p><em>Pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan minat dan bakat peserta didik. Namun, masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasi manajemen yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik manajemen ekstrakurikuler dalam mengembangkan minat dan bakat peserta didik dari perspektif teori pengembangan mengembangkan minat dan bakat peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di Mi Manbail Futuh dengan pendekatan analisis kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler yang efektif melibatkan perencanaan yang matang, pengorganisasian yang baik, kepemimpinan yang inklusif, serta evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, pengelolaan yang berorientasi pada pengembangan minat dan bakat peserta didik juga memerlukan dukungan dari seluruh pihak di lingkungan sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan ekstrakurikuler di sekolah untuk mengoptimalkan potensi minat dan bakat peserta didik.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Misbahul Musthofa, Ach. Saifullah, Deden Adi Hidayathttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/728Muhammadiyah Dan Pemberdayaan Perempuan Melalui Organisasi Aisyiyah2025-01-24T15:08:34+07:00Zenfiqa Aditya Ramadhani Br Sitepufiqasitepu@gmail.comMasithohmasithohhutapea@gmail.comMahyunimahyuni.wahyu11@gmail.comNur Zannahnurzannah@umsu.ac.is<p>Pemberdayaan perempuan merupakan isu krusial dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia. Gerakan Aisyiyah, sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui berbagai program dan inisiatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diimplementasikan oleh Gerakan Aisyiyah dalam memberdayakan perempuan, serta dampaknya terhadap masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan studi kasus di beberapa daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aisyiyah tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas perempuan, tetapi juga berupaya mengubah paradigma masyarakat terhadap peran perempuan. Program-program seperti pelatihan keterampilan, pendidikan kesehatan, dan kegiatan ekonomi produktif telah berhasil meningkatkan kemandirian dan partisipasi perempuan di berbagai level. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pemberdayaan perempuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Zenfiqa Aditya Ramadhani Br Sitepu, Masithoh, Mahyuni, Nur Zannahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/662Strategi Joyful Learning dalam Meningkatkan Motivasi, Keterlibatan dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam2025-01-07T21:43:29+07:00Muhammad Barry Mahmudi2420010047@uinib.ac.idAsmaiwaty Ariefasmaiwatyarief@gmail.comRehanirehani@uinib.ac.id<p>Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi <em>Joyful Learning</em> dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian menggunakan <em>literature review</em>, dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel, jurnal, dan buku yang relevan. Data dianalisis secara tematik untuk mengelompokkan temuan berdasarkan aspek peningkatan motivasi, keterlibatan, dan penguasaan konsep secara bermakna. Hasil studi menunjukkan bahwa <em>Joyful Learning</em> merupakan pendekatan efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, relevan, dan menyenangkan. strategi <em>joyful learning</em> memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, tetapi juga membantu mereka memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam secara efektif.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Barry Mahmudi, Asmaiwaty Arief, Rehanihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/724Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Minat Belajar Siswa Tingkat Madrasah Tsanawiyah2025-01-24T15:07:39+07:00Zidni Akholik Almaghfirohzidniakhlq20@gmail.comDidit Darmawanzidniakhlq20@gmail.com<p><em>Untuk meningkatkan minat belajar, guru harus mampu mengembangkan inovasi desain model pembelajaran pada setiap proses belajar, upaya meningkatkan minat belajar sangat diperlukan agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran berjalan secara baik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran terhadap minat belajar di berbagai Madrasah Tsanawiyah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepuskataan, penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model pembelajaran memiliki pengaruh yang sangat signifikan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Pengaruh model pembelajaran memiliki peranan penting karena dapat mendorong munculnya rasa sadar dalam diri untuk siswa lebih fokus dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru diharapkan dapat menciptakan dan memelihara lingkungan kelas yang dapat mendukung proses belajar guna mencapai hasil yang maksimal.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Zidni Akholik Almaghfiroh, Didit Darmawanhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/637Strategi Discovery Terpimpin Guru Sekolah Dasar Dalam Membangkitkan Kreativitas Siswa2025-01-05T19:55:53+07:00Rudy Andrean221330000929@unisnu.ac.idAhmad Aprindo Hengky Setiawan221330000931@unisnu.ac.idMuhammad Dzulfikar Latif221330000968@unisnu.ac.idMuhammad Nofan Zulfahminofan@unisnu.ac.id<p><em>Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, menggali ide-ide baru, dan berkolaborasi satu sama lain dapat memberikan hasil yang sangat memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas strategi discovery terpimpin dalam membangun kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar dalam penerapan strategi discovery terpimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dalam penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa betapa pentingnya strategi pencarian terpimpin untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Dasar. Melalui pendekatan ini, guru membantu siswa menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung dan eksplorasi. Studi menunjukkan bahwa penggunaan strategi ini meningkatkan keterlibatan siswa dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan kreatif. Siswa didorong untuk berpikir luar biasa dan menemukan cara baru untuk menyelesaikan masalah dalam lingkungan belajar yang dinamis.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Rudy Andrean, Ahmad Aprindo Hengky Setiawan, Muhammad Dzulfikar Latif, Muhammad Nofan Zulfahmihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/734Implementasi Strategi Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Hidayah Medan2025-01-26T17:33:01+07:00Novia Anandanovia0301222083@uinsu.ac.idArlinaarlina@uinsu.ac.idRivansyah Hakimrivansyah0301222141@uinsu.ac.idNurwahdini Hutasuhut nurwahdini0301222092@uinsu.ac.id<p>Pembelajaran Al-Qur'an dan Hadist sangat penting dalam membentuk fondasi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran kontekstual (<em>Contextual Teaching and Learning/CTL</em>) pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di MIS Nurul Hidayah Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 20 siswa kelas 4 sebagai sampel. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi CTL mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran, serta membangun sikap percaya diri, kreativitas, dan kerja sama melalui kegiatan diskusi kelompok dan penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi CTL efektif dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dan interaktif, serta memberikan rekomendasi untuk optimalisasi manajemen kelas agar hasilnya lebih maksimal.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Novia Ananda, Arlina, Rivansyah Hakim, Nurwahdini Hutasuhut https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/739Perspektif Filsafat Ilmu Tasawuf; Studi Tentang Epistemologi, Ontologi Dan Aksiologi2025-01-26T17:31:45+07:00Solikhah Mawadatisholihah.mawadati@gmail.comM. Yunus Abu Bakarelyunusy@uinsa.ac.id<p><em>Filsafat ilmu memungkinkan kita untuk memahami metode pencapaian pengetahuan dalam tasawuf yang tidak hanya mengandalkan akal, tetapi juga hati dan intuisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perspektif filsafat ilmu tasawuf yang berfokus pada epistemologi, ontologi, dan aksiologi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dalam penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat diuratakan, pertama tasawuf adalah salah satu aspek yang ada di dalam agamaIslam yang memiliki epistemologi tersendiri, yaitu epistemology irfani. Kedua, tasawuf tidak melulu hanya menggunakan epistemologi irfani saja namun juga menggunakan epitemologi burhani dan bayani. Hal ini terlihat terutama dalam tasawuf falsafi. Ketiga, tasawuf mempunyai nilai guna untuk menyelesaikan permasalahan kemasyarakatan seperti dekadensi moral dan sikap intoleransi dalam beragama. Untuk itu tasawuf harus difahami sertadicari kebenarannya dengan tiga perspektif; filosofis, sosio-historis, dan spiritual-mistikal.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Solikhah Mawadati, M. Yunus Abu Bakarhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/746Etnomathematic Exploration At Tjoe Tik Kiong Pasuruan Temple2025-01-26T14:24:37+07:00Istiqomah230108210004@student.uin-malang.ac.id<p><em>The mathematical concepts that appear in the Tjoe Tik Kiong monastery building are geometry, congruence, congruence, and geometric transformation. The purpose of this research is to find out what is ethnomathematics in Tjoe Tik Kiong Pasuruan Monastery. This type of research is qualitative research with an ethnographic approach. The subjects of this research are one religious figure and one craftsman. The data collection techniques used are observation and interview. The results of this study reveal that there are several ethnomathematics in the Tjoe Tik Kiong Temple. The ethnomathematics obtained at the temple consists of the concepts of flat buildings, space buildings, geometric transformations, congruence, and perpendicularity. The ethnomathematics resulting from this research can then be used for student teaching materials. This teaching material contains questions, discussions, and guides to find out student difficulties. The material of the teaching materials is about the concept of flat buildings, regular hexagon prisms, and geometric transformations. Based on the results of the study, researchers hope to develop teaching materials that are interesting and at the same time introduce various temple buildings in Pasuruan. By utilizing ethnomathematics, it can help teach mathematics from a cultural point of view and be a breakthrough to teach mathematics learning material so that it is not boring.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Istiqomahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/736Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Siswa Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Addini Kecamatan Medan Tembung2025-01-26T17:28:45+07:00Muzdalifah Rohami Harahapmuzdalifah0301223096@uinsu.ac.idArlinaArlina@uinsu.ac.idDela Fahiran Pandiangandela0301222093@uinsu.ac.idDio Anugrahdioanugrah0301221014@uinsu.ac.id<p><em>Problem based learning merupakan metode pembelajaran yang berfokus pada proses pemecahan masalah sebagai sarana utama dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah (MIS) Addini Kecamatan Medan Tembung. Penelitian ini menggunakan desain studi kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait penerapan PBL di kelas. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas yang dipilih secara purposif, serta guru sebagai fasilitator PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan keterampilan pemecahan masalah siswa. Para siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep-konsep kompleks, serta menjadi lebih mandiri dalam proses belajar. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator sangat penting untuk mengarahkan diskusi, menjaga dinamika kelompok, dan memfasilitasi pencarian informasi. Kendala yang dihadapi dalam implementasi problem based learning meliputi alokasi waktu yang lebih panjang dan kebutuhan akan keterampilan fasilitasi yang lebih baik bagi guru.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muzdalifah Rohami Harahap, Arlina, Dela Fahiran Pandiangan, Dio Anugrahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/619Analisis Minat Belajar Matematika Dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 39 Lubuk Linggau2024-12-25T19:19:25+07:00Angelia Dwi Astutiangelia240903@gmail.comYunita Appriyanayunitaappriyana2018@gmail.comEpisiasiepisiasiazka@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis minat matematika siswa kelas IV SD Negeri 39 Lubuklinggau menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif persentase. Seluruh siswa kelas IV menjadi populasi, dengan kelas IV A yang dipilih sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah angket non-tes, yang memiliki 10 pernyataan yang dirancang guna melakukan pengukuran terhadap peningkatan minat siswa melalui penerapan model pembelajaran TGT. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan angket. Berdasarkan hasil kuesioner bahwa tiga dari empat indikator yang diuji memperoleh hasil yang tinggi. Seperti rasa senang yang mendapat presentase sebesar 100%, ketertarikan untuk belajar sebesar 87%, menunjukkan perhatian saat belajar dan keterlibatan dalam belajar yang memperoleh sama besar 64%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan diketahui bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) pada peserta didik kelas IV dapat meningkatkan minat belajar.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Angelia Dwi Astuti, Yunita Appriyana, Episiasihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/638Manajemen Kurikulum Pesantren Dalam Meningkatkan Pemahaman Moderasi Keagamaan di Pondok Pesantren As’ad Kota Jambi2025-01-05T19:58:32+07:00Fajrifajribae100294@gmail.comArsyadm.arsyad2297@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen kurikulum di Pondok Pesantren As'Ad, khususnya di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) As'Ad, dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama. Tujuan utama penelitian ini adalah agar MAS As'Ad menjadi pondok yang memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama, sehingga para santri dapat menjadi negarawan yang baik dan garda terdepan menuju Indonesia Emas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, display data, verifikasi data, dan uji kepercayaan menggunakan triangulasi data. Lokasi penelitian berada di MAS As'Ad, Olak Kemang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren As'ad Kota Jambi telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui manajemen kurikulum yang efektif dan pendekatan pendidikan yang holistik. Dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan nonformal, serta menerapkan metode pembelajaran interaktif seperti qissuh (bercerita) dan halaqah. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan nilai-nilai moderasi Islam, menghasilkan santri yang memiliki pemahaman agama yang inklusif dan seimbang antara ilmu agama dan pendidikan umum. Serta penerapan nilai-nilai tawassuth, i'tidal, tasamuh, dan qudwah dalam kurikulum telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman moderasi keagamaan di kalangan santri. Santri tidak hanya dilatih untuk menghargai perbedaan, tetapi juga didorong untuk berkontribusi aktif dalam masyarakat sebagai agen perdamaian.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Fajri, Arsyadhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/703Metode Pembelajaran Efektif Pada Tema Macam-Macam Hadits dan Sikap Muslim Terhadap Al-Sunnah2025-01-24T15:05:18+07:00Zainal Arifinzainalarifin93@gmail.comMuhammad Yusron Maulana El-Yunusizainalarifin938@gmail.com<p>Hadits dan Al-Sunnah adalah dua elemen utama dalam hukum Islam yang memiliki posisi sangat penting setelah Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran efektif pada tema macam-macam hadits dan sikap muslim terhadap al-sunnah. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diutarakan bahwa praktik pengalaman lapangan dalam pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan wawasan peserta didik mengenai hadits dan sunnah tetapi juga membentuk sikap kritis, hormat, dan konsisten dalam mengamalkan ajaran Islam.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Zainal Arifin, Muhammad Yusron Maulana El-Yunusihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/748Implementasi Metode Snowball Throwing Dalam Meningkatkan Partisipasi dan Pemahaman Siswa di Elsusi Meldina2025-01-28T15:04:01+07:00Bunga Sari Siagianyasukma0301221017@uinsu.ac.idArlinaarlina@uinsu.ac.idNidia Luthfiantibunga0301221023@uinsu.ac.idYasukma Amandanidia0301223155@uinsu.ac.id<p><em>Pendidikan saat ini menghadapi tantangan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, interaktif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Snowball Throwing dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa di Elsusi Meldina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengajaran langsung pada siswa kelas 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa melalui aktivitas kelompok yang melibatkan pembuatan pertanyaan, diskusi, dan lempar bola salju. Selain meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, metode ini juga melatih keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti kebutuhan waktu yang panjang, potensi gangguan di kelas, dan ketergantungan pada kompetensi ketua kelompok. Kesimpulannya, metode Snowball Throwing memberikan dampak positif pada partisipasi dan pemahaman siswa, dengan catatan bahwa guru perlu mengelola kelas secara efektif untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Bunga Sari Siagian, Arlina, Nidia Luthfianti, Yasukma Amandahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/760Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Membandingkan Dan Mengurutkan Pecahan Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah2025-01-29T23:51:00+07:00Sri Mariati Habeahansrihabeahan06smktld@gmail.comSusilawatisusilawatidaulay91@gmail.comEllis Mardiana Panggabeahanellismardiana@umsu.ac.idTua Halomoan Harahaptuaholomoan@umsu.ac.id<p><em>Pembelajaran konsep pecahan, khususnya dalam membandingkan dan mengurutkan pecahan, sering kali menjadi tantangan bagi siswa karena sifat abstrak dari materi tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lintasan belajar yang dirancang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Bases Learning/ PBL) untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mendalam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Informan dalam penelitian ini siswa kelas 5 di sekolah dasar, sebanyak 25 siswa terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang dirancang selama tiga pertemuan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi membandingkan dan mengurutkan pecahan. Model ini tidak hanya membuat pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis dalam pemecahan masalah siswa. Penerapan PBL juga berhasil memfasilitasi pemahaman visual siswa melalui penggunaan alat bantu seperti garis bilangan dan manipulatif konkret, yang membantu siswa membandingkan pecahan secara lebih mudah.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Sri Mariati Habeahan, Susilawati, Ellis Mardiana Panggabeahan, Tua Halomoan Harahaphttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/769Pengaruh Konseling Behavior Model Krumboltz Terhadap Keputusan Karir Siswa Kelas XII IPA MA 03 Al Ma’arif Wuluhan2025-01-30T23:43:28+07:00Dwi Defriyantordwi42592@gmail.comYurike Kinanthy Karamoyyurikekinanthy14@gmail.comArifin Nur Budionobudiononur05@gmail.com<p><em>Setiap peserta didik memiliki pandangan yang berbeda tentang tujuan karir mereka, sehingga cara mencapainya juga bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling behavior model krumboltz terhadap keputusan karir siswa kelas XII IPA MA 03 Al Ma’arif Wuluhan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatak kuantitatif, Informan dalam penelitian ini adalah 5 dari 20 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket berupa kuesioner yang disusun oleh peneliti. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok menggunakan pendekatan konseling behavior model Krumboltz di MA 03 Al Ma'arif dapat membantu siswa memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan karir mereka, baik faktor internal maupun eksternal. Dari hasil konseling behavior model Krumboltz ini, terlihat adanya pengaruh terhadap keputusan karir siswa, yang dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest siswa yang signifikan. Diharapkan bahwa penggunaan konseling behavior model Krumboltz melalui layanan konseling kelompok serta penyebaran angket konseling behavior model Krumboltz akan memiliki pengaruh positif dalam memudahkan siswa dalam mengambil keputusan karir yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Selain itu, dalam penelitian ini, angket tersebut juga berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi keputusan karir siswa.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Dwi Defriyanto, Yurike Kinanthy Karamoy, Arifin Nur Budionohttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/744Muhammadiyah Dan Pelayanan Sosial di Bidang Kesehatan Dan Sosial Kemasyarakatan2025-01-28T15:03:31+07:00Asriko Muhsirikomuhsi@gmail.comHesti Asmikanurzannah@umsu.ac.idNurzannahhestiesti89@gmail.com<p><em>Muhammadiyah melaksanakan dakwah melalui berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan muhammadiyah dan pelayanan sosial di bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat diutarakan bahwa muhammadiyah telah memainkan peran strategis dalam pelayanan sosial dan kesehatan di Indonesia selama lebih dari satu abad. Dengan landasan nilai-nilai Islam, khususnya teologi al-Ma’un, Muhammadiyah mengintegrasikan dakwah dengan aksi nyata dalam berbagai bentuk amal usaha, termasuk pendirian rumah sakit, klinik, panti asuhan, serta program pemberdayaan masyarakat. Pendekatan holistik dan inklusif yang diterapkan Muhammadiyah dalam pelayanan kesehatan dan sosial tidak hanya membantu masyarakat marginal tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kontribusinya terlihat dari upaya pengentasan kemiskinan, pemerataan akses kesehatan, dan pendidikan, terutama di wilayah terpencil.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Asriko Muhsi, Hesti Asmika, Nurzannahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/772Desain Lintasan Belajar Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Menemukan Rumus Luas Permukaan Tabung di Kelas IX SMP2025-01-30T23:42:21+07:00Masithohmasithohhutapea@gmail.comFarah Dhiba Myranifarahdhibamyrani@gmail.comTua Halomoan Harahaptuaholomoan@umsu.ac.idEllis Mardiana Panggabeanellismardiana@umsu.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar berbasis model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam rangka membantu siswa kelas IX SMP menemukan rumus luas permukaan tabung. Pendekatan design research digunakan dalam penelitian ini dengan tahapan preparation phase, design phase, dan retrospective analysis. Subjek penelitian melibatkan 32 siswa kelas IX di SMP Negeri 4 Tanjungbalai. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan analisis dokumen. Lintasan belajar yang dikembangkan berfokus pada pemberian masalah kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung luas permukaan tabung pada kaleng atau wadah tertentu. Proses pembelajaran dimulai dengan eksplorasi masalah menggunakan LKPD dan peralatan yang sudah di bawa dari rumah, seperti toples atau wadah yang berbentuk tabung,kertas origami, penggaris, pensil dan alat tulis lainnya, dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk memecahkan masalah yang ada pada LKPD, dan diakhiri dengan presentasi hasil oleh setiap kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap konsep geometri, khususnya luas permukaan tabung. Siswa mampu mengonstruksi pemahaman dengan mengidentifikasi elemen tabung, seperti jari-jari, diameter, dan tinggi, serta mengintegrasikan konsep lingkaran untuk menemukan rumus luas permukaan. Hasil analisis retrospektif menunjukkan bahwa pendekatan PBL memfasilitasi proses berpikir kritis, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Selain itu, siswa menunjukkan kemampuan untuk mengaitkan konsep yang dipelajari dengan situasi nyata, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran PBL dalam pembelajaran matematika untuk materi geometri sebagai alternatif inovatif yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Masithoh, Farah Dhiba Myrani, Tua Halomoan Harahap, Ellis Mardiana Panggabeanhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/789Implementasi Strategi Pembelajaran Saintifik K-13 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Medan2025-01-30T23:39:44+07:00Muhammad Habibi Rangkutiindah0301223089@uinsu.ac.idIndah Permata Sari Sitorusmuhammad0301221022@uinsu.ac.idArlinaarlina@uinsu.ac.idNajwa Ammara Jauzahnajwa0301221022@uinsu.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi strategi pembelajaran saintifik Kurikulum 2013 pada mata pelajaran praktik ibadah di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah, yang melibatkan langkah-langkah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi saintifik menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terutama melalui diskusi kelompok dan kuis berbasis aplikasi Wordwall, yang memperkuat pemahaman mereka terhadap materi Sunnah Ab’ad dan Sunnah Hai’at sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kesimpulannya, strategi saintifik efektif meningkatkan kualitas pembelajaran praktik ibadah dan memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pengajaran inovatif dalam pendidikan agama di Indonesia.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Habibi Rangkuti, Indah Permata Sari Sitorus, Arlina, Najwa Ammara Jauzahhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/773Integrasi Ilmu Dalam Pendidikan Pesantren: Studi Kasus Ekstrakurikuler Pencak Silat di Pesantren Raudlatul Ulum 12025-01-30T23:41:39+07:00Khoridatul Bahiyahridakharidah@gmail.comFitri Ayu Kurniafitriayukurnia24@pasca.alqolam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi ilmu dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di Pesantren Raudlatul Ulum 1, dengan fokus pada hubungan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan praktis yang diajarkan melalui aktivitas fisik tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pencak silat di pesantren ini tidak hanya berfungsi sebagai latihan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajarkan nilai-nilai agama Islam, seperti kedisiplinan, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab. Selain itu, pencak silat mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, seperti fisika (gerakan tubuh), biologi (kesehatan fisik), psikologi (ketahanan mental), dan ilmu sosial-budaya (kerjasama dan hubungan sosial), yang mendukung pengembangan karakter santri secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrakurikuler pencak silat berperan penting dalam menciptakan pendidikan yang holistik di pesantren, yang seimbang antara pengembangan spiritual, fisik, dan sosial, serta dapat memperkuat karakter dan kedisiplinan santri.</p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Khoridatul Bahiyah, Fitri Ayu Kurniahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/754Desain Pembelajaran Berbasis Strategi Metakognitif Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model Discovery Learning Pada Materi Lingkaran2025-01-28T15:01:49+07:00Akhir Andika Aritonangakhirandika2@gmail.comNuri Irmayaninuriirmayani321@gmail.comEllis Mardiana Panggabeanellismardiana@umsu.ac.idTua Halomoan Harahapakhirandika2@gmail.com<p><em>Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada konsep lingkaran, yang sering kali dianggap sulit oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar yang efektif dengan desain pembelajaran berbasis strategi metakognitif yang berorientasi pada keterampilan berpikir kritis, menggunakan model discovery learning pada materi lingkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sekolah SMP IT Madani Aceh Tenggara.Dalam penelitian ini, lintasan belajar dirancang dengan melibatkan langkah-langkah strategis yang mendorong siswa untuk aktif dalam proses eksplorasi dan penemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara untuk mengevaluasi efektivitas penerapan lintasan belajar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi metakognitif dalam model discovery learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan. Temuan ini menyiratkan pentingnya integrasi strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam situasi nyata.Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta rekomendasi bagi pendidik untuk menerapkan strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa </em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Akhir Andika Aritonang, Nuri Irmayani, Ellis Mardiana Panggabean, Tua Halomoan Harahaphttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/753Desain Pembelajaran Integral Fungsi Trigonometri Berbasis Local Instruction Theory (LIT)2025-01-28T15:01:14+07:00Asriko Muhsirikomuhsi@gmail.comHesti Asmikahestiesti89@gmail.comEllis Mardiana Panggabeanhestiesti89@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan Local Instruction Theory (LIT) berbasis Hypothetical Learning Trajectory (HLT). Kompetensi pedagogi guru menjadi fokus utama karena berperan dalam merancang lintasan belajar yang efektif. Lintasan belajar disusun dengan mempertimbangkan tingkat berpikir siswa secara alami untuk mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode Design Research yang terdiri dari tiga tahapan utama: desain pendahuluan, eksperimen pembelajaran, dan analisis retrospektif. Pada tahap pendahuluan, HLT dirancang berdasarkan tujuan pembelajaran, aktivitas, serta media yang relevan. Eksperimen pembelajaran digunakan untuk mengimplementasikan HLT, sedangkan analisis retrospektif bertujuan mengevaluasi efektivitas lintasan belajar yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan HLT yang baik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep integral fungsi trigonometri, termasuk teknik substitusi dan parsial. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks soal-soal UTBK/SBMPTN. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap strategi pembelajaran berbasis kompetensi dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.</em></p>2025-02-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Asriko Muhsi, Hesti Asmika, Ellis Mardiana Panggabeanhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/809Konsep Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhaimin, MA: Menjawab Tantangan Era Modern2025-02-03T13:58:49+07:00Aisyah Nindi AntikaAisyahaisyah0524@gmail.comMuhammad HusniAisyahaisyah0524@gmail.com<p>Prof. Dr. H. Muhaimin, MA, seorang akademisi di UIN Malik Ibrahim Malang, mengemukakan konsep pendidikan Islam yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep pendidikan islam Prof.Dr.H.Muhaimin,MA. Sertta relevansinya dengan tantangan zaman modern, seperti kemajuan teknologi, globalisasi, dan krisis moral yang dihadapi masyarakat. Pendekatan dala penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan Islam di era sekarang harus mampu menjawab dinamika zaman yang serba cepat dan berubah, sambil tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar ajaran Islam. Dalam konteks ini, pendidikan Islam tidak hanya terbatas pada aspek pengajaran agama, tetapi juga harus mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan penguasaan ilmu pengetahuan duniawi yang relevan dengan perkembangan zaman. Prof. Muhaimin mengajukan pendekatan holistik dalam pendidikan Islam yang tidak hanya mencakup pembelajaran teori, tetapi juga pengembangan karakter dan akhlak para pelajar.</p>2025-02-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Aisyah Nindi Antika, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/810Pengembangan Silabus Adaptif Dalam Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan2025-02-03T14:00:35+07:00Hamidahwnda2117@gmail.comMeyniar Albinaalbinameyniar@gmail.com<p><em>Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan silabus adaptif dalam rangka mendukung digitalisasi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis konsep, tantangan, dan implementasi silabus adaptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan silabus adaptif menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi tantangan era digitalisasi pendidikan. Silabus yang adaptif memungkinkan proses pembelajaran untuk lebih fleksibel, personal, dan responsif terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah. Dalam konteks ini, silabus tidak hanya berfungsi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, tetapi juga untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yang beragam serta memfasilitasi pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Beberapa manfaat utama dari silabus adaptif adalah meningkatkan keterlibatan dan kolaborasi siswa, mempersiapkan mereka dengan keterampilan abad ke-21, serta memberikan ruang untuk eksplorasi dan kreativitas</em></p>2025-02-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Hamidah, Meyniar Albinahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/811Pendekatan Metode Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Al Qur’an dan Hadits2025-02-03T14:03:08+07:00Kemal HusenKemalhusen74@gmail.comHidayatullahhidayatulloh24@pasca.alqolam.ac.idMuhammad Arifinmuhammadarifin24@pascaalqolam.ac.id<p><em>Masing-masing metode memiliki karakteristik dan tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tujuh metode pembelajaran utama, yaitu Metode Hikmah, Keteladanan, Bercerita, Mau’izhah Hasanah, Habituasi, Targib wa Tarhib, dan Diskusi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Setiap metode memiliki pendekatan unik—Hikmah menekankan kebijaksanaan, Keteladanan mengutamakan contoh nyata, Bercerita menyampaikan nilai moral melalui kisah, Mau’izhah Hasanah berfokus pada nasehat yang lembut, Habituasi membentuk karakter melalui pembiasaan, Targib wa Tarhib memberikan motivasi melalui dorongan dan peringatan, sementara Diskusi mendorong pemahaman melalui interaksi aktif. Kombinasi metode-metode ini membentuk pendekatan pendidikan Islam yang menyeluruh, bertujuan menanamkan nilai moral dan pemahaman agama yang mendalam. Kesimpulan, metode-metode ini saling melengkapi dalam memberikan pendekatan holistik terhadap pendidikan Islam.</em></p>2025-02-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Kemal Husen, Hidayatullah, Muhammad Arifinhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/813Pentingnya Penggunaan Analisis Kebutuhan Belajar Dalam Memahami Kemampuan dan Kebutuhan Pada Pencapaian Pembelajaran2025-02-03T14:02:02+07:00Muzdalifah Rohami Harahapmuzdalifah0301223096@uinsu.ac.idMeyniar Albinameyniaralbina@uinsu.ac.id<p>Proses sistematis yang disebut analisis kebutuhan belajar bertujuan untuk menemukan perbedaan antara kemampuan siswa dan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pentingnya penggunaan analisis kebutuhan belajara dalam memamahi kemampuan dan kebutuhan pada pencapaian pembelajaran. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan peserta didik dapat membantu mengoptimalkan proses belajar. Selain itu, pemahaman ini membantu pendidik menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja. Oleh karena itu, analisis kebutuhan belajar merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang lebih mahir dan fleksibel</p>2025-02-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muzdalifah Rohami Harahap, Meyniar Albinahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/815Pengaruh Latihan Kelentuka Terhadap Peningkatan Kemampuan Teknik Passing Atas Dalam Permainan Bola Voli di SMA 6 Metro2025-02-03T14:04:02+07:00Made Galeh Sintanigalehmade40@gmail.comArifaigalehmade40@gmail.com<p>Bolavoli adalah salah satu cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan otot dan kelentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan teknik passaing atas melalui latihan kelentukan. Pendekatan dalam penelitiani ini adalah penelitian kuantitaitf, pelaksanaan latihan dilakukan selama dua bulan. Yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah SMA 6 Metro. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster sample yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa latihan kelentukan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli bagi para siswa SMA 6 METRO. Latihan kelentukan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli bagi siswa SMA 6 METRO. Hal ini ditunjukkan oleh nilai hitung t 7,129 > tabel t 1,699 dan peningkatan kemampuan passing atas sebesar 26,16%.Berisi temuan penelitian yang berupa jawaban atas pertanyaan penelitian atau berupa inti sari hasil pembahasan,yang disajikan dalam bentuk paragraf. Saran dan keterbaharuan temuan dapat dituangkan pada bagian ini secara lugas.</p>2025-02-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Made Galeh Sintani, Arifaihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/817Peran Guru Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 12025-02-03T14:06:30+07:00Hidayatullohbungbram05@gmail.comMuhammad Husnihusni@alqolam.ac.id<p><em>Pendidikan karakter di pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, bermoral, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru dalam mengembangkan pendidikan karakter di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1, dengan fokus pada implementasi nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, disiplin, dan integritas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa guru di pesantren tidak hanya bertindak sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan yang memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Guru menggunakan berbagai metode, termasuk keteladanan, pembiasaan positif, dan pendekatan diskusi untuk menginternalisasikan nilai-nilai karakter. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan waktu, keragaman latar belakang santri, dan minimnya pelatihan untuk guru, pesantren berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter melalui kolaborasi dengan pengelola pesantren dan pemanfaatan tradisi lokal. Pendidikan karakter di pesantren juga mengintegrasikan dimensi spiritual dan sosial, menjadikannya model pendidikan yang relevan untuk mengatasi tantangan moral di era modern.</em></p>2025-02-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Hidayatulloh, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/825Relevansi Syarat-Syarat Guru Profesional Menurut Undang-Undang Dan Menurut Islam2025-02-03T14:05:31+07:00Nur Halyza Rahmawatihaluzarahma02@gmail.comAnnisa Mustagfirotul Ulyaannisakudus03@gmail.comAkhadiah Fitrianiakhadiah1123@gmail.comPuspo Nugrohopusponugroho@iainkudus.ac.id<p><em>Guru profesional memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus. Islam memberikan panduan holistik tentang kriteria guru ideal yang menekankan akhlak mulia dan kompetensi keilmuan. Di sisi lain, regulasi nasional juga menetapkan standar tertentu bagi profesionalitas guru untuk menjawab tantangan pendidikan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis syarat-syarat guru profesional, mengkaji kriteria guru ideal menurut Islam, serta mengidentifikasi relevansi antara keduanya dalam mendukung pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat relevansi yang kuat antara syarat guru menurut Undang-Undang dan Islam, yang keduanya menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai formal dan akhlak mulia untuk membentuk pendidik yang menjadi teladan moral dan spiritual bagi peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru-guru di Indonesia dalam upaya meningkatkan kompetensi mereka secara menyeluruh, baik dari aspek legal maupun spiritual.</em></p>2025-02-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nur Halyza Rahmawati, Annisa Mustagfirotul Ulya, Akhadiah Fitriani, Puspo Nugrohohttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/829Penilaian Dan Evaluasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Pada Lembaga Pendidikan Islam2025-02-05T20:45:07+07:00Muhammad Habibi Rangkutihabibirangkuti08@gmail.comMeyniar Albinameyniaralbina@uinsu.ac.id<p><em>Penilaian dan evaluasi pembelajaran adalah proses penting untuk mengukur keberhasilan belajar siswa, memberikan umpan balik, dan meningkatkan efektivitas pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penilaian dan evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran pada lembaga pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan untuk menganalisis berbagai metode, seperti evaluasi formatif, sumatif, self-assessment, dan peer assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penilaian dan evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajarannya, tetapi juga sebagai pedoman bagi guru untuk memilih strategi pengajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Kajian ini menyoroti perlunya evaluasi sebagai suatu proses sistematis untuk mengumpulkan data yang berguna untuk menentukan keberhasilan pendidikan, baik melalui metode kuantitatif maupun kualitatif. Selain itu, beberapa jenis evaluasi seperti diagnostik, formatif, sumatif, evaluasi selfassessment, evaluasi peer-assessment, dan evaluasi berdasarkan data numerik dan deskriptif, masing-masing memiliki keunggulan tersendiri dalam mendorong kemajuan pembelajaran. Menurut penelitian ini, evaluasi holistik dapat membantu mengembangkan pembelajaran adaptif, meningkatkan kualitas sistem pendidikan, dan mendorong pengembangan keputusan yang lebih efektif pada tingkat tertinggi.Penelitian ini memajukan pengetahuan dengan memberikan gambaran menyeluruh tentang peran dan aplikasi berbagai jenis penilaian dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.</em></p>2025-02-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Habibi Rangkuti, Meyniar Albinahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/832Strategi Pembelajaran Berdasarkan Analisis Kebutuhan Belajar Dalam Pendidikan Inklusif2025-02-05T20:45:56+07:00Sartika Sari Efriyantisartika0301222076@uinsu.ac.idMeyniar Albinameyniaralbina@uinsu.ac.id<p><em>Analisis kebutuhan belajar siswa merupakan langkah fundamental dalam merancang proses pembelajaran yang efektif dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual siswa dan kompetensi yang diharapkan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan belajar. Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Hasil menunjukkan bahwa bahwa analisis kebutuhan belajar merupakan langkah krusial untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual siswa dan kompetensi yang diharapkan. Proses ini melibatkan faktor-faktor seperti kurikulum, metode pengajaran, akses sumber belajar, dan kondisi sosial-ekonomi yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Kebutuhan belajar siswa dapat dikategorikan menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik, dan bersifat dinamis, tergantung pada konteks sosial dan budaya. Metode yang digunakan dalam analisis ini mencakup observasi, wawancara, dan survei, dengan tahapan yang sistematis untuk mengidentifikasi tujuan, mengumpulkan data, menganalisis kesenjangan, dan merencanakan intervensi. Implikasi dari analisis kebutuhan belajar mendukung guru dalam merancang strategi pembelajaran yang tepat, serta membantu pengambil kebijakan dalam mengembangkan kurikulum dan meningkatkan akses pendidikan.</em></p>2025-02-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Sartika Sari Efriyanti, Meyniar Albinahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/841Digitalisasi Pesantren Melalui Presensi Digital Berbasis Aplikasi Android di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan2025-02-05T20:46:57+07:00Mar’atul Fitriayu Azizahfitriayumerry@gmail.comMuhammad Husnifitriayumerry@gmail.com<p><em>Digitalisasi pesantren menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi sistem pendidikan berbasis pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan digitalisasi pesantren melalui presensi digital berbasis aplikasi androik di madrasah diniyah pondok pesantren ngalah purwosari pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa adanya inovasi yang dapat dilakukan oleh pesantren adalah dengan digitalisasi pondok pesantren. Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan sebagai salah satu pesantren yang memiliki ribuan santri telah terbuka terhadap perkembangan zaman yang dibuktikan dengan pengembangan aplikasi presensi digital yang disebut dengan SiMadin Dartaq. Aplikasi SiMadin Dartaq digunakan oleh seluruh pengajar pendidikan non-formal yaitu madrasah Diniyah Darut Taqwa yang ada di Pesantren Ngalah. Aplikasi ini memiliki menu dan submenu yang memiliki manfaat masing-masing. Penggunaan aplikasi ini memerlukan barcode kartu santri dan kitab untuk dapat di scan dengan kepentingan kehadiran dan kelengkapan kitab. Aplikasi ini dapat mengekspor beberapa rekapitulasi dari administrasi madrasah diniyah yang sedang dilaksanakan.</em></p>2025-02-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Mar’atul Fitriayu Azizah, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/843Pendidikan Karakter Santri di Era Digital: Studi Peran Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha Sepanjang Gondanglegi Malang2025-02-05T20:48:39+07:00Mat Rokimmatrokim24@pasca.alqolam.ac.idK.Muhammad Husnihusni@alqolam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tantangan dan strategi pendidikan karakter di pesantren pada era digital dengan fokus pada pondok pesantren Shirotul Fuqoha di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatir dengan jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pesantren mempertahankan metode pengajaran tradisional, mereka menghadapi tantangan seperti rendahnya literasi digital di kalangan pendidik dan kesulitan menyelaraskan teknologi dengan nilai-nilai islam. Untuk mengatasi hal ini, pesantren menerapkan penggunaan teknologi yang terbatas, pelatihan literasi digital, dan regulasi ketat terhadap internet, yang terbukti efektif. Namun, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan integrasi digital tanpa menghilangkan nilai-nilai pesantren. Studi ini merekomendasikan perancangan kurikulum pendidikan karakter berbasis digital, peningkatan pelatihan bagi pendidik, serta perumusan kebijakan yang mendukung adaptasi digital di pesantren agar tetap relevan sambil mempertahankan pendidikan karakter islam.</p>2025-02-06T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Mat Rokim, K.Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/844Pengembangan Media Pembelajaran Digital Math Smart Materi KPK FPB Kelas V Siswa Sekolah Dasar2025-02-05T20:49:33+07:00Ramadhan Dwi Ardianzahramadhandwi162@std.unissula.ac.idNuhyal Ulianuhyalulia@unissula.ac.id<p><em>Pembelajaran interaktif melalui teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa menjadi urgensi di era pembelajaran abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi pembelajaran Math Smart materi KPK FPB yang valid dan praktis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket validasi dan angket respon guru. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa media digital Math Smart memenuhi kriteria valid karena memperoleh persentase kevalidan sebesar 94,5% dengan kategori sangat valid sesuai standar kriteria dan memenuhi kriteria praktis karena hasil angket respon guru dan siswa masing-masing memperoleh persentase 98% dan 92% dengan kategori sangat praktis. Persentase tersebut membuktikan bahwa media ini layak digunakan untuk menunjang pembelajaran. Math Smart sebagai media digital yang edukatif, interaktif, dan fleksibel sehingga mendorong siswa untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap teknologi dan memicu semangat belaajar siswa.</em></p>2025-02-07T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Ramadhan Dwi Ardianzah, Nuhyal Uliahttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/846Epistemologi Koperasi Lancar Barokah di Pesantren Al Khoirot Karangsuko Pagelaran Malang2025-02-05T20:50:37+07:00Siti Lailatul Qomariyahlaelarifaie@gmail.comK.Muhammad Husnihusni@alqolam.ac.id<p><em>Epistemologi koperasi pesantren merupakan aspek penting dalam memahami dinamika kelembagaan ekonomi Islam yang berlandaskan nilai-nilai ukhuwah dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan epistemologi Koperasi Pesantren Al Khoirot di Karangsuko, Pagelaran, Malang, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Penelitian ini berfokus pada landasan filosofis, aspek operasional, serta penerapan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan koperasi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap bahwa Epistemologi Koperasi Lancar Barokah yang terdapat di Pesantren Al Khoirot Karangsuko mencerminkan perpaduan nilai-nilai tradisional pesantren dengan pendekatan manajemen modern. Prinsip-prinsip syariah menjadi landasan operasional yang kuat, sehingga koperasi ini mampu menjadi model ekonomi berbasis komunitas yang sukses. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pesantren memiliki sumber penghasilan sendiri supaya mampu meningkatkan kualitas pesantren tanpa konstribusi dari pihak luar pesantren</em></p>2025-02-07T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Siti Lailatul Qomariyah, K.Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/848Strategi Pengembangan Kurikulum Pesantren di Pondok Nurul Huda2025-02-05T20:52:03+07:00Alfatun Nisakalf4tn@gmail.comMuhammad Husnihusni@alqolam.ac.id<p><em>Pondok pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, memainkan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi dalam beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pengembangan kurikulum pesantren di Pondok Nurul Huda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berpusat pada Pondok Pesantren Nurul Huda yang menganut metode pendidikan tradisional, yang bertujuan untuk menyeimbangkan pendekatan klasik dengan relevansi modern. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kurikulum di pesantren memiliki ciri khas yang sangat kuat, terutama dalam mempertahankan budaya lokal yang melekat pada masyarakat Indonesia. Meskipun tidak selalu terstruktur secara formal seperti di lembaga pendidikan lainnya, pesantren berhasil menghasilkan pendidikan yang maksimal dengan pendekatan yang unik. Kurikulum di pesantren, khususnya Pondok Nurul Huda, lebih mengutamakan pembelajaran ilmu agama Islam melalui kajian kitab-kitab klasik. Dengan sistem yang lebih berbasis pada tradisi dan peran aktif kiai dalam menentukan materi ajar, pesantren tetap mampu mempertahankan nilai-nilai ajaran agama yang kokoh. Kajian ini masih cukup sederhana dan memiliki beberapa keterbatasan, baik dari segi ruang lingkup maupun metode yang digunakan.</em></p>2025-02-07T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Alfatun Nisak, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/850Konsep Ilmu Dalam Pesantren: Antara Fardhu ‘Ain Dan Fardhu Kifayah2025-02-05T22:43:51+07:00M Taufik Iamail Siregartsiregar267@gmail.comMuhammad Husnihusni@alqolam.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konsep pembagian ilmu dalam tradisi pendidikan Islam di pesantren, khususnya antara fardhu 'ain (ilmu wajib individual) dan fardhu kifayah (ilmu wajib kolektif). Fokus utama meliputi definisi, karakteristik, serta implementasi konsep ini dalam kurikulum pesantren, baik tradisional maupun modern. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, diaman seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Pertama, ilmu fardhu ‘ain merupakan pengetahuan yang wajib dikuasai oleh setiap Muslim, seperti akidah, fikih ibadah, dan akhlak. Di lingkungan pesantren, ilmu ini menjadi fondasi utama dalam membangun kesadaran spiritual dan moral santri agar mereka memiliki pemahaman agama yang kuat serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, ilmu fardhu kifayah mencakup bidang keilmuan yang tidak diwajibkan bagi setiap individu tetapi harus dikuasai oleh sebagian umat Islam, seperti sains, teknologi, ekonomi, dan kesehatan. Pesantren modern semakin menyadari pentingnya ilmu ini dan mulai mengintegrasikannya dalam kurikulum mereka. Tujuannya adalah mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ketakwaan dan pemahaman agama yang baik, tetapi juga keterampilan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ketiga, menemukan keseimbangan antara ilmu fardhu ‘ain dan fardhu kifayah masih menjadi tantangan bagi pesantren.</em></p>2025-02-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 M Taufik Iamail Siregar, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/849Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Keilmuan Pesantren2025-02-05T19:27:03+07:00Almaniatu Inda Rahmaniaalmaniatuindarahmania@gmail.comMuhammad Husnialmaniatuindarahmania@gmail.com<p><em>Pondok pesantren menghadirkan sejumlah persoalan pengembangan kurikulum unik yang memerlukan pertimbangan matang. Diantaranya adalah penerapan kurikulum terhadap tujuan pendidikan Islam dan tuntutan kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum pendidikan agama islam berbasis keilmuan pesantren. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengembangan Standar Kompetensi Lulusan dalam kurikulum pesantren yang menganut 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama Islam, tetapi juga memiliki karakter mulia, keterampilan hidup, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Lulusan pesantren diharapkan mampu berkontribusi secara positif di masyarakat, baik dalam konteks keagamaan maupun sosial-ekonomi. Untuk itu, pengembangan kurikulum berbasis pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama dengan keterampilan praktis dan nilai-nilai karakter sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut. Pesantren masih berfungsi sebagai lembaga pendidikan, penyebaran ilmu pengetahuan agama (tafaqquh fi addin), pengendalian sosial, dan rekayasa sosial atau engineering sosial.</em></p>2025-02-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Almaniatu Inda Rahmania, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/853Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Difabel Berbantuan Alat Peraga Uang Asli2025-02-06T07:24:16+07:00Siti Nurhalisahsitinurhalisah9h31@gmail.comImam Kusmaryonokusmaryonoi@yahoo.co.id<p><em>Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Dalam konteks pendidikan, anak berkebutuhan khusus merujuk pada anak yang memiliki kebutuhan unik, yang salah satunya juga berpengaruh pada cara belajarnya. Dengan ini, pemerintah yang bekerjasama dengan pihak sekolah harus memfasilitasi siswa berkebutuhan khusus tersebut untuk menunjang keberlangsunngan mereka dalam belajar. Banyak siswa ABK yang tidak terfasilitasi dalam pembelajarannya, terutama dalam penyediaan alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan alat peraga uang asli dengan pendekatan realistic mathematics educations (RME) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tunagrahita di SLB. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara, analisis dokumen, dan instrumen tes. Analisis data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas atas (dewasa) di SLB Mutiara Bangsa Kendal, yang terdiri dari tiga kategori disabilitas, yaitu tuna grahita, tuna rungu, dan downsyndrome. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan uang asli sebagai alat peraga matematika pada materi jual beli dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa difabel yang ditinjau dari hasil tes dan wawancara siswa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa alat peraga uang asli ini sangat efektif dan efisien yang dibuktikan dengan respon siswa. Dengan ini, penggunaan uang asli sebagai alat peraga dapat dijadikan sebagai salah satu referensi alat peraga di sekolah-sekolah yang memfasilitasi siswa berkebutuhan khusus.</em></p>2025-02-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Siti Nurhalisah, Imam Kusmaryonohttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/867Menggali Nilai-Nilai Ketakwaan Dalam Kitab Aqidah Al-Awam2025-02-12T16:03:23+07:00Abdullah Hilmi Az-Zuhdyabdullahhilmiazzuhdy24@pasca.alqolam.ac.idMuhammad Husnihusni@alqola.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai ketakwaan yang terkandung dalam Kitab Aqidah Al-Awam, sebuah kitab klasik yang sering digunakan dalam pendidikan teologi Islam di pesantren. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk: (1) mengidentifikasi nilai-nilai ketakwaan yang terkandung dalam Kitab Aqidah Al-Awam, (2) memahami bagaimana nilai-nilai ketakwaan tersebut dipahami dan diinternalisasi oleh santri kelas 1 SMA, dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses internalisasi nilai-nilai ketakwaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif di kelas dan lingkungan pesantren, serta analisis dokumen terhadap Kitab Aqidah Al-Awam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Aqidah Al-Awam mengandung nilai-nilai ketakwaan yang bervariasi , seperti keimanan yang kuat kepada Allah SWT, ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, mensyukuri nikmat-Nya, dan berpikir positif dalam menghadapi cobaan. Pemahaman santri terhadap nilai-nilai ini umumnya baik, namun tingkat internalisasi dan pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari bervariasi. Faktor-faktor seperti motivasi belajar, lingkungan pergaulan, dan peran guru serta orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap proses internalisasi nilai-nilai ketakwaan.</em></p>2025-02-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Abdullah Hilmi Az-Zuhdy, Muhammad Husnihttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/868Ketepatan Dalam Penggunaan Media Manipulatif Peraga Pada Pembelajaran PAI di MA Shirotul Fuqoha’2025-02-12T16:04:17+07:00Muhammad Zidni Ilman NAkhabibaturrohmah19@alqolam.ac.idKhabibatur Rohmahkhabibaturrohah23@pasca.alqolam.ac.idLuqman Hakimluqmanhakim@alqolam.ac.id<p><em>Pembelajaran internal dan pembelajaran eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketepatan dalam penggunaan media manipulatif peraga pada pembelajaran PAI di MA Shirotul Fuqoha’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berupa peraga di Madrasah Aliyah Shirothul Fuqoha’sebagai salah satu alat bantu untuk menuntaskan materi PAI dinilai telah membuahkan hasil. Para murid teridentifikasi mampu menerapkan dan mempraktikkan materi dari guru atau mentor ketika kegiatan belajar mengajar di kelas. Meskipun dalam penerapannya masih dibutuhkan evaluasi dan pembaruan teknik, mengingat sistem kurikulum di negara indonesia begitu dinamis maka hal tersebut juga berdampak pada pembaharuan model dan sistem pembalajaran yang ada di Madrasah Aliyah Shirothul Fuqoha’. </em></p>2025-02-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Zidni Ilman NA, Khabibatur Rohmah, Luqman Hakimhttps://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/869Manfaat Aplikasi Berbasis Android Dalam Mata Pelajaran IPAS2025-02-12T16:05:04+07:00Daifa Choirunnisadaifachoirunnisa@std.unissula.ac.idJupriyantojupriyanto@unissula.ac.id<p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya aplikasi berbasis Android, telah memberikan dampak signifikan dalam pendidikan, terutama dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur yang komprehensif mengenai manfaat aplikasi berbasis Android siswa. Metode yang digunakan adalah <em>literature</em> <em>review</em> dengan menganalisis 18 artikel relevan yang membahas efektivitas aplikasi dalam konteks pembelajaran IPAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android memiliki manfaat positif yang signifikan siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPAS). Analisis terhadap 18 artikel yang relevan mengindikasikan bahwa aplikasi ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, motivasi, dan keterlibatan siswa. Pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan mudah diakses membantu siswa memahami konsep-konsep IPAS dengan lebih baik, serta menyediakan akses ke berbagai sumber belajar dan umpan balik instan. Selain itu, integrasi model pembelajaran yang tepat dengan aplikasi Android dapat meningkatkan partisipasi dan kemampuan berpikir kritis siswa</p>2025-02-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Daifa Choirunnisa, Jupriyanto